JANGAN PAKSAKAN CINTA

JANGAN PAKSAKAN CINTA
BAB 16 ''Tamu tak di undang''


__ADS_3

Pagi ini Cinta bangun seperti biasa nya, membersihkan badan dan bersiap ke kantor, dengan tampilan berbeda, dia mengikat rambut nya menjadi satu sedikit tinggi, memperlihat kan keindahan leher dan mulusnya kulit pipi Cinta.


''Ken, apa Arya sudah pergi?'' tanya Cinta menuruni tangga.


''Arya tidak pulang kak, mungkin dia tidur di apartemen nya'' jawab Ken.


''Citra apa sudah pergi?'' Cinta.


''Iya kak, katanya di kampus lagi ada kuis jadi dia pergi lebih pagi'' jawab Ken, Cinta hanya mengangguk-anggukan kepala ''Apa kakak mau ku antar ke kantor?'' tanya Ken.


''Tidak usah..., aku bisa bawa mobil sendiri'' Cinta.


Di tengah mereka sedang asyik mengobrol dan menyantap sarapan, tiba tiba bel rumah berbunyi.


Ting tong...


Ada tamu tak di undang.


Ken dan Cinta saling beradu pandang, pikir mereka siapa sepagi ini yang datang.


''Nona... ada tamu, katanya tuan Han'' lapor pelayan pada Cinta.


Cinta hanya menganggukan kepala.


Kemudian Ken dan Cinta saling beradu pandang lagi.

__ADS_1


''Mau apa dia pagi pagi kesini'' ucap Ken seraya bangkit dari duduk nya.


''Biarkan Ken, habis kan makanan mu'' perintah Cinta ''Biar aku yang menemui nya'' ucap Cinta lagi, berjalan menuju ruang tamu.


Membuat Ken terkejut.


Ken benar benar tak dapat bicara, kakak yang biasa nya tidak peduli jika ada tamu terutama laki laki, walau pun urusan perusahaan, dia lebih memilih berbicara melalui pesan e-mail, dan sekarang, kakak perempuan nya itu bersedia menemui Han. Semoga ini jadi awal yang baik pikir Ken dalam hati. Ada rona bahagia terpancar di wajah Ken. Dia benar benar berharap kakak nya bisa kembali seperti dulu, dan tidak sedingin es lagi.


Di ruang tamu.


Han tersenyum dan berdiri ketika melihat Cinta datang dari ruang makan.


''Duduk lah...,ini di rumah bukan di kantor'' ucap Cinta masih tanpa ekspresi.


Han hanya tersenyum, menundukkan kepala sedikit ''Terimakasih'' ucap nya Ah.. kenapa aku datang? bodoh sekali! lihat lah dia saja masih begitu sok nya. oh Tuhan hardik Han pada diri sendiri, tapi dia tidak akan menyerah, dia memang sedikit tertarik pada Cinta saat pertama kali bertemu. Arya bilang aku harus berusaha, gumam nya dalam hati.


''Tidak apa apa, aku hanya datang menjemput mu'' jawab Han, memilih tanpa basa basi.


Cinta menatap lekat Han yang salah tingkah.


''Baik lah tunggu sebentar'' ucap Cinta, tetap tanpa ekspresi dan ketika baru saja ingin berdiri.


Prang...!!!


Han dan Cinta menoleh bersamaan.

__ADS_1


Ken yang baru datang terkejut tapi bukan karena mendengar ucapan Han tapi mendengar ucapan Cinta kak Cinta benar benar tak sedingin dulu Ken tersenyum sendiri, tidak sadar bahwa Cinta sudah berada di hadapan nya.


''Ken??'' tegur Cinta mengagetkan Ken ''Kau kenapa tersenyum sendiri?'' tanya Cinta menatap Ken yang tidak enak hati.


''Hah? aku...tidak kak...tidak apa apa'' jawab Ken gelagapan.


Cinta hanya menepuk bahu Ken dan menuju ruang kerja untuk mengambil tas nya ada apa dengan Ken? semalam Arya yang tersenyum tidak jelas gumam Cinta mengerut kan dahi tidak mengerti.


Sementara Han tertawa melihat raut wajah Ken.


''Hahaha...,kau kenapa Ken?'' tanya Han ''sedang jatuh cinta ya? hahaha'' lanjut Han.


Ken hanya tersenyum menghampiri Han.


''Apa kau menyukai kakak ku?'' tanya Ken menggoda, terlihat jelas rona merah di wajah Han.


Tanpa mereka sadari Cinta mendengar nya dan membuang nafas berat Apa harus secepat ini? gumam Cinta yang memegangi Cincin pernikahan nya.


Ketika Cinta datang mereka berdua langsung diam dan saling melirik.


''Ayo...!'' ajak Cinta datar dan berjalan keluar rumah.


Han langsung menyusul sembari menepuk bahu Ken berkata doa kan aku tanpa suara.


Ken hanya membalas dengan senyuman.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2