
Setelah menempuh perjalanan tidak kurang dari 2 jam, akhirnya Cinta sampai di rumah mewah milik mendiang suami nya, yang kini di tempati oleh Ken dan Citra, melewati keramaian di halaman depan. Rumah ini memang di titip kan kepada Kakak beradik untuk meraka tempati.
.
.
masih sama seperti dulu gumam cinta seraya menatap rumah dan tersenyum.
''kak cinta!!!'' teriakan citra langsung berlari memeluk ''kakak, aku kangen'' merengek dalam pelukan.
''kakak juga kangen sayang'' memeluk kemudian mencubit pipi citra dengan gemas ''kakak naik dulu ya, nanti kakak turun lagi'' tersenyum.
''kak cinta...'' ikut menghampiri mata ken berbinar, menatap rindu pada Cinta.
''ken...'' cinta merangkul nya dan kemudian menggandeng tangan kedua adik nya, berjalan memasuki rumah.
''kakak habis nangis?'' tanya ken melihat mata sembab cinta ''kakak istirahat dulu aja, nanti kalau acara sudah mulai aku panggil kakak ya'' tersenyum, karena ia tau cinta pasti lelah di perjalanan, dan menangis sendiri di pemakaman.
''iya kak...'' tambah citra.
''okeh!! baik la..., kakak naik dulu ya'' tersenyum dan melambai pergi menuju ke kamar.
.
.
Waktu sudah menunjukan pukul 23.00 para teman dan rekan kerja Ken juga sudah datang, sudah terdengar suara nyanyian, tiupan terompet, ketawa lepas, bahagia terpancar di wajah mereka. semua pasti berharap di tahun yang baru akan lebih baik lagi.
.
__ADS_1
.
.
Di kamar cinta
''cinta... kamu sudah sampai nak?'' pesan masuk ke hp cinta
''iya bu, sudah dari sore tadi...ibu istirahat lah, besok aku akan telpon ibu'' pesan terkirim
''baik nak, jaga kesehatan mu...'' pesan masuk
Cinta meletakan hp nya di meja, dan berdiri menarik nafas panjang... menatap diri nya sendiri dalam cermin, ia memakai gaun hitam panjang mengkilap tanpa lengan dan dengan kalung liontin di leher nya, rambut nya di biarkan tergerai sampai ke pinggang, memakai gelang mutiara, dan cincin pernikahan masih di jari manisnya. Sempurna, dengan tinggi badan 165cm, tubuh yang juga langsing membuat cinta terlihat anggun saat memakai pakaian apa pun. siapa sangka wanita ini adalah janda kembang berusia 28 tahun.
.
.
''hai arya!!'' ken melambaikan tangannya
''hei..., ken! lama tidak jumpa'' bersalaman lalu memeluk ''oh yah..., ini Han teman ku'' memperkenal kan Han, karena melihat Ken yang menatap bingung pria tampan ini.
Han adalah teman kerja Arya adik sepupu Aryan.
''Han...'' Han mengulurkan tangan nya.
''Ken...'' sambut tangan bersalaman.
.
__ADS_1
.
Di tengah asyik pembicaraan mereka, terdengar suara decak kagum menatap wanita cantik nan elegan sedang berjalan menuju tempat berlangsung nya pesta.
wah...,cantik sekali gumam salah satu tamu yang ada
siapa dia? pacar ken?? gumam Han menatap kagum Cinta.
''kakak...'' citra datang menghampiri dan menggandeng tangan cinta ''ayo.. kak aku kenal kan ke teman teman ku'' menatap cinta yang hanya tersenyum mengangguk.
.
.
''dia kakak ku...'' jelas Ken yang menatap Han terkagum menatap cinta.
''wah...cantik sekali'' kikuk mendengar Ken bagaimana dia bisa mempunyai kakak cantik seperti itu gumam Han dalam hati ''Arya, apa kau kenal?'' melirik Arya yang tampak biasa saja.
''Tentu..., dia...'' memilih tak melanjut kan kata kata nya.
''Dia kan kakak ku, tentu saja Arya kenal'' sambung Ken.
''Kalian tidak ingin mengenal kan nya pada ku???'' tatap Han antusias
Arya dan Ken saling melirik, dan Arya hanya mengangkat bahu nya.
''Baik lah...ayo ikut aku...'' berbalik.
Bersambung...
__ADS_1