Istri kontrak pak dokter

Istri kontrak pak dokter
Perjanjian


__ADS_3

Pukul 22.12 malam.


Setelah keluar dari ruangan arsen perasaan gina bercampur aduk antara lega, senang dan sedih bagaimana tidak kini gina akan segera terikat oleh benang pernikahan yang tak pernah ia bayangkan. Menikah dengan pria yang tak mengenalnya dan gina pun tak mengenal pria itu.


"Ayahh, aku kalau udah gede mau nikah sama laki laki kayak ayahh hehehe" ucap gina 15 tahun yang lalu.


Di susul gelak tawa sang ayah. "Hahaha memangnya ada laki laki yang seperti ayah?. Kayaknya gak ada deh kan yang kayak ayah enggak ada 10." ucap ayahnya gina.


"Yaudah deh aku nikah sama kak alsen aja kak alsen ganteng yah" ucapnya mengingat teman masa kecilnya dulu.


"kalau mau nikah sama dia belajar yang rajin ya nak ayo sekarang sudah malam waktunya buat apa?"


"Buat tidullll hore" ucap gina saat masih kecil dengan gembira.


Kepingan kepingan ingatan dengan sang ayah terus bermunculan karena tak ingin berlarut dalam kesedihan gina pun langsung mengemasi barang barang yang akan ia bawa kerumah sakit. Saat hendak mengemasi barang handphone gina bergetar dan memunculkan notifikasi nomor yang tidak ia kenal mengirim pesan.


+62************


Saya akan mengirim persyaratan yang harus kamu taati.


^^^^^^maaf ini siapa?^^^^^^


Apa kamu sudah lupa?


^^^... tinggal bilang nama aja susah banget ni orang kamu siapa dapet nomor saya dari siapa?...^^^


Saya arsen argawinata dokter yang ingin menikahimu.


perjanjian pernikahan kontrak selama 6 bulan:


1. *Saat kita menikah kamu akan tinggal dengan saya di apartemen.



Dilarang mencampuri urusan satu sama lain.


Dilarang berhubungan dengan orang lain selama menjalin hubungan


Tidak boleh ada yang jatuh cinta


Setelah 6 bulan pernikahan kedua belah pihak akan resmi bercerai pihak pertama yaitu pihak laki laki akan memberikan uang senilai 500 juta rupiah sebagai uang kerja sama selama pernikahan*.


__ADS_1


Itu adalah syarat dari saya jika kamu ingin menambahkan nya silahkan besok keruangan saya. Dan jika saya tidak ada silahkan tunggu di dalan sampai saya datang.


^^^saya akan menambahkan persyaratan besok saya akan menemui anda.^^^


...----------------...


Pesan terakhir gina yang hanya di lihat oleh arsen. Gina yang membaca persyaratan itu pun terbelalak membaca kata 'Tidak boleh ada yang jatuh cinta' siapa juga yang akan jatuh cinta sama dia mentang mentang ganteng' gumam gina. Setelah membaca pesan itu Gina pun langsung membereskan barang barang dan ingin langsung tidur ia memilih pergi kerumah sakit karena sudah larut malam.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi hari


Gina telah bangun dari tidurnya yang nyenyak. Setelah bangun tidur ia langsung terbelalak karena waktu menunjukan pukul 07:45 pagi ia pun bergegas mandi dan bersiap siap pergi kerumah sakit tanpa sarapan. Perjalanan menuju rumah sakit cukup panjang dan gina menggunakan ojek online.


Ia sampai di rumah sakit pukul 10:00 pagi sedikit lama karena di jalan ada kemacetan. Saat di kamar rawat gina hanya melihat adiknya di ruangan tempat ibunya di tempatkan tapi ia tak melihat keberadaan ibunya. "Dit ibu kemana?" tanya gina cemas membuat adit langsung menoleh. "Ibu di operasi kak sama dokter yang namanya Arsen." ucap adit.


Gina tak menyangka bahwa arsen benar benar melakukan operasi tanpa menunggu pertanyaan maupun jawaban darinya. "Ruangan operasinya di mana dit? Sudah dari jam berapa ibu di operasi?" tanya gina.


