Jangan Salahkan Cadarku

Jangan Salahkan Cadarku
73


__ADS_3

Cukup lama mereka saling mendiami, tidak ada yang membuka suara. Kenzo masih dengan muka marahnya dan Aira terduduk diam bersalah.


" Maaf mas, aku salah " Kata Aira mendekat ke suaminya. " Aku salah, aku akan mengabari mu terlebih dahulu, dan tidak akan menjadikan mu orang kedua yang menerima kabar dari ku"


" Janji?" Kenzo mengangkat tangan dan mendirikan jari kelingkingnya di hadapan Aira " Janji" Aira menyatukan Keling mereka berdua, membuat senyum itu terbit di bibir Kenzo.


" Sekarang kita makan, sebelum makannya dingin!!" Aira membawa Kenzo ke sopa dan mempersiapkan makanan siang mereka.


" Suapin!"


" Aduh manja sekali sih bayi gede ku ini, bentar ya"


aaaaa " Kenzo melahap makanan yang di suapi oleh Aira. Dan begitu juga dengan Aira, tapi dengan sendok yang berbeda.


" sayang, kanapa kamu tidak memakai sendok yang sama dengan ku?"


" aku bawa dua sendok mas!"


" Kamu jijik ya satu sendok dengan ku?"


Aira mengerutkan keningnya.


" Tidak mas, bukan begitu. ok aku akan pakai sendok yang sama dengan mu" Ucap Aira setelah melihat ekspresi wajah suaminya. " astaga, ada apa dengan nya, kenapa dia sangat sensitif"


" tidak usah suapin aku, aku bisa sendiri"

__ADS_1


deg


Aira menelan ludahnya susah payah.


" Ya tuhan " Aira tidak mau berdebat pun membiarkan apa kemauan suaminya ini. " Terserah kamu dah mas" ucap Aira jengkel.


" Kamu gak mau maksa aku gitu untuk kamu suapi?"


" Hah?"


***


Niat awal, setelah pulang dari kantor Kenzo, ia ingin mengunjungi butik sang mertua, tapi ia urungkan karena rasa kesalnya pada suaminya. kenapa dia sangat aneh hari ini?


Aira pulang dengan rasa kesalnya, bagaimana tidak, suaminya sangat sensitif tenteng semua hal, apa yang di lakukan itu serba salah. mulai dari kenapa dia memakai jilbab warna pink, dan kenapa dia harus memakai sepatu warna putih. Semua ia komentar dari atas sampai bawah. karena tidak mau menghadapi tingkah aneh suaminya itu pun memutuskan untuk pulang lebih awal.


Sore hari.


Aira menunggu kepulangan suaminya karena dia tidak mau membuat ke salah lagi, yang membuat suaminya ini marah..


Sedang disisi lain, Kenzo bersiap untuk pulang. dia tidak mengatakan sepatah kata pun pada Andre, dia berjalan menuju mobil terlebih dahulu..


Di tengah perjalanan Kenzo melihat pendagang kaki lima. Ia melihat bener yang di samping pendagang itu.


" Berhenti!"

__ADS_1


" Ada apa tuan?" Tanya Andre pada tuanya, tumben sekali tuanya ini menyuruhnya berhenti di daerah ini.


" Apa itu makanan enak?"


" Yang mana tuan?" tanya Andre, karena banyak orang yang berjualan di sini..


" Dimsum ayam, apa itu enak ?"


" Saya tidak tahu tuan, saya baru mendengar nama makanan itu" Andre jujur.


" Belikan untuk ku!!"


" Hah?"


" Belikan untuk ku! apa kamu tidak dengar?"


" Baik tuan, saya pergi sekarang" Andre keluar dari mobil dan menuju pendagang yang di maksud tuannya ini. Ini pertama kalinya ia disuruh membeli makanan di pinggir jalan seperti ini, dan apa tadi dimsum ayam?.


" Ini tuan " Andre memberikan dimsum ayam permintaan tuanya.


" Kenapa cuma dua bungkus yang kamu beli?"


" Emangnya anda mau berapa tuan?"


" Beli lagi sana, lima bungkus " Andre menelan ludahnya susah payah, tapi ia tetap mengejar apa yang di minta tuanya ini. Semantar sang tuan, sangat menikmati dimsum ayam yang di beli Andre itu.

__ADS_1


" Kenapa aku baru tahu ada makanan selezat ini" Kenzo menghabiskan dua bungkus dimsum itu.


" ini tuan" Andre kembali dengan membawa lima bungkus dimsum ayam, dan betapa terkejutnya Andre melihat dua bungkus dimsum ayam yang dia bawa tadi sudah habis di makan tuannya ini.


__ADS_2