Jangan Salahkan Cadarku

Jangan Salahkan Cadarku
68


__ADS_3

Tandai bagian yang typo guys.


Sedangkan sisi lain, nyonya Elma dan juga Aira baru saja memasuki kamar. Setelah membantu Aira untuk duduk di kasur, ia pun ikut duduk di pinggir kasur.


" Nak, apa kamu marah dengan Kenzo?" Tanya mama Elma ragu. Tapi jika Aira marah itu adalah hak dia, dia istri Kenzo.


" Aira tidak marah mama, Aira hanya kesel saja, mereka selalu berdebat." Jawab Aira, ia memang tidak marah, melainkan kesal melihat kedua peria itu, mereka selalu berdebat dan tidak akan menunjukkan titik terang jika tidak ada yang menghentikan mereka.


" Beneran kamu tidak marah nak?"


" iya ma, Aira memenang tidak tahu bagaimana kehidupan Kenzo di masa lalu, tapi Aira yakin Kenzo orang baik"


" Terimakasih ya nak, kamu hadir di kehidupan Kenzo, mama sangat senang dan sangat beruntung " Ucap nyonya Elma tulus, ia sangat menyayangi menantunya ini.


" Aira juga, bahagia melihat mama dan Kenzo sudah berdamai " keduanya tersenyum terharu.


ckelek

__ADS_1


Kenzo membuka pintu kamar, membuat dua wanita itu mengakhiri perbincangan nya. " Mama keluar dulu" setelah mama Elam keluar, Kenzo berjalan mendekati ke istrinya.


" Sayang, kamu percaya pada ku kan?" Tanya Kenzo, ia tidak mau istri tercinta ini salah paham.


" Mas, aku mau istirahat" Jawab Aira menarik selimut untuk menutupi tubuh nya.


" Sayang, kamu bener marah?!" Mendengar pertanyaan itu, Aira menghela nafasnya.


" Aku gak marah mas!!. "


" Kamu seperti menghindar sayang, tidak ingin berbicara dengan ku" Ucap Kenzo menundukkan kepalanya. tunggu apa peria ini sedih karena sikap istrinya.


" Aku percaya sama kamu, aku tidak tahu kehidupan mu di masa lalu, yang aku tahu hanyalah kamu suamiku dan aku percaya padamu"


" Lalu mengapa kamu pergi tadi?"


" Mas tahukah kamu, tubuh ku rasanya ingin cepat di rebahkan di kasur yang empuk ini, tapi kamu dan Mikael malah berdebat, dari pada aku mendengar perdebatan mu, mendingan aku langsung ke kamar"

__ADS_1


" Jadi kamu tidak marah?" Aira menjawab dengan anggukan kepala.


" Mas kira kamu marah sayang" ucap Kenzo lega. "Sayang, mas tinggal ke kantor tidak apa kan?"


" iya mas, kan ada mama juga disini!"


" Iya udah kalau gitu mas pergi dulu " Kenzo melangkah kakinya menuju pintu kamar, tapi belum sampai itu ia membalikan badannya.


" Sayang ada yang ketinggalan" Ucap Kenzo, kembali berjalan menuju Aira. CUP . Kenzo mencium bibir Aira sekilas. Aira yang mendapatkan itu pun hanya terdiam dengan apa yang di lakukan Kenzo.


" Sayang, boleh kan" Ucap Kenzo menatap Aira, entah setan mana yang merasuki Aira, ia mengangguk kepalanya. Kenzo pun langsung melancarkan aksinya.


" Bibir ini, milik ku, dan candu ku" Ucapnya menyentuh bibir Aira. " Terimakasih sayang, mas pergi dulu" dan terakhir Kenzo mencium kening Aira. sedangkan Aira seperti terhipnotis dengan apa yang di lakukan suaminya pada dirinya. Kenzo telah hilang dari hadapannya, membuat dirinya sadar.


ia menyentuh bibirnya sendiri " Bibir ini?" Ingin sekali Aira berteriak histeris, apa ia melakukan nya tadi?. senyum geli, dan senang itu menjadi satu.


" Dia sangat pandai membuat ku terbuai" Lirik Aira, suaminya sangat pandai membuat dirinya terbuai dengan permainannya. Kenzo sangat romantis padanya, sebelum kejadian ini menimpanya. tapi sekarang, ia kembali merasakan keromantisan suaminya ini, selalu minta izin terlebih dahulu.

__ADS_1


***


Semoga kalian suka 🤍 terimakasih sudah mampir 🤍 Jangan lupa like vote and comments 💥 jangan lupa GIF 🔥


__ADS_2