Istri Manisku Ternyata Mafia

Istri Manisku Ternyata Mafia
bab 27


__ADS_3

Roni dan Fani berada di salah satu mall keluarga Xanders.. Mereka memasuki beberapa toko dan juga mengambil beberapa barang untuk keperluan lamaran


Roni tampak begitu semangat dan bahagia karena sebentar lagi dapat melamar sang pujaan hati


Dia dan Fani juga mampir ke toko butik untuk membeli baju couple untuk Roni dan Nana di acara lamarannya nanti.


Setelah selesai di mall.. Fani dan Roni langsung menuju ketempat pelelangan. Tujuan mereka untuk membeli barang-barang langka untuk maharnya nanti.. Fani tidak mau adiknya terlihat biasa-biasa saja dengan membawa barang yang dibelinya dari mall tapi.. Dia juga mau memberikan beberapa barang mewah dan juga berkelas


Setelah selesai di acara lelang.. Roni dan Fani memutuskan untuk kembali ke perusahaan Raka.. karena waktu sudah mulai gelap.. Mereka akan menjemput Raka untuk acara makan malam bersama keluarganya dan juga calon adik iparnya Nana.


Setelah sampai di perusahaan..


Roni kamu pulang dulu saja.. Kamu siap-siap lalu kamu jemput kekasih kecilmu itu.. Supaya tidak terlalu malam kami menunggu.. Aku dan Raka akan langsung kembali ke monsion utama" titah sang kakak perempuannya itu


"baik kak.. Kalau begitu Roni pulang ke apartemen Roni dulu ya.. Roni mau siap-siap lalu menjemput pujaan hatiku" ucap Roni sembari tersenyum bahagia


setelah sampai di apartemen Roni menelfon sang kekasih untuk mengingatkan dan bersiap-siap untuk acara makan malam nanti


📱"hallo sayang.. 30 menit lagi aku akan menjemputmu.. Dandan yang cantik ya.. Mama pasti menyukai gadis imut sepertimu" ucap Roni dengan nada yang sangat lembut


📱"iya kak.. Nana juga sebentar lagi siap.. Nana tunggu di apartemen Nana yah" ucap sang kekasih imut itu


📱"baiklah sayang. Kalau gitu kakak juga akan siap-siap.. Lalu on the way ke sana"


Setelah mematikan panggilan Roni pun bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri..


Setelah mandi dia menggunakan setelan kasual dan menyemprotkan parfum kesukaan gadisnya.


Setelah selesai dia berangkat menuju apartemen sang kekasih


...****************...


Di sisi lain Raka dan fani..


Fani sedang bersiap-siap untuk acara nanti


"gimana penampilanku sayang" ucap Fani sembari memutar-mutarkan dan meliuk-liukkan badannya.. Dia menggunakan dress dengan warna biru tua.. Dengan rambut yang setengah di ikat.. Membuatnya tampak elegan dan anggun.


"kamu memakai apapun kamu tetaplah wanitaku yang terindah sayang.. Apalagi kalau kamu tidak memakai apapun" goda sang suami membuat Fani tersipu malu-malu

__ADS_1


"kamu pintar sekali gombalnya" menepuk lengan Raka yang membuat Raka pura-pura kesakitan


"aww awww... Sakit bee" ucap Raka pura-pura kesakitan


"orang nepuknya juga pelan.. Dasar drama" menepuk kembali lengan Raka


"hehe. iya sayang.. Oh iya.. Gimana perusahaan kamu.. Kamu tadi pagi dari perusahaan kan?" tanya Raka karena dia mengetahui jika sang istri tadi habis perusahaan milik Fani itu


"aku hanya mengecek kinerja karyawan dan juga melihat beberapa laporan keuangan.. Aku tidak mau kecolongan seperti waktu itu.."


"tidak papa syang. Lagi pula tikus itu tidak menggambil banyak uang kita.. Anggap saja sedekah.. toh kamu juga sudah memenjarakan mereka" ucap sang suami meredakan amarahnya sang istri


"untung saja orang kepercayaanku dapat diandalkan terutama Jhon"


"iya.. Nanti kamu kasih bonus tambahan untuk dia.. Kasihan dia dan sekertaris Tina itu.. Dia sudah berusaha keras.. Apalagi habis kamu tinggal sebulan lebih.. Mereka pasti sangat lelah"


"iya aku akan menaikan gajinya.. Aku juga akan membuat lowongan pekerjaan lagi.. Aku butuh asisten satu lagi.. aku sudah berencana untuk memiliki anak bersamamu"


"ahh yang benar" ucap Raka seolah tak percaya karena jika Raka meminta untuk memiliki putra Fani selalu berdalih ini itu


Fani menunda kehamilan karena tugas sang ayah yang membuatnya takut jika dia hamil itu aka. Mempengaruhi kesehatan anaknya nanti.


