Istri Manisku Ternyata Mafia

Istri Manisku Ternyata Mafia
bab 15


__ADS_3


"mau makan apa?"


"aku mau pancake rasa strawberry dua, es krim vanilla satu sama jus jeruk satu" Nana menyebutkan salah satu menu


"oke, kalo gitu aku kopi capuccino satu sama roti bakar slai coklatnya satu ya mba" Roni berbicara kepada salah satu pelayan restoran itu.


"emmm.. Abis ini kita kemana kak"


"kamu maunya kemana? " tanya Roni balik.


"mall yuk kak" seru Nana


"baiklah.."


"permisi" sapa pelayan restoran


"iya kak" sahut Nana


"ini pesanannya ya nona tuan" sembari menyajikan makanan yang sudah dipesan


"terimakasih"


"sama-sama, kalau begitu saya permisi tuan nona"


Nana dan Roni pun menggangguk.


Nana pun memakan makanannya


"wah kak ini enak lho.. Kaka mau coba" menyodorkan satu suapan


"aaa" ucap Roni membalas


"nyam nyam nyam" Roni menikmati sembari tersenyum "iya enak"


"kamu mau coba punya Kaka" menawarkan miliknya


"emmm " menganggukkan kepala


"aaaa" ucap Roni menyodorkan satu suapan


"nyam nyam.. Ehh iya enak" antusias


...Skipp...


"sayang.. Bangun.. Kamu mau bekerja tidak?" tanya Fani sembari menoel noel hidung mancung Raka


"aku malas sayang.. Aku lagi mau istirahat dirumah sama kamu" memeluk pinggang Fani lebih erat

__ADS_1


"enak saja ya.. Kamu sudah izin sama asistenmu?"


"belum.. Sayang tolong izinkan.." rengekan manja


"kamu ya.. Roni udah cuti malah kamu juga mau ikut-ikutan" menonyorkan jidat Raka dengan satu hari


"ayolah sayang.. Aku mau libur.. Satu hari saja.. Aku mau seharian bersamamu tanpa memikirkan pekerjaan" memohon manja


"huffhh.. Baiklah" mencari hp.. Menelfon asisten Joo.


"halo Joo.. Kosongkan jadwal hari ini suamiku mau libur satu hari.. tidak ada acara penting kan?" tanya Fani ke asisten Joo


"tidak ada nyonya.. Hanya nanti malam ada undangan pernikahan anjing milik mr.chou pukul 8 malam"


"baiklah.. Nanti kita akan datang"


"baiklah nyonya"


Tut Tut.. Memutuskan panggilan


"udah tuhh.. Untung hanya ada undangan pernikahan.. Tapi nanti Dateng yaa.. Jam 8 malam kok"


"emang siapa yang nikah??" tanya Raka


"itu lhoo.. Anjingnya Mr. Chou yang ada di Korea itu.."


"iya.. Nanti sore kita berangkat yaa.. "


"yahhh.." kecewa dengan keputusan Fani


"nga papa sayang.. Kan perginya juga sama aku.."


"sekarang ayo kita siap-siap.. Kita ke mall buat belanja baju sekalian refreshing "


"baiklah honey" ucap Raka.


...Sesampainya di mall...


"kakak" melambaikan tangan ke arah wanita cantik sembari berteriak


wanita itupun menghampiri arah panggilan


"ohhh . Hay Nana kebetulan sekali" ucap wanita itu


"iya kak.. Aku sama kak Roni mau jalan-jalan di mall.. Mau shopping sekalian refreshing"


"cihh.. belum pacaran udah gandengan" melirik Roni


"maaf untuk saat ini saya sedang diluar pekerjaan tuan" ucap Roni

__ADS_1


"kenapa kamu bisa cuti tiga hari??" tanya Raka


"saya tidak meminta cuti tuan.. Saya diberi cuti nona Fani" menjelaskan


"hmmm" dia hanya menganggukan kepalanya karena kalau dia protes saat itu juga pasti sang istri akan ngambek


"untung permintaan istri saya" sambung Raka


"gimana perkembangan hubungan kalian" tanya Fani


"kak Roni udah suka sama aku.. tadi pagi dia nembak aku kak.. Cuman aku tolak.. Aku maunya besok kita jadiannya" jawaban Nana


"Omo Omo.. Secepat itu dia suka sama kamu.. " tanya Fani terheran-heran tak percaya


mendekatkan bibirnya ke telinga Fani


"katanya dia semalam hampir tidak bisa tidur memikirkanku" bisik Nana ditelinga Fani


"Omo Omo.. Kulkas itu bisa meleleh juga ternyata"


"iya kak.. Jadi gituuu.."


"Roni itu ga pernah Deket sama cewe.. Ini adalah kencan pertamanya"


"iyakah kak" menutup mulutnya dengan tangan seolah tak percaya


"iyaa . kan aku sudah bilang kemarin.. Dia itu gila kerja"


"bahkan kemarin saat aku mau mengenalkan mu dengannya dan memberinya cuti tiga hari.. Dia menolak"


"tapi aku memaksanya.. Kakak bilang gini . Kamu itu yaa sudah tua.. Kalo kamu belum mengenal wanita.. Kapan kamu akan menikah.?"


"wahhh . Makasih ya kak.. Berkat Kaka Nana bisa Deket sama kak Roni"


"iya dongg. Apasih yang enggak buat adekku ini.." menoel dagu Nana


"apa yang kalian bisikkan?" tanya Raka


"permasalahan gadis" ucap Fani


"kamu ada masalah sayang?" tanya Roni melirik Nana


"ehhh enggak kok kak.. Nga ada" cengengesan


"hilih.. Belum pacaran udah sayang sayang" ledek Raka


Fani menyenggol lengan Raka "sekali lagi kamu menggagalkan rencana ku.. besok malam kamu tidur sendiri" ancam Fani


"eh eh eh . Enggak sayang. aku cuma bercanda kok" ketakutan

__ADS_1


__ADS_2