Jangan Salahkan Cadarku

Jangan Salahkan Cadarku
39


__ADS_3

Tandai bagian yang typo guys 🙏


Sedangkan di ruangan yang bernuansa putih itu, terlihat Kenzo sibuk dengan laptopnya. Beberapa hari ini, ia selalu membuat dirinya lembur, untuk mengalihkan pikirannya. dan lagi-lagi asistennya lah yang selalu kena getahnya.


Dan sekarang Andre di suruh melaporkan semua aktivitas Aira, selain menyelesaikan tugas kantor yang mondar mandir sana sini, kewajiban utama Andre ia lah, melaporkan apa yang dilakukan istri tuanya ini.


" Tapi aku tidak akan tertipu lagi!" gumam Kenzo yang mendengar laporan Andre, bahwa istrinya menemui ibunya, nyonya Elma.


" Rasanya aku lapar sekali, pesankan aku makan!!" Suruh Kenzo pada Andre setelah Andre membaca laporan itu.


" Baik tuan " Andre langsung menjalan kan tugasnya. " Aku sangat membutuhkan tempat istirahat yang sangat tenang, yang tidak bisa di jangkau oleh tuan" Andre membatin.


Tiga puluh menit kemudian, makanan yang di pesan Andre akhirnya sampai juga. " Tuan ini makanya!"


" Kenapa makanan ini, rasanya sangat aneh?" Tanya Kenzo setelah menyuapi makanan itu.


" Aneh bagaimana tuan? rasanya seperti biasa" Kata Andre setelah memakan makanannya.


" Tapi ini rasanya aneh, apa kamu membelinya di tempat berbeda?"


" Tidak tuan, saya membelinya di tempat biasa" Mendengar itu pun Kenzo tidak mempermasalahkan Dan memakan makanan itu.


" Setelah ini kamu bisa pulang" kata Kenzo setalah menyelesaikan makanya.

__ADS_1


" Terimakasih tuan" Andre langsung undur diri, dan jam juga sudah menunjukkan pukul sebelas malam.


***


Satu Minggu berjalan, hari ini Aira berniat menemui Kenzo. Aira pun langsung menuju lantai paling atas di gedung ini, karena di sana lah Kenzo berada.


" Maaf, tuan Kenzo nya ada? " Tanya Aira pada sekretaris Kenzo.


" kamu ada perlu apa sama tuan Kenzo " Tanyanya dengan sinis.


" Ada sesuatu hal yang harus saya sampaikan " Ucap Aira menunjukkan berkas yang ada di tangannya.


" ada apa ini?" Tanya Andre yang melihat perdebatan antara sekretaris ini dan Aira.


" Dia ingin menemui tuan Kenzo, tuan " Jawabnya.


" Pasti wanita itu ingin menjual tubuhnya pada tuan Kenzo, tampang aja alim, dan nyatanya" Gumam sekretaris itu merendahkan Aira, dan memberikan senyuman penuh ejekan.


tok tok


" Masuk "


" tuan nona Aira ingin bertemu dengan anda!" Kenzo yang mendengar nama Aira pun menghentikan aktivitas. " Suruh ia masuk!!"

__ADS_1


" Nona mari masuk, tuan menunggu anda"


" Terimakasih tuan"


" Jangan biarkan siapapun yang masuk, termasuk kamu. " perintah Kenzo pada Andre, karena ini momen yang sangat ia tunggu, bisa berbicara lagi dengan Aira.


" Duduklah" Kata Kenzo mempersilahkan Aira duduk. dengan muka yang sangat dingin, Aira menyembunyikan kegugupannya. setelah ia dan Kenzo duduk di kursi khusus tamu itu, Aira langsung menyodorkan amplop yang ia bawa.


" Apa ini?" Kenzo menerima itu, dan mulai membukanya. setalah tahu apa yang Aira berikan padanya, Kenzo sangat marah. ia meremas Kertas itu dan membuangnya.


" kenapa kamu ingin bercerai dari ku?" tanya Kenzo menahan amarahnya. bisa-bisanya wanita ini mengajukan perceraian tanpa sepengetahuannya. dan berani sekali ia memberikan surat laknat itu pada dirinya.


" Berikan aku alasan?!!" pinta Kenzo penuh penekanan. Menatap wanita yang sudah berhasil meluluhkan hatinya.


" Karena tidak ada janin di dalam rahim saya!!" Jawab Aira lantang. mendengar itu Kenzo marah.


" Jadi jika ada janin di dalam rahimmu, kamu akan berada di sisiku?" Tanya Kenzo mendekat kepada Aira, sontak itu membuat Aira takut.


" Jangan mendekat!!"


" Kenapa, bukankah ini yang kamu mau?" Kata Kenzo terus mendekat dan membuka jas yang ia kenakan dan meletakkan di sopa itu.


" saya mohon jangan mendekat!!"

__ADS_1


***


masalah satu belum selsai, eh malah ditambah lagi. rumit kali kisah kalian...


__ADS_2