Istri Manisku Ternyata Mafia

Istri Manisku Ternyata Mafia
bab 26


__ADS_3

Masih di monsion utama


"mama udah on the way pulang kan pah?" tanya Roni kepada sang ayah


"iya.. Mama udah sampe kok.. Tadi papa udah nyuruh supir untuk jemput dari bandara" ujar sang papa


"mama liburan ke Hawai kok sampai sebulan lebih.. Apa dia tidak merindukan suami dan anaknya.. Heran papa" gerutu sang papa karena sang istri yang liburan ke Hawai karena acara liburan bersama teman-teman arisannya itu.


"biarkan saja lah paa.. Mama kan juga pengen jalan-jalan dia pasti jenuh di rumah terus.." ujar Fani dari arah tangga menuju tempat makan


"hemmm... kamu ini.. Membela mamamu terus" ucap sang ayah sedikit cemberut


"lagian beberapa Minggu kedepan jika hotelku yang di Korea itu udah jadi aku akan mengajak sekeluarga liburan ke sana.. Aku kan udah janji sama papa" ucap Fani menenangkan sang ayah yang sedang iri dengan liburan sang istri


"hemm.. Yasudah kalo gitu.. Tidak ada Hawai.. Korea pun jadi" ujar sang ayah pasrah


"Nana besok di ajak ya kak" sambung Roni yang sudah duduk dan hampir menyelesaikan makanannya


"iya nanti di ajak.. Tapi belum boleh satu kamar.. Kalian belum nikah" ujar sang kakak mewanti-wanti


"iya kak.. Enggak kok" jawab sang adik


"nanti pas jam makan siang kita ke mall.. Kita cari peralatan dan apa-apa saja untuk acara lamaranmu besok.. nanti sore juga kita ke pelelangan.. Kakak ga mau mahar kita terlihat biasa-biasa saja.. Secara Nana anak dari Mr reyandra keluarga itu meski tidak sekaya kita.. Tapi perusahaannya yang di eropa dan di inggris cukup besar dan kerjasama yang akan kita jalani dengan keluarga jeyandra akan semakin berkembang.. ini juga akan menguntungkan untuk kita semua"


"waktu kita sudah ga banyak Roni.. Mama juga sebentar lagi sampai.. Nanti malam kita semua harus ada dirumah.. Nana juga harus kamu jemput. Kita akan perkenalkan dia sebagai calon mantu untuk mama"


"Meskipun Nana sudah dikenalkan kepada papa Xanders tapi Nana belum dikenalkan kepada mama Xanders" ucap sang ayah


"iya pa.. Setelah selesai membeli semua kebutuhan lamaran.. Nanti Roni bakal jemput Nana" ujar Roni


"kak.. Nanti temani Roni beli dress yang bagus ya.. Aku akan hadiahkan untuk calon istriku untuk dipakai nanti

__ADS_1


"iya sayang.. Apapun untuk adik tercintaku" ucap sang kakak sembari mengacak acak rambut sang adik


"ayo Roni . nanti kita bisa terlambat" ucap Raka sembari menenteng tas kantornya


Fani pun menghampiri sang suami lalu membenarkan dasi dan kerah sang suami yang kurang rapi


"kamu ga sarapan?" ujar Fani yang masih membenahi baju Raka


"aku siapin roti saja. Nanti kumakan di dalam mobil . Aku sudah telat banget sayang" ucap sang suami sembari melihat jam yang ada dipergelangan tangannya


"siapa suruh tadi malam 6 ronde.. Aku kan hanya menyuruhmu sampai tiga ronde saja" bisik Fani mendekatkan bibirnya ke telinga sang suami


"hehehe khilaf sayang.. Siapa suruh kamu tadi malam begitu cantik dan seksi.. Aku mana tahan kalau hanya tiga ronde" bisik sang suami dengan senyuman mesumnya


menepuk pundak suami "ishh mesum nya suamiku"


merangkul pinggang Fani "just whit you babe" lalu mengecup kening istrinya


"thank you babe"


Fani pun bersalaman dengan sang suami lalu mengecup punggung tangan sang suami.. Lalu Raka dan Roni pun pergi ke kantor


Setelah selesai mengerjakan tugas sang istri Fani pun juga berpamitan untuk berangkat ke perusahaannya.. Sudah satu bulan perusahaan itu dia serahkan ke asisten dan sekertarisnya itu.. dia juga akan memastikan laporan keuangan bulan ini juga mengecek semua karyawannya apakah becus atau tidak dalam mengerjakan pekerjaannya.


