
Pukul 4.30 sore, mobil yang di tumpangi cinta memasuki area pemakaman kota, yang rapi, juga sangat terawat.
''nona kita sudah sampai'' ucap sopir taksi membangun kan kesadaran cinta dari lamunanya
cinta menarik nafas panjang, dan menyeka sisa air mata nya.
''iya pak, tolong tunggu sebentar ya'' jawab cinta seraya membuka pintu mobil
.
cinta menuju dua makan yang salah satu makam yang bertuliskan nama ARYAN dan satu makam nya masih kosong, tentu saja Cinta menyiapkanya untuk diri nya sendiri.
.
Cinta mengusap batu nisan, seraya membaca kan doa untuk mendiang suami yang sangat ia rindukan, tanpa ia sadari air mata yang lama tersimpan mengalir deras di pipi.
''Mas...'' isak cinta tak tertahan menunduk meluapkan emosi hati nya, berteriak tanpa suara.
.
__ADS_1
Dan sopir taksi hanya menatap prihatin, ia dapat merasakan beban berat pada wanita yang ia antar kan.
.
cinta mengingat ucapan ibu tadi pagi.
''cinta, kamu mau kemana nak? bukan kah semua urusan mu sudah beres'' ibu ayu, menanyakan menantu nya yang meletakan pakaian ke dalam koper besar.
''cinta mau ke kota X bu'' cinta mencium kening ibu mertua nya '' cinta mau main kerumah ken dan citra, mungkin agak lama cinta di sana bu'' sambil terus mengemas pakaian nya
''cinta...'' berjalan mendekati cinta dan membelai rambut nya ''sudah 2 tahun lebih, apa kau...'' belum sempat meneruskan kata kata nya, cinta sudah menjawab
''bu..'' seraya cinta membaringkan tubuh dan meletakan kepalanya di atas pangkuan ibu mertua nya ''cinta tidak punya siapa siapa lagi, cinta sudah kehilangan mas aryan, cinta gak mau kehilangan ibu...,''
''cinta bahagia bu, cinta sangat bahagia bisa tetap bersama ibu'' cinta bangun dari sandaran dan duduk memeluk ibu mertuanya ''cinta akan berusaha membuka hati lagi bu...'' jawab bohong agak ibu mertua nya tenang.
''cinta...,apa kau...'' ucap ibu ragu bertanya
''iya bu, cinta ingin ke makam mas aryan'' cinta tau ibu nya mau bertanya tentang itu. ''bu..., apa ibu akan marah?'' bertanya sambil memeluk ibu nya.
__ADS_1
''ibu akan marah jika kau larut dalam kesedihan'' mengusap rambut cinta ''ibu ingin kau melupakan kesedihan mu nak''
''bu..., cinta sudah 1 tahun tidak pulang. cinta rindu ken dan citra, cinta juga rindu rumah kita'' memegang erat tangan ibu ''bu, cinta akan berusaha'' mencium tangan ibu dan menatap mata ibu meyakinkan.
''baik lah nak..., ibu percaya pada mu'' memberi kecupan di kening cinta
''terima kasih bu'' jawab cinta dan tersenyum
.
kembali ke pemakaman
.
aku harus apa mas? gumam cinta mash tetap dalam tangis.
30 menit cinta duduk dan menangis, dia tau tak seharusnya begini. tapi cinta tidak mau menangis di depan Ken dan Citra. Cinta tidak meratapi kematian suami nya, Cinta hanya ingin menangis...
Cinta sudah sangat berusaha bangkit dari keterpurukan nya, tidak ada yang pernah melihat ia menangis seperti ini. Dia tidak ingin membuat orang di sekeliling nya bersedih.
__ADS_1
''mas..., aku pulang dulu, lain waktu aku datang lagi'' gumam cinta sambil mengusap batu nisan dan tersenyum.
Bersambung...