Jangan Salahkan Cadarku

Jangan Salahkan Cadarku
22


__ADS_3

" Salam kenal tuan Kenzo" sapa Bianca dan di balas dengan anggukan kepala sama Kenzo.


" Dan ia tuan, Bianca yang akan menangani proyek yang ada di kota X " kata tuan Justin.


" Apa saya tidak salah dengar tuan ?" Kata Kenzo, meragukan anak tuan Justin ini. Wanita di hadapan Kenzo ia lebih cocok untuk mengurus urusan di club dengan gaya pakaian yang sangat terlihat seperti wanita malam, terbuka sana sini.


" Anda tidak salah dengar tuan, Deddy menyuruhku untuk menyelesaikan proyek ini" Jawab Bianca, seperti menggoda laki-laki di depannya ini, Kenzo.


" Iya tuan, saya percaya pada anak saya tuan"


"cih... ingin sekali aku berkata kepadamu tuan Justin, anak mu ini seperti wanita malam yang sering aku temui di club. sangat menjijikkan"


" Jika anda percaya saya juga percaya tuan, anak anda bisa menyelesaikan proyek ini" kata Kenzo penuh pencitraan. Mendengar itu tuan Justin dan Bianca senyuman lebar.


" by the way tuan Kenzo!! Apa hari ini anda bisa menemani saya untuk makan siang" kata Bianca tak tahu malu.


" Maaf nona bianca, saya tidak bisa menerima ajakan anda, karena saya ada urusan yang lebih penting!!" Tolak Kenzo mentah-mentah, Urusan panting? itu hanya lah kata untuk menolak wanita ini.


" Ah tak apa tuan, mungkin lain kali saja " Jawab Bianca.


" Baiklah, tuan saya hanya ingin menyampaikan itu saja, kalau bianca yang akan menggantikan saya untuk menangani proyek ini" Tuan Justin bangun dari duduknya dan di ikuti bianca dan juga Kenzo.

__ADS_1


" Baiklah tuan Justin, Terimakasih atas kunjungan anda" kata Kenzo ramah tapi datar.


" Sama-sama tuan, kami permisi dulu"


***


" Tuan apa anda sudah membaca laporan yang saya kirim?" Tanya Andre Ketika keduanya ada di dalam mobil.


" Belum, Kamu jelaskan saja isi email mu !!" perintah Kenzo, karena ia sibuk dengan laptopnya mempelajari berkas, karena siang ini ia ada pertemuan dengan klien nya.


" Baru saja saya menerima laporan dari pengawal yang mengawasi nona Aira, Ternyata selama satu minggu ini nyonya elma menyuruh orang untuk mengawasi rumah anda tuan, dan sekarang orang utusan nyonya mencari tahu tantang siapa nona Aira."


" Mungkin nyonya penasaran siapa sebenarnya nona Aira, dan apa hubungannya dengan anda tuan, bisa juga Nyonya curiga anda memiliki hubungan dengan wanita bercadar yang sering keluar masuk rumah anda dengan mudah"


" Jangan sampai wanita itu mendekat wanita ku!!"


Andre tersenyum mendengar apa yang di katakan Kenzo " Baik tuan "


***


" Ya Rabb, Capek sekali, huu akhirnya selesai juga kerjaan ini" Kata Aira sambil meluruskan urat-uratnya. Ia berjalan menuju ruang Bu Ros, untuk mengantar berkas tadi.

__ADS_1


" Permisi Bu, ini berkasnya sudah selesai"


" Apa ini sudah kamu periksa?"


" Iya buk, coba ibu cek lagi mungkin ada yang salah. " Buk Ros mengecek berkas itu, Aira memang bisa membuatnya ibu Ros tersenyum karena hasil kerjanya.


" Kamu boleh pulang, karena kerja mu selalu bagus "


" Terimakasih Buk, saya pamit buk" Ucap Aira bergegas keluar dari ruangan buk Ros.


" Di omelin gak ?" Tanya Selfi yang melihat Aira keluar dari ruangan buk Ros.


" Gak tuh, malah buk Ros nyuruh aku pulang cepat hari ini karena kerja aku selalu bagus katanya. "


" Pengen pulang tapi masih banyak kerjaan aku yang belum selesai "


" Sabar aja, jam lima pasti pulang kok"


" itu udah jadwal pulang Aira!!"


" Ya udah aku duluan, sabar tinggal satu jam!"Aira keluar dari gedung ini, baru saja ia berjalan menuju taksi yang ia pesen tapi ia di cegah oleh seorang pria yang mengunakan baju serba hitam, mengunakan topi dan juga masker.

__ADS_1


__ADS_2