
Kelahiran Yang membuat banyak keluarga nya bahagia, apalagi itu merupakan cucu pertama di keluarga mahendra.
Bara sangat senang saat menggendong putri pertama nya yang baru saja di lahir kan sang istri.
" Bar siapa nama nya? tanya Mama Tami saat melihat Bara masih menggendong anak nya dan mencium dengan penuh kasih sayang.
Bara melihat Nayla yang masih sangat lemah, lalu Nayla tersenyum.
Nama Nya " Shanum Aliyah Mahendra " Jawab nya, semua menyapa bayi mungil yang saat ini telah memiliki nama yang sangat indah.
Hay baby Shanum" ucap semua keluarga nya.
Hari itu merupakan hari yang paling bahagia untuk pasangan yang baru saja menyematkan nama gelar baru di kehidupan mereka, yaitu mama dan papa.
" Sayang kamu mau makan? Bara bertanya kepada Nayla yang masih duduk menyusui anak nya.
Sebentar lagi honey, jawab Nayla melihat suami nya yang tengah mengambil Shanum dari pelukan sang Mama untuk di letakkan di box bayi.
__ADS_1
Bara mengambil makanan milik Nayla, menyuapi nya dengan sesekali bercanda.
" Honey, lihat lah, sekarang kita telah punya Shanum, aku masih belum percaya ucap Nayla melihat box yang berisi baby Shanum yang tengah bermimpi indah.
" iya sayang, aku juga masih belum percaya, kita sekarang sudah menjadi orang tau, dan semoga kita bisa menjaga amanah dari nya dengan baik dan bisa membesarkan nya dengan penuh cinta, ucap Bara.
Amin jawab Nayla, dan mereka kembali berbincang.
Sementara keluarga mereka telah kembali ke rumah masing-masing.
Mama Tami dan mama Nia selalu bolak balik rumah sakit selama dua hari ini.
" Ma, kita bisa pulang hari ini, Bara memberitahu kedua mama nya itu.
Mama Nia dan Mama Tami membantu membereskan semua tas yang isinya pakaian Nayla dan Bara juga Pakaian Baby Shanum.
Setelah selesai, Keluarga itu kembali pulang dengan membawa anggota baru di keluarga mereka.
__ADS_1
Nayla dan bayi nya akan tinggal di kediaman Maheswari sementara ini, mama Tami akan bolak balik ke rumah besan nya mulai hari itu untuk menjenguk cucu nya.
Nayla memasuki kamar nya dan diikuti Bara dan Mama Nia yang menggendong cucu nya .
" Maa, aku bisa kok, mama istirahat saja dulu, nanti kalau Bara tidak mengerti nanti Bara panggil mama, ucap Bara.
Mama Nia mengangguk dan keluar dari kamar anak dan menantu nya, menuju dapur untuk bertemu mama Tami.
Kedua nenek itu masih asik memasak, karena mereka ingin menjaga Nayla ibu yang baru saja habis melahirkan.
" Jeng, semoga cucu kita membawa berkah ya jeng, aku bahagia banget memiliki cucu secantik dan menantu sebaik Nayla, ucap mama Tami.
Mama Nia hanya tersenyum, dia memang sudah memiliki satu cucu anak nya Kenan dan Diana, Arsenio kelahiran anak Nayla juga sangat membuat dirinya dan semuanya bahagia.
" Iqbal tiba-tiba pulang di tengah obrolan nenek-nenek cantik itu. " Ma, di mana adek dan Anak nya? Iqbal langsung masuk dan mencari keponakan nya.
Kamu ini bang, baru pulang bukan nya mandi dulu langsung nanya Nayla dan Shanum.
__ADS_1
Mandi dulu baru kamu ke kamar Nayla dan peluk Shanum, anak bayi itu rentan apa lagi kamu dari luar, ucap mama Nia membuat iqbal tersenyum masam.
" iqbal berlalu menuju kamar nya untuk mandi dan setelah siap dia langsung menuju kamar Nayla untuk melihat keponakan cantik nya.