"Stefani berangkat dulu yah pa" menyalimi tangan sang ayah lalu mengecup punggung tangan sang ayah


"dada sayang.. Hati-hati" ucap sang ayah sembari melambaikan tangannya dan melihat kepergian anaknya yang hendak ke kantor


"haisss.. Betapa kesepiannya aku.. Istri liburan anak-anakku ke kantor.. Ingin punya cucu tapi belum waktunya" keluh kesah lelaki tua itu..


Umur Reo xanders sudah lima puluh tujuh tahun sedangkan sang istri masih empat puluh tiga tahun.. Jarak mereka cukup jauh.. Reo menikahi Lia xanders sang istri saat usianya sangat belia yaitu 19 tahun.. Karena umur Reo yang terbilang cukup matang dan juga dia sudah kaya berkat usahanya sebagai mafia sejak dia duduk di bangku SMA dan juga mendirikan beberapa perusahaan di Indonesia membuatnya tidak ambil pusing untuk menikahi dan menafkahi sang istri untuk kedepannya.

__ADS_1


Meskipun saat diluar dia adalah lelaki beringas.. Tapi di depan istrinya dia adalah sosok lelaki yang gagah tampan lembut dan perhatian.. Yang membuat sang istri jatuh cinta dan mau menikah dengan Reo xanders yang terpaut umur cukup jauh.


Di monsion.. Lelaki tua itu sedang menunggu sang istri yang sudah sebulan lebih tak ditemuinya.. dia merindukan istri tercintanya itu..


Suara langkah kaki pun terdengar dari pintu. Sesosok wanita dengan paras cantik nan anggun memasuki monsion itu dengan gaya yang elegan dress warna merah marun dengan dress model A membuatnya tampak indah ia kenakan.. Rambut panjang yang bergelombang membuat lelaki tua itu terpesona dan sumringah bahagia melihat nya.


sepasang suami istri itupun berpelukan melepas rasa rindu yang sudah terbendung karena tidak bertemu cukup lama.. Pelukan semakin erat membuat kedua pasangan paruh baya itu membuat pelukan semakin nyaman


"i'm back home Deddy" ucap sang istri lalu melepaskan pelukan


"kenapa kamu lama sekali liburannya.. Kamu ga tahu.. Si bontot tiba-tiba membawa pacar kecilnya kesini dan memintanya untuk Dilamarkan" ucap sang suami


"Roni punya pacar??.. Minta dilamarkan??" beo sang istri saking tak percayanya.


"iya.. Besok malam acara lamarannya.. Makanya kamu jangan liburan lama-lama.. Apa lagi aku dirumah sendiri.. Aku kesepian tanpamu"


"kenapa kamu menerimanya.. Kan aku belum tahu anaknya itu seperti apa.." ucap Lia emosi


"orangnya cantik,baik, sopan dan imut.. Dia anaknya reyandra rekan bisnis kita yang dulu.. Sekarang dia masih jadi rekan bisnis Raka.. Dan putrinya pacar Roni sekarang" jelas Reo


"tapi aku belum melihatnya sama sekali pa" ucap sang istri lalu melengoskan pandangannya dari sang suami


"iya nanti juga kenal.. nanti malam dia akan kesini untuk makan malam.. Roni,Raka dan fani juga akan kemari"


"benarkah.. Ini terlalu mendadak untukku.. Aku belum menyiapkan apa-apa untuk calon mantu kita.. Ini siapa sih yang mengusulka. Tiba-tiba lamaran.. Merepotkan" gerutu Lia membuat Reo terkekeh saking gemasnya


"si bontot satu itu yang terlalu tergesa-gesa.. Tanpa sepengetahuanku dan kakak-kakaknya dia melamar gadis itu.. Untung anak gadis itu sahabat Fani dan menceritakan jika Roni melamarnya.. Kalau tidak kita tidak tahu bahwa si bontot itu melamar gadis" sang suami menjelaskan masalah yang terjadi


"huh.. Anak itu benar-benar membuatku gemas.. Awas saja jika wanita pilihannya itu buruk . Aku akan memarahinya.. " ucap sang mama gemas dengan sikap anaknya yang terlalu tergesa-gesa


"mungkin karena dia benar-benar jatuh cinta dengannya mah.. Kata Fani,Roni sangat mencintai gadis itu sehingga dia melamarnya supaya tidak ada pria lain yang akan merebut kekasih kecilnya itu" jelas sang ayah dengan nada lembut untuk meredakan emosi sang istri yang sudah meledak-ledak

__ADS_1


__ADS_2