Karena Raka akhir-akhir ini mulai mencurigai sang istri dengan hal-hal konyol diluar naral yang diperbuatnya.. Seperti membuka perusahaan secara tiba-tiba.. Hotel di Korea kemarin dan kasus-kasus lainnya yang membuatnya merasa bersalah karena selalu menipu sang suami


Setelah acara makan malam Fani dan papanya akan membicaran ini kepada sang anak bontot Roni untuk menggantikannya sebagai mafia


...****************...


Roni sudah berada di depan pintu apartemen milik kekasih kecilnya itu


Setelah pintu apartemen itu dibukanya alangkah terkejutnya Roni dengan penampilan sang kekasih yang manglingi..


Nana menggunakan dress warna putih selutut.. Rambutnya sengaja di gerai Dangan sedikit mencatok bagian bawah rambutnya agar terlihat bergelombang.. Sehingga rambut panjangnya itu terlihat indah


Dia juga menggunakan kalung pemberiannya dan juga pemberian Fani


Roni memperhatikan Nana dengan lekat.. Sampai saat dia melihat leher gadis itu dia terheran kenapa dia menggunakan dua kalung


"loh sayang . Kenapa kamu memakai dua kalung.. Bukankah kalung pemberianku saja sudah cukup" ucap sang pacar saking herannya

__ADS_1


"ohh. Ini kalung dari kak Fani kemarin.. Ini kalung couple dia nanti juga menggunakan kalung yang sama" ucap sang gadis itu lalu tersenyum menatap sang calon dengan wajah tampannya


"kak Roni ganteng" puji gadis itu lalu mengedipkan satu matanya dengan genit


"kamu pun cantik dan imut sayang. aku tidak akan menyesal memilikimu" goda sang pacar membuat wajah gadis kecil itu memerah seperti kepiting rebus


Nana pun menutup pipinya yang memerah.. Roni pun terkekeh gemas.. Lalu dia mencubit pipi sang kekasih dengan gemasnya


"kamu itu jika malu-malu membuatku semakin gemas.. Aku semakin mencintaimu babe" gombalnya lagi


"ihh. Kakak.. Gombal terus.. Yok berangkat udah malam nih.. Takut mereka nunggu kelamaan" ucap kekasih kecilnya itu dengan bibir yang di manyunkan membuat Roni makin gemas


Roni mengecup bibir Nana yang manyun itu.. Lalu menggandeng tanggannya dan berjalan menuju parking area


setelah mengendarai mobil itu.. Akhirnya mereka sampai di monsion utama


Mereka tampak di sambut oleh beberapa orang.. Termasuk Fani,Raka,Reo dan Lia


keluarga Xanders itu menatap Nana penuh kekaguman karena penampilan Nana yang tampak manis dan elegan


"halo semuanya" ucap sang Nana memberi hormat kepada calon mertua dan Kakak iparnya itu


Melihat penampilan dan juga sopan santun calon mantu membuat Lia tersenyum senang. Wanita itu pun menghampiri calon mantu lalu memegang kedua pundaknya dan menatap wajah Nana lekat


"wahh. pacar kamu cantik banget Ron.. Kamu umur berapa sayang" tanya calon ibu mertuanya itu


"makasih Tante.. Nana umur 20 tahun sekarang"


"wahh.. Masih sangat muda.. Umurmu dan Roni cukup jauh nak.. Kamu yakin sama anak mama ini" sang mama menyakinkan calon menantunya itu


"ga jauh-jauh banget kok Tante.. Cuma empat tahun" ujar Nana membuat Lia tambah bahagia


"kamu sangat pintar mencari menantu untuk kita Ron" ucap Lia yang sekarang melirik ke arah Roni


"bukan Roni mah.. tapi fani.. Fani yang jodohin mereka berdua" ucap fani dengan bangganya


"wah.. Beneran Ron kamu dijodohin Fani" ucap sang mama tidak menyangka jika anak bontotnya itu mau dijodoh-jodohkan


"iya ma.. Kak Fani yang jodohin. Tapi Roni suka sama Nana bukan karena perjodohan itu.. tapi karena nana wanita yang menarik dan Roni sudah jatuh hati sama dia.. Dia gadis yang imut dan mempesona" puji Roni di depan keluarganya membuat Nana salah tingkah dan wajahnya mulai memerah saking malunya

__ADS_1


"kakak jangan blak-blakan dongg.. Nana malu" menutup seluruh wajahnya yang memerah


__ADS_2