
Raka dan fani sudah pulang monsion mereka.
Raka merebahkan tubuhnya di atas sofa "haahhhh.. Aku cape sekali"
"Mau dipijit" tawar Fani
"bolehhh.. Tapi kita ke kamar dulu" tiba tiba mendekat ke arah Fani.. Menggendongnya Ala bridal style.
"ehhh.. katanya lelah.. Kok malah menggendongku" protes Fani
"katanya mau mijit.. Kamu mijitnya dikamar aja"
Sesampainya di kamar. Meletakkan Fani di atas ranjang. Menindih Fani..
"lohh lohhh katanya mau pijit" tanya Fani
"iya aku mau pijit" menarik tangan Fani ke bawah
"ini yang minta dipijit" meletakkan tangan Fani di ** Raka
"apa apaan sih.. Katanya cape" gerutu Fani
"aku tidak akan merasa cape untuk hal ini sayang" mengelus pipi Fani.
"ihhh tadi katanya kamu cape" memukul dada Raka berulang ulang
Raka membalikkan posisi sehingga Fani berasa diatasnya..
"kalau begitu kamu aja yang gerak.." memegang pinggul Fani . Memastikan Fani tidak bisa kabur..
"ishhh.. Kamu jahat banget.. Katanya cape"
"kan aku yang cape sayang.. Kalo sayang kan enggak.." mengelus paha Fani
"kamu diatas yah" merayu Fani
menarik tengkuk leher Fani . Mencium bibirnya sampai basah.
Tangannya tak tinggal diam mengelus paha Fani..
Fani mulai menikmati.. dia mulai membuka beberapa kancing baju yang melekat pada suaminya.
Membuangnya ke segala arah..
Raka pun membalas sikap agresif istri.. Membalikkan tubuh Fani sehingga Raka berada diatasnya lagi..
Melepas dress Fani sehingga hanya dalaman saya yang ia kenakan..
Mengelus perut Fani yang datar..
Ctak.. Melepaskan bh Fani sehingga mengeluarkan gundukan gunung kembar yang terpampang jelas..
"glekk" menelan Slavina kasar
__ADS_1
"aku suka buah dada ini.. " memainkannya sembari melihatnya takjub
Meninggalkan kiss mraks dimana mana..
"sudah cukup bermainnya honey.. Ayo kita ke menu utamanya"
Memasukkan Joni kedalam lembah kematian..
"jlebb" sekali hentakan memenuhi ruang Fani
"ahhhh.." ******* suara Fani sangat terdengar..
"sayang mau cara yang lembut atau langsung brutal" memberi pilihan kepada Fani
"ayo kita bermain brutal sampai pagi hari ini.. Lagipula besok hari Minggu.. Kita dapat istirahat panjang"
"sesuai perintah nyonya" tersenyum lalu mencium bibir Fani
mereka melakukannya dengan sangat antusias..
Jam menunjukkan pukul 6 pagi..
"brukk" Raka membaringkan tubuhnya disebelah Fani..
"indah kan sayang.. Kita benar benar melakukannya sampai pagi.. aku benar benar tampan dan perkasa" membanggakan diri
"iya iyaa.. Kamu yang terbaik.. Ayo tidur . Aku lelah"
"selamat tidur cantik.. Lagi lagi Kamu membuatku bahagia" sembari mengecup punggung Fani..
"ayo tidur Raka.. " perintah kesal karena mengganggunya ingin beristirahat
"hehe.. Iya syang" menyusul tidur sang istri..
...****************...
hari ini adalah hari ke dua kencan Nana dan Roni.
Fani sengaja memberikan libur 3 hari khusus untuk pendekatan mereka.
Mereka juga sudah janjian ingin bertemu disebuah taman.
"kak Roni" panggil seorang gadis manis di kursi taman.
lelaku itu menghampiri calon kekasih dan memeluknya..
"kenapa?? Dateng kok peluk peluk" saut Nana
"nga tau.. Dari semalam semenjak aku mengantarmu pulang.. Aku selalu memikirkanmu"
"apakah ini yang dinamakan rindu?"
"jangan rindu.. Berat kakak ga akan kuat.. Biar dilan saja" candanya
__ADS_1
"ihh.. Aku beneran tahu.. Aku semalam memikirkanmu sampai jantungku sesak"
"itu tandanya Kaka mulai suka sama Nana"
"besok kan hari terakhir kita kencan.. kalo perasaan kakak ga berubah.. Maksudnya masih memikirkanku rasa ingin ketemu terus dan selalu nyaman sama aku.. Berarti Kaka udah mulai suka sama Nana.. "
"jadi Nana berharap.. Saat rasa itu tidak hilang dan sering muncul.. Kaka ungkapin yah.."
"maksud kamu Kaka harus nemba kamu??"
"kenapa Kaka ga mau nembak Nana"
"bukan begitu sayang.. Aku mau.. "
"terus kenapa tadi harus nanya kaya gitu"
"Kaka ga suka sama Nana"
"ehhh . Kaka suka sama Nana.. Kaka nyaman.. Bahkan semalam saja sampai susah tidur karena mikirin Nana" mencoba menjelaskan
"yang bener.." mencoba memastikan
"iya sayang.. Bahkan ga usah nunggu besok.. Kalo Nana mau jadi kekasih Kaka sekarang.. Kaka bakal tembak Nana sekarang" menyakinkan Nana
"no no no" penolakan nana
"lahhh.. Katanya suruh ungkapinn" gerutu roni
"aku maunya besok Kaka.. Soalnya kak Fani kan mempersiapkan semua ini dan memberikan Kaka cuti tiga hari.. Jadi Nana pengen di cuti terakhir kita Kaka baru nyatain perasaan ke Nana"
"yahh walaupun Nana sudah tahu jawabannya"
"emang apa jawabannya"
"ya elah.. Kaka kan udah suka sama aku dari kemarin" penuh percaya diri
"masa sihh" menggoda
"ohh.. Salah Yee.. yaudah aku pulang lahh" mencoba berpura pura ngambek
"eh eh.. Enggak sayang.. Iyaa. Kaka suka sama nana" memegang tangan Nana
"huh.. Iya iya"
"yaudah kita kemana hari ini" tanya Roni
"Kaka udah sarapan?"
"belum.. Tadi lupa"
"yaudah ayo kita cari restauran yang buka pagi . Ayo kita sarapan dulu" menggandeng tangan Roni
"oke babe"
__ADS_1