Jangan Salahkan Cadarku

Jangan Salahkan Cadarku
44


__ADS_3

Tandai bagian yang typo guys 🙏


Pagi hari telah tiba, Kenzo sedah lengkap dengan pakai seperti biasanya, dan sekarang ia sedang menikmati sarapan paginya. ia sarapan dengan makanan yang di bawa Andre, sedang kan Aira sarapan dengan makanan rumah sakit.


" Hoek Hoek " baru saja ia membuka tutup makannya, Dengan cepat Kenzo berlari menuju kamar mandi, ia memuntahkan isi perutnya. Aira yang melihat itu pun kebingungan, apa tuan Kenzo masuk angin?.


" Hoek Hoek" Kenzo terus saja memuntahkan isi perutnya. Aira yang tidka bisa membantu Kenzo pun, menekan tombol yang ada di dekatnya untuk memanggil dokter. Sedangkan Kenzo masih dalam kondisi yang sama, memuntahkan isi perutnya.


" Ada apa nona?" Tanya dokter Linda.


" Maaf dok, bisakah anda memberikan obat untuk masuk angin?" dokter Linda mengkerut kan keningnya, obat masuk angin?.


" Siapa yang masuk angin nona?"


" Tuan Kenzo, seperti ia tidak terbiasa tidur di ruangan seperti ini, membuat ia masuk angin" Dokter Linda melihat Kenzo keluar dari kamar mandi, sedikit kehilangan tenaga.


" Tuan, apa ada anda merasakan mual-mual?" Tanya dokter Linda, melihat Kenzo membaringkan tubuhnya di sofa itu.

__ADS_1


" Iya, tapi saya tidak masuk angin. " ujar Kenzo.


" Anda tidak perlu khawatir nona, ini hal biasa untuk calon orang tua"


" Apa maksud mu?"


" Hal seperti ini bisa terjadi pada para suami ketika istrinya sedang hamil muda tuan"


Deg deg


" hamil muda?" Aira mencerna apa yang ia denger, apa yang di maksud istri Kenzo dirinya, jikalau bener berarti ia sedang hamil anak dari pria yang ia benci.


Dengan kencang Kenzo berlari menuju ke kamar mandi, ia kembali memuntahkan isi perutnya. Dan pagi sekali Nyonya elma datang dan membawa paper bag di tangganya. ia yang melihat Kenzo seperti itu pun langsung membatunya.


" Mama bantu!! " Ucap nyonya Elma yang melihat Kenzo yang tidak seimbang berjalan.


" Tidak usah, saya bisa sendiri" Tapi apa sekarang ia ingin terjatuh, kalau saja nyonya Elma tidak menahan tubuhnya pasti ia akan tersungkur di lantai itu.

__ADS_1


" Apa kamu sudah sarapan?" Tanya nyonya Elma. dan Kenzo menjawab dengan gelengan kepala, entah sadar atau tidak.


" Mama bawa makanan kesukaan mu, mama ambil dulu" nyonya Elma mengambil paper bag yang ia letakkan tadi di meja Deket tempat tidur Aira.


" Ini makanannya, Ini kesukaan mu kan!!" kata nyonya Elma antusias, Kenzo awalnya enggan mengambil makanan, tapi entah mengapa makanan itu terlihat seperti sangat menarik.


" Terimakasih" Kenzo mengambil makanan itu. nyonya Elma tersenyum melihat Kenzo, yang lahap makan itu.


" Apa yang terjadi sebenernya dok?" Tanya nyonya Elma.


" Nona Aira sedang hamil, dan sekarang tuan Kenzo sedang mengalami yang nama nya morning sickness, tapi in tidak akan berlangsung lama"


" Nak kamu hamil, selamat ya " Nyonya elma langsung memeluk Aira dengan haru, artinya tidak lama lagi ia akan mendapatkan cucu dari anaknya. Tapi lain halnya dengan Aira, ia terdiam tanpa mengucapkan apa pun.


Kenzo yang melihat perubahan wajah Aira, pun menyuruh nyonya Elma dan dokter Linda untuk keluar meninggalkan kan mereka berdua disini.


Aira melihat ke arah Kenzo " Kenapa harus ada bayi di sini?" Lirik Aira, meneteskan Aira mata.

__ADS_1


***


Maaf sebelumnya, kenapa saya gak up dari pagi, alasannya kerena tida pede:v dengan part ini. takut kalian tidak suka huuu


__ADS_2