JANGAN PAKSAKAN CINTA

JANGAN PAKSAKAN CINTA
BAB 12 ''Berubah''


__ADS_3

Setelah sambungan telepon ibu terputus, entah kenapa ada sedikit ke lega an di dada Cinta. Tidak ada lagi kepura pura an, saat membicarakan tentang kebahagian, Cinta teringat apa yang di laku kan nya pada Arya dan Han pagi tadi, hingga akhirnya Cinta mengajak makan siang bersama atas permintaan maaf.


''Arya, mari kita pergi makan siang bersama dan ajak Han sekalian'' isi pesan masuk di Hp Arya heh? ada angin apa tiba tiba Cinta mengajak makan siang? pikir Arya bukan kah selama ini dia selalu menghindar? pikir Arya lagi.


Arya berjalan menuju ruangan Cinta.


Tok...tok...


''Masuk...'' jawab cinta ''Arya..., masuk lah'' saat melihat ternyata Arya yang datang.


Arya menatap heran.


''Kenapa kau melihat ku begitu'' balik menatap Arya yang masih bingung.


''Apa ada masalah???'' pertanyaan bodoh terlontar dari Arya, karena dia benar benar bingung dengan perubahan Cinta. apa dia sedang merencanakan sesuatu? aneh sekali, bahkan tadi pagi saja dia masih bersikap dingin pikir Arya.


''Maaf kan aku Arya, sudah banyak menyusahkan mu'' Cinta mengulurkan tangan.


Arya bertambah bingung, tapi dia tetap menyambut tangan Cinta.


''Aku akan mencoba mencari kebahagian ku lagi'' jawab Cinta.


Arya tersenyum.

__ADS_1


''Tapi bukan dengan mu?! hahaha'' lanjut Cinta seraya tertawa.


''Aku tau'' jawab Arya ''terus lah berusaha'' lanjut Arya menutupi rona merah pada wajah nya.


''Bagaimana pun kau adalah bagian dari keluarga ku saat ini, perasaan ku tetap sama pada mu, kau tetap adik ipar bagi ku'' jelas Cinta menepuk bahu Arya.


''Wah... kalau begitu aku juga adik ipar mu ya?'' suara asing menyambar. Han.


Arya dan Cinta menoleh bersama an.


''Memang kau siapa?'' tanya Arya.


''Aku kan teman baik mu'' jawab Han ''Benarkan kakak ipar?'' Han bertanya pada Cinta


Han dan Arya saling bertatapan.


''Untuk apa pergi makan siang kalau dia masih seperti itu?'' tanya Han kecewa pada Arya.


''Sepertinya dia menyetujui proyek mu'' jawab Arya.


''Hah? benarkah???'' kata Han antusias.


Arya hanya menganggukan kepala.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan mereka bertiga saling diam membisu, Arya dan Han saling melirik dan sesekali melirik kaca spion untuk manatap Cinta.


''Kalian bisa berhenti menatapi ku?'' ucap Cinta membuat Han dan Arya sedikit terkejut.


''Maaf'' ucap Arya dan Han berbarengan.


Cinta hanya menghela nafas panjang dan kembali menatap ke luar jendela.


''Kakak ipar, boleh aku bertanya?'' ucap Han.


''Jangan panggil aku kakak ipar!'' jawab Cinta.


''Baik, kalau ku panggil calon pacar ku bagaimana?'' ucap Han cengengesan


Arya dan Cinta terkejut, sampai sampai Arya menginjak rem mendadak membuat mobil berhenti.


''Hahaha..., aku bercanda! kalian jangan marah kenapa???'' Han tertawa tanpa dosa melihat kedua orang itu menatap nya se akan ingin membunuhnya.


Arya hanya menghela nafas panjang dan menggelengkan kepala nya, ia kembali melajukan mobil nya entah apa yang di pikirkan Han, apa dia benar benar tertarik pada Cinta? pikir Arya melayang, di akuinya bahwa orang yang selalu cengengesan seperti Han jauh lebih sulit di tebak.


''Jangan suka bicara omong kosong!'' tatap Cinta jengah ''Kau sudah tau nama ku kan?'' lanjut Cinta tanpa melihat Han.


ah...,kenapa dia dingin sekali. aku tadi ingin bertanya kemana suami nya, tapi kenapa jadi begini? ah sial!! gerutu Han dalam hati.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2