"Udah dari jam 8 tadi kak ibu di operasi, ayo aku tunjukan ruangannya." mereka pun langsung bergegas pergi ke ruangan operasi.


"Kak" celetuk adit. "Kenapa dit?" tanya gina.


"Kakak dapat uangnya dari mana?" pertanyaan adit sontak membuat gina bingung harus menjawab apa.


"um kakak minjam uangnya sama temen kakak dit." ucap gina berbohong. "Udah kamu jangan tanya tanya lagi kita tunggu aja ibu selesai operasi."


Setelah 30 menit menunggu keluarlah 4 orang dokter dari dalam ruangan itu. Gina dan adit langsung berdiri menghampiri ke empat dokter itu.


"Bagaimana keadaan ibu saya? Apa ibu saya baik baik aja dok?" tanya gina merasa cemas takut bahwa operasi ibunya tak berjalan lancar.


"Semuanya lancar tanpa kendala ibu kalian akan segera sadar terima kasih sudah mempercayakan kami dalam operasi ini." ucap salah satu dokter di sana yang bernama dr. Richard.


Gina dan adiknya tersenyum bahagia. "Seharusnya saya yang berterima kasih dok. terimakasih dokter." ucap gina terharu.


"Kami permisi dulu" ucap dokter dimas juga salah satu dokter yang mengoperasi ibunya.


Dokter dokter itu pun pergi dari sana kecuali dokter Arsen yang masih berdiri sambil melirik ke gina dan teman temannya yang menjauh.


Kayak tembok aja tegak lurus gumam gina.


Gina yang tau kenapa arsen ke masih disana akhirnya mengajak arsen berbicara di tempat lain. "Dit, gih kamu lihat ibu nanti kakak nyusul ya kakak mau ngomongin sesuatu sama pak dokter" ucapnya adit pun langsung pergi menghampiri ibunya.


"Dok saya ingin mengajukan persyaratan tentang pernikahan itu." ucap gina memulai percakapan.

__ADS_1


"Apa persyaratan mu?" tanya arsen.


"Yang pertama dokter gak boleh menyentuh saya, kedua dokter gak boleh melarang saya kemanapun, ketiga dokter gak boleh marah kalau saya jalan sama siapapun mau dia lelaki atau pun merempuan. Sudah itu saja." ujar gina.


Arsen berdehem. "siapa juga yang mau menyentuh mu? Lagi pula saya tidak mencintai kamu." ucap arsen.


"Hm saya juga sama kok kenal dokter saja saya tidak bahkan dokter tidak tau siapa nama saya." ujar gina.


"Memangnya siapa nama mu?" tanya arsen penasaran lantaran ia lupa menanyakan nama dengan gadis yang ada di depannya itu.


Dengan tersenyum gina memberikan biodatanya. "Nama saya Gina agnesia umur saya 21 tahun saya berasal dari kota x." ucap gina.


"Hm kamu masih anak kecil." ujar arsen dengan nada mengejek. "Hey saya bukan anak kecil dokternya saja yang sudah tua" ucap gina.


"Beraninya kamu." ucap arsen.


"heheh" tawa gina canggung. " eh Ngomong ngomong umur dokter berapa?" tanya gina penasaran.


"27 tahun." ucapnya singkat.


"Kapan?" tanya gina.


"Kapan apanya?" tanya arsen balik.


"pernikahannya kapan?" arsen yang mendengarkannya pun akhirnya ingat kalau ia akan memberikan informasi tentang pernikahan.


"satu minggu lagi, tapi sebelumnya kamu akan saya perkenalkan dengan mama dan juga papa saya" ujarnya.


Gina yang mendengarkannya pun langsung kaget. "Kenapa cepat sekali dok?" tanya gina.


"Lebih cepat lebih baik." ucap arsen. "Besok saya akan libur dan saya akan mengajak kamu ke rumah mama dan papa saya. Silahkan besok tunggu di rumah sakit" sambungnya.


"Ba-baiklah, saya pamit dulu" ucap gina langsung pergi meninggal kan arsen sendiri.


Gina agnesia nama yang mirip dengan mu ya gumam arsen sembari melihat punggung gina yang menjauh.


.


.


.


.

__ADS_1


...****************...


jangan lupa like


__ADS_2