JANGAN PAKSAKAN CINTA

JANGAN PAKSAKAN CINTA
BAB 5 ''Kesunyian Malam''


__ADS_3

Waktu sudah menunjukan pukul 02.00 pagi, namun halaman depan rumah mewah itu masih terlihat ramai, ada juga beberapa yang sudah pulang. kebanyakan mereka adalah rekan kerja dan karyawan di kantor Arya dan Ken, tampak mereka sedang menikmati hasil bakar bakaran, ada yang sedang asyik berfoto bersama, terdengar juga canda dan tawa mereka beriringan.


Tapi tidak dengan Cinta, dia hanya duduk sendiri tanpa makan dan hanya sesekali menatap kerumunan yang ada.


Tanpa ia sadari sepasang mata menatap nya sedari tadi, memberanikan diri untuk menghampiri...


''Hai...,boleh aku duduk?'' sapa Han yang membawa beberapa tusuk sate.


''Silahkan'' cinta tanpa menoleh.


''Makan lah..., aku perhatikan kau tidak makan apa pun dari tadi?'' menyodorkan piring sate ke arah Cinta.


''Apa kau tidak punya pekerjaan, sehingga harus memperhatikan aku!'' jawab Cinta dengan tatapan dingin tanpa ekspresi.


''Hahaha..., apa kau sedang akting sekarang?!'' balas Han..., menatap penuh arti apa ini, kenapa dia begitu jutek pada ku? gumam Han. ''Hey..., bisakah kita berteman?!'' tanya Han lagi


''Aku tidak ingin berteman!'' jawab acuh Cinta


''Oke..., kalau jadi pacar ku???'' balas Han tersenyum memarkan gigi.

__ADS_1


''😏'' ekspresinya Cinta tanpa menoleh.


''πŸ˜… hahaha..., aku bercanda. Aku tau kau sudah menikah'' lanjut Han.


Cinta hanya diam tapi Han bisa melihat kesedihan di mata yang dingin itu, ada yang di rindukan nya kenapa dia diam? apa aku keterlaluan??? gumam Han.


''Permisi'' ucap Cinta berdiri dan berjalan menuju Rumah.


Arya menyaksikan kejadian itu, akhirnya memutuskan menghampiri Han ''Bukan kah aku sudah bilang kau jangan ganggu dia?!'' suara arya mengagetkan Han.


''Hey..., kenapa kau hari ini?!'' balas Han cengengesan


''Ayo kita pulang!'' ajak Arya berbalik


''Hey! ini belum pagi'' Han menarik bahu Arya


Arya menepis dengan tangan nya dan terus melangkah meninggalkan Han belum waktu nya aku cerita pada mu, terlalu mendadak. aku juga tidak tau kalau ternyata Cinta benar benar pulang. gumam Arya menarik nafas berat.


Sementara Han menatap kebingungan ada apa dengan Arya? kenapa dia jadi aneh? apa aku yang aneh? gumam Han sambil mengacak acak rambut nya bingung.

__ADS_1


.


.


.


Sementara di kamar utama lantai 2, Cinta telah membersihkan diri, berganti pakaian tidur dan kemudian terbaring di atas kasur, tangan nya mengarah ke langit langit kamar mas..., apa kau ingin aku melupakan mu? apa kau ingin aku memenuhi permintaan ibu? apa aku harus seperti dulu? Cinta menatap tangan nya yang tak mampu menggapai langit langit kamar aku takut!, aku tidak bisa! aku tidak mau menyakiti hati seseorang, aku tidak bisa mencintai orang lain, aku belum bisa memaafkan diri ku sendiri, aku masih sangat mencintai mu Cinta memejamkan mata membayangkan wajah suami nya.


.


.


.


''Arya, kau punya hutang penjelasan pada ku!'' pesan masuk dari Han.


Arya tak berminat membalas.


Mata arya terpejam sudah 1 tahun aku juga tidak bisa melupakan mu Cinta, sebesar apa kau mencintai Aryan. Hingga hati mu masih begitu beku?! pikiran Arya melayang mengingat perjodohan yang di tolak mentah mentah oleh Cinta, parah nya lagi Cinta memilih pergi entah kemana, hanya lewat e-mail bertukar pesan meskipun bukan pesan pribadi, karena semua e-mail yang masuk adalah tentang perusahaan.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2