Jangan Salahkan Cadarku

Jangan Salahkan Cadarku
76


__ADS_3

Morning sickness yang di alami Kenzo tidak terjadi lagi di pagi hari, sekarang ia terlihat sangat sehat.


" Mas, bangun. ini sudah jam setengah delapan" Aira membangun Kenzo, Tapi seperti suaminya ini masih betah berada di dunia kapuknya.


" Aaaauu sebentar lagi sayang, aku masih ngantuk "


" Tapi ini mau jam delapan mas, kamu akan telat ke kantor, Kasian Andre. dia sudah menunggu mu" Tak kehabisan akal Aira menarik selimut yang menutupi tubuh suaminya. " Ayok bangun, dan cepat lah mandi!"


" Sayangggg" Aira tak menghiraukan panggilan suaminya, ia meninggal Kenzo disana. sedang dirinya pergi untuk menemui nyonya Elma.


" Nak dimana suami mu?" Tanya nyonya elma melihat Aira datang sendiri.


"Lagi mandi mah, mama sarapan aja duluan ya, nanti aku sama mas Kenzo belakangan" Setelah mengucapkan itu, Aira kembali ke dalam kamar nya dan ia sangat kesal, ternyata suaminya ia masih enggan untuk beranjak dari tempat tidurnya.


" Mas, kenapa kamu menjadi pemalas seperti ini. cepat bangun mas, Kasian Andre menunggu mu" Tidak ada respon dari Kenzo..


" Sayang, bangun yok. ini sudah mampir jam delapan nanti kamu kesiangan kekantor nya. sayang " mendengar suara lembut istrinya membuat Kenzo langsung bangun dari tidurnya.


" Hehe sayang, Kiss me " Aira menurut permintaan suaminya ini.


"Sekarang mandi ya papa sayang " Aira menirukan suara anak kecil.

__ADS_1


"iya sayang, papa mandi dulunya " Kenzo mencium perut Aira dan kening nya.


Aira menghela nafas setelah suaminya masuk kedalam kamar mandi. Ya, begitulah drama di pagi hari yang akhir-akhir ini Aira jalanin.


***


Kenzo bersama Andre sedang perjalanan menuju kantor tuan Mikael. Tidak hanya Kenzo dan Andre kedua teman gilanya turut hadir.


Sesampainya disana mereka langsung di arahkan menuju ruangan meeting yang telah di sediakan. Ya, mereka sedang menjalani kerja sama. Setelah Meeting mereka berakhir Mikael langsung menyuruh mereka pulang, tapi pikiran si tua dan Sik gila tidak mau.


" Kenapa kamu menyuruh kami pulang, kami ingin melihat kantor mu ini!" ucap Alex.


" iya, kamu sangat pandai mencari arsitek, desain kantor mu ini sangat bagus" puji Deny, Deny adalah pencinta desain bangunan, sering kali ya meniru gaya bangunan yang ia anggap itu sang cocok untuk nya. " Boleh kah aku meminta nomor pendesain kantor mu ini" tanya Dany.


" Waoo, terimakasih. ternyata kamu baik juga"


" Aku memang baik, tapi karena kalian aku jadi jahat. "


" iya iya, maaf kan kami"


Kenzo hanya diam saja dari tadi, ia mencoba menjadi pendengar baik saja, dan tentu saja ini ingin melihat temannya menunjukkan kegilaannya.

__ADS_1


Setelah lama menghabiskan waktu di kantor Mikael, mereka semua memutuskan kembali ke kantor masing-masing, tapi lain halnya dengan Kenzo ia memilih untuk bilang kerumahnya untuk menemui istrinya.


" Sayang, aku merindukan mu" Kenzo memeluk istrinya dari belakang. sedang Aira sedang menaruh buku yang habis ia baca.


" Mas, kenapa pulang?" Tanya Aira karena ini bukan jam pulang suaminya.


" Karena aku merindukan mu sayang" Ucap Kenzo, membawa istrinya untuk duduk di sofa Deket jendela.


" Emangnya tidak masalah kamu pulang jam segini?"


" Gak masalah sayang, aku kan bos-nya"


" Kamu tidak boleh begitu sayang "


" Iya, aku pulang karena tidak tahan dengan rasa rindu yang melanda, lagi pula ini jam makan siang"


" tapi lain kali gak boleh gini sayang, kamu telpon saja aku, nanti aku ke sana dan temenin kamu kerja"


" Ide bagus, tapi sekarang lupakan itu. dan ..." Kenzo menenggang dagu Aira dan menatap istrinya ini " Mas mau yang ini"


****

__ADS_1


Maaf kalau alurnya tidak nyambung, saya kehabisan akal wkwkwk


__ADS_2