
"Nana kamu coba deh pakai dress ini" memberikan dress pilihannya
"okey kak.. Tunggu yaa" masuk ke ruang ganti
"gimana kak menurut kak Fani" memutar mutarkan badannya
"cantik.. coba kamu perlihatkan sama Roni"
"bolehhh"
"kak Roni.. Gimana tampilan Nana"
"emm.. Can- cantik" pipinya merona melihat penampilan Nana yang cantik dan tingkahnya yang menggemaskan
"cantikan istriku" celoteh Raka
"iyaa aku memang yang paling cantik.. coba liat sayang dress pilihanku bagus kan"
"bagus. Bidadariku memang selalu cantik" memuja istri
Raka pun merangkul pinggang Fani..
"yasudah.. Kita mau pamit duluan" ucap Raka
"mau kemana tuan?" tanya Nana
"aku sama paksu mau ke acara nikahan mr.chou"
"mr.chou yang mana?" tanya Roni
"mr.chou yang di Korea yang perusahaan skincare itu" jawab Fani
"bukannya mr.chou anaknya udah nikah" tanya Roni lagi
"bukan anaknya yang nikah.. Anjingnya yang mau dinikahkan"
"hah anjing nikah??" ucap Nana penuh tanda tanya..
"iya.. Dikorea sedang ramai tentang pernikahan anjing.. lagi trend" Fani menjelaskan
"owh . Baru tahu aku"
"yaudah kita duluan" Raka merangkul Fani dan pergi meninggalkan Roni dan Nana"
"yaudah sayang.. Ayo kita pilih pilih lagi.. Kamu mau yang mana?" tanya Roni
"ayo kita ke toko perhiasan.. Aku mau punya cincin couple sama Kaka" sembari menunjuk jari manis
"ohhh.. Kamu mau dilamar?" tanya Roni
"pacaran aja belum mau lamar lamar"
"kamu aku ajak pacaran tadi belum mau"
__ADS_1
"pokoknya aku maunya besok kak.. "
"iya sayang" tersenyum melihat tingkah manja Nana
...Skipp...
"sayang.. Kamu udah siap" tanya Raka
"udah.. "
"coba lihat.." Memegang bahu Fani
"memang ga salah aku cari istri" menggoda
"aku memang cantik.. Kamu ga mungkin salah kalau milih aku" membanggakan diri
"yasudah Yo berangkat" menggandeng tangan Fani
"hayukk"
...Penerbangan ke Korea...
"kita ke apartemen kita atau makan dulu?"
"kita makan dulu.. Baru ke apartemen"
"emmm.. okay"
...Sedang makan direstoran ...
"apa sayang.."
"aku boleh ga bangun hotel dekat pusat Kota.. "
"dimana??"
"di Seoul.. Nanti konsepnya ala ala Indonesia gitu.. trus ada masakan khas Indonesia.. bolehh??"
"emm.. Boleh.. Mau pakai duit aku apa duit kamu?"
"duit aku aja.. aku mau mandiri" cengengesan
"mandiri mandiri.. Siapa yang kemaren tiba-tiba buatin aku perusahaan di jepang.. dua kali lipat dari perusahaan yang sebelumnya dibangun lagi.. Trus ituu.. Siapa yang baru salon sama sauna di Paris.. gitu masih mau bilang mau mandiri.. " menonyor jidat Fani dengan jari telunjuk
"hehehehe.. Maaf.. "
"kamu mau bangun berapa lantai?"
"ga banyak kok.. Mungkin 42an.. Trus kamarnya sekitar 300an 30 lantai untuk kamar 4 lantai untuk ruang pertemuan dan 2 lantai untuk restauran 1 lantai bawah untuk resepsionis sama ruangan pekerja.. Trus yang 1 tempat paling atas untuk kita tinggali" menjelaskan panjang lebar
"emm.. Sudah terkonsep ya.."
"sudah.. Aku sudah merancangnya sejak lama"
__ADS_1
"ide bagus.. Wanitaku memang luar biasa"
"tentu"
"sebelum kita ke tempat acara Mr Chou.. Bagaimana kalo kita mampir ke toko perhiasan.. aku mau membelikan kamu beberapa perhiasan disana"
"boleh.. Aku mau yang pengeluaran terbaru"
"okay sayang"
Setelah makan pun mereka langsung ketoko perhiasan yang langganan Fani.
"selamat datang tuan nyonya" sapa pegawai toko
"saya mau lihat semua perhiasan pengeluaran terbaru" ucap Raka
"baik tuan.. Mohon ditunggu" mengambil beberapa kotak perhiasan
"silahkan dilihat tuan dan nyonya" membuka kotak dan memperlihatkan benda itu
"emm.. Aku mau yang ini ini ini dan ini"
"baik nyonya.. Ada lagi?"
"saya mau kalung ini 2 ya mba" menunjuk sebuah kalung permata warna biru
"kenapa kamu beli dua... Yang satu untuk siapa?" tanya Raka
"siapa lagi kalau bukan untuk Nana.. Ini sangat simple.. Cocok untuk Nana yang ceria" memegang kalung itu
"baiklah..bungkus semuanya . lalu kirimkan ke tempat biasa" memberikan black card
"baik tuan"
Fani sedang menggunakan dress yang tadi dibelinya di mall bersama Nana dan juga memakai satu set perhiasan yang dibelinya tadi.
...berdiri meliuk liukkan tubuh rampingnya.. Memerhatikan penampilannya di pantulan cermin....
..."aku sangat cantik" memuja dirinya...
"Grepp" memeluk Dari belakang
"kamu memang cantik sayang.. Sangat" puji raka sembari mencium leher Fani
"ihhh.. Kamu jangan macam-macam ya sayang.. Kita sudah mau berangkat loh ini"
"iya sayang. Tapi kalau nanti boleh kan"
"nanti kalo aku ga capek"
"kenapa harus kamu cape apa enggak.. Kan aku yang gerak.. Sayang nikmatin aja.." sembari mencium leher Fani lagi
mendorong wajah Raka "sana jauh jauh.. Nanti aja pas pulang.. Sekarang kita ke acara nikahan itu dulu"
__ADS_1
"hahaha siap boskuuu"