ISTRI KEDUA TUAN BARA

ISTRI KEDUA TUAN BARA
Izin Menikah


__ADS_3

Sore hari di kediaman Bara telah berembuk untuk segera melangsungkan pernikahan, seperti keinginan kedua calon pengantin.


Keluarga itu telah menyiapkan acara lamaran langsung dengan seserahan, karena mereka memiliki adat sehingga mereka mengikuti nya.


Sementara di kediaman nya Nayla, semua keluarga nya duduk di ruang keluarga.


Bang Kenan dan istri nya juga telah tiba setelah mereka pulang dari pekerjaan masing-masing, dan kini tenaga duduk bergabung dengan keluarga Maheswari lain nya.


Papa Mahes dan Mama Niana juga tengah duduk diantara anak dan menantu mereka.


Nayla menatap semua anggota keluarga nya, sambil menarik nafas karena perasaan gugup melanda nya, takut semua keluarga nya menolak keinginan nya dan Bara untuk selangkah lebih maju dari hubungan mereka saat ini.


" Nay, kamu ingin bicara sesuatu? tanya papa yang melihat Nay belum juga membuka mulut nya, malah diam.


Hmm, iya pa jawab Nayla.


Nayla melihat semua baru dia berbicara.


" Papa, Mama, Abang ken, abang Iqbal dan kak Diana, Adek mau ngomong sama kalian semua di sini, ucap Nayla memulai obrolan mereka.


Lanjutkan, ucap papa menatap anak bungsu nya itu.

__ADS_1


Hati papa berdetak kencang, inikah saat nya merestui hubungan anak gadis nya, yang dia anggap masih sangat kecil, karena bagi seorang ayah anak nya selalu saja kecil, walaupun anak nya sudah memiliki usia untuk menikah, begitulah orang tua.


" Papa, mama dan semua nya, Nay ingin meminta izin kalian semua untuk menikah dengan kaka Bara! ucap Nayla membuat semua melihat nya, namun Kenan dan Iqbal menatap sangat dalam kepada adik kesayangan mereka.


Nayla dan kak Bara, sudah memutuskan ingin melanjutkan hubungan kami ke jenjang selanjutnya, ucap Nayla.


Nay harap Mama dan Papa serta Abang dan Kaka, mau merestui hubungan kami, lanjut Nay.


Semua yang ada di ruangan keluarga itu saling diam.


Mereka masih menimbang apa jawaban yang pas untuk adiknya.


" Nay, Papa melihat Nayla serius.


Kamu serius dek mau nikah sama Bara? pertanyaan papa mewakili semua orang.


Nayla mengangguk mantap. Iya Pa, adek sangat serius ingin menjadi istri kak Bara, adek siap pa, lanjut Nayla.


Kenan dan Iqbal saling lihat.


Dek, ucap Kenan mengelus kepala adik kecil kesayangan nya. Dek, pernikahan bukan mainan, dan jika kamu sudah memutuskan sesuatu abang harap kamu tidak akan menyesal suatu saat nanti, karena apa yang telah kamu putuskan hari ini, akan kamu pertanggung jawabkan suatu saat nanti, kamu paham! ucap Kenan melihat adik nya.

__ADS_1


Sementara Iqbal dia melihat saja dari sisi mama nya.


Iqbal sebenarnya belum ikhlas adik kecil nya menikah muda.


Dia belum puas menjaga Nayla, bagi iqbal Dan Kenan Nayla masih anak kecil, adik kecil mereka.


" Nayla mengangguk, adek siap bang. Adek sudah dewasa, adek berhak mengambil keputusan adek kan.


Adek yakin insyaallah kak Bara bisa jaga adek dan sayangi adek seperti kalian menyayangi adek, jawab Nayla.


Diana dan Iqbal memilih diam saja. Karena keputusan sudah Nayla ambil, ingin menikah dengan Bara, sahabat abang-abang nya.


Baiklah dek, Papa akan merestui hubungan kalian.


Bilang sama Bara, segera bawa keluarga nya untuk melamar mu, dan kita langsung kan pernikahan setelah acara itu, keputusan papa mutlak tanpa bisa siapapun mengubah.


Papa hanya ingin anak nya bahagia, dan papa yakin Bara lelaki yang baik dan bisa membuat Nayla bahagia.


Nayla tersenyum, memeluk papa dan mama nya lalu abang nya dan kaka ipar nya.


Terima kasih, lanjut nya.

__ADS_1


__ADS_2