
Jika di kamar pengantin pasangan itu tengah berbagi keringat bersama karena malam pertama mereka di Ballroom hotel tempat resepsi Kenan dan Diana, Bara masih menatap tajam Armand.
Kak Bara lepas, malu dilihatin banyak orang iss.
Nayla melepaskan rangkulan Bara.
Namun Bara enggan melepaskan nya.
Nayla cemberut kesal, kaka ini kenapa sih, kenapa kek gini.
Aku engga nyaman kak, ucap Nayla.
Namun Bara enggan mendengar kan ucapkan gadis nya itu.
" Siapa dia Nay? Bara melihat Armand dan Nayla juga ikut melihat kemana arah mata Bara.
Dia tunjuk Nayla, dia teman aku kak.
Sahabat kecil aku, namanya Armand Lincoln, dia baru datang dari Amerika, jawab Nayla.
Bara tidak paham dengan diri nya saat ini, dia sangat tidak suka melihat Nayla dekat dengan lelaki lain selain abang Nayla.
Perasaan nya sangat kesal.
Iqbal yang melihat Nayla tidak nyaman langsung menuju tempat Nayla.
__ADS_1
Bro lu ngapain di sini, ayo kita ke kolam renang hotel, ngobrol sama anak-anak, melepaskan kangen lah ayo ajak Iqbal dan menarik tangan Bara.
Bara mau tak mau mengikuti Iqbal.
Nayla tersenyum kearah abang nya, makasih abang itulah isi pancaran mata Nayla saat abang nya menarik Bara.
" Siapa dia Nay? keknya dia cemburu gue ngobrol sama lu, ucap Armand menggoda sahabat nya itu.
Nayla hanya menarik bahu nya, dia memang tidak mengerti kenapa Bara bersikap begitu.
Setelah puas berbincang Armand pamit pulang dengan kedua orang tua nya.
Nayla memeluk Mama dan Papa Armand, karena Mereka sudah menganggap Nayla putri mereka juga.
Setelah kepulangan Keluarga Lincoln, Nayla ke tempat mama dan papa nya yang masih berbincang dengan tamu yang tersisa.
Mama Nia tersenyum menyambut anak gadis manja nya.
Mama mengenalkan Nayla kepada teman nya dan di sana juga ada Mama Tami.
Nayla menyalami satu persatu teman mama nya dengan hormat.
Nilai plus untuk Nayla kembali dia Terima dari mama Tami, yang menilai Nayla gadis yang sopan sehingga semakin besar keinginan nya untuk menjadikan Nayla menantu.
Wah Jeng Nia, anak gadis mu ini cantik sekali ya. Bagaimana kalau kita jodohkan dengan putra ku jeng, ucap tante Alin teman mama Nia.
__ADS_1
Anak ku pengusaha muda, sudah selesai gelar Master nya di Belanda, ucap nya membanggakan putra nya.
Mama Nia hanya tersenyum, namun Nayla sangat masam wajah nya karena ada adegan jodoh menjodohkan anak, dia paling tidak suka.
Mama Tami hanya diam, dia akan berbincang secara langsung nanti saat mereka memiliki waktu yang pas
Mama, Tante semua Nay pamit dulu ya. Nay mau ke Abang dulu, ucap nya dan Mama mengangguk.
Mama tau Nayla tidak suka dengar topik pembicaraan para mama yang ada di sana, semua membanggakan Anak masing-masing, menurut Nayla itu tidak bagus.
Nayla yang bosan, berjalan menuju Kolam mencari abang nya.
Biasanya, Nayla akan mencari Kenan jika bosan, namun karena dia tau abang nya yang baru menikah itu pasti sedang memadu cinta dengan kaka ipar nya, akhirnya dia mencari abang kedua nya Iqbal.
Sesampainya di tepi kolam, dia melihat rombongan teman abang nya sangat ramai duduk di tepi kolam, Nayla yang malas bergabung dan mengganggu langsung duduk di pinggir kolam renang sebelah sisi lainnya, duduk dan memasukkan kaki nya ke dalam kolam.
Rombongan teman Iqbal tidak menyadari kehadiran Nayla di sana, karena lampu yang temaram di sudut dekat Nayla duduk.
Nayla yang suntuk, melihat air entah mengapa pikiran nya ingin berenang, dan akhirnya dia menuju kamar mandi hotel dekat kolam, dan banyak berjejer lemari panjang, dengan isi nya handuk dan pakaian renang.
Nayla memilih pakaian renang Hitam dan Langsung mengganti pakaian nya dengan pakaian renang, lalu keluar dan BYUUURRRRRRRRRRRRRR
Nayla melompat ke kolam renang, membuat rombongan teman abang nya terkejut karena bunyi air.
Semua mata melihat ke arah Kolam, siapa yang mandi malam-malam begini di kolam yang air nya sungguh dingin, mata Iqbal, Davi, Bara dan Yang lain terkejut saat melihat yang bermain air dan berenang dengan wajah tersenyum manis adalah Adik teman Mereka Iqbal Yaitu Naylaaa.
__ADS_1
Naylaaaaaaaaaaaa,,,, Ucap semua Teman Iqbal yang mengenal Nayla termasuk Bara berteriak juga memanggil Nya.