
Tandai bagian yang typo guys 🙏
" Bagaimana?"
" Semuanya sudah siap tuan"
" game selanjutnya" Senyum miring diujung bibir Pria itu.
****
Sedangkan disisi lain Kenzo, Alex dan Deny sedang membicarakan hal yang serius. " Jadi, menurut kalian mama ku tidak bersalah?" Tanya Kenzo menatap Alex dan juga Deny.
" Menurut apa yang kami dapatkan, mama Elma sama sekali tidak bersalah disini, melainkan ia adalah korban, Tapi itu belum di pastikan karena tidak ada Rekaman CCTV" jelas Alex.
" Tapi bagaimana Elsa bisa melakukan itu semua?"
" Karena ia mengincar hartamu dan setelah itu ia akan kabur bersama kekasihnya yang sedang ada di luar negeri sekarang, tapi kami sangat kesulitan melacak ke keberadaannya, dia bukan orang sembarangan! Teman Elsa juga mengatakan kalau kita harus berhati-hati dengan kekasih Elsa. "
" Aku tidak akan melepaskan pria brengsek itu, aku akan membuat dia merasakan penderitaan ku" Janji Kenzo pada dirinya sendiri, karena ulah pria dan kekasihnya ia harus melewati hari yang sulit, jika tidak ada Andre yang mendorongnya untuk bangkit di saat ini, mungkin ia tak akan seperti sekarang.
" Ternyata wanita yang kamu dambakan itu tidak lebih dengan wanita ******* " Ucap alex tanpa sensor.
" Kamu bener Alex, aku yakin permainan Elsa di atas ranjang pasti sangat memuaskan" Ucap Dedy.
Brak Brak
__ADS_1
Kenzo memukul meja itu, dan pergi meninggalkan kedua teman yang sangat berakhlak ini.
" Dia kenapa? " Tanya Deny, pada Alex.
" Mungkin ia merasa rugi, karena dulu ia tidak mau menyentuh Elsa, hahah" Kedua pria yang berakhlak tertawa melihat kepergian Kenzo dengan muka merah.
***
" Ini sangat membosankan, Apa yang harus aku lakukan di rumah ini?" Tanya Aira berbicara sendiri, Kenzo bener-bener tidak mengijinkan untuk berkerja, dan sekarang kemana pun ia berjalan di rumah ini pasti akan ada pelayan yang mengikutinya.
" Assalamualaikum ummi" Sapa Aira setalah telpon itu tersambung.
" Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, kamu sehat nak, bagaimana kabar Suami?"
" Alhamdulillah kami juga baik disini nak"
" ummi Aira ingin bicara sesuatu sama ummi" Aira menjeda ucapannya " Ummi dan Abi akan jadi nenek dan kakek "
" Bener ini nak? Alhamdulillah" ucap ummi Aira. Perbincangan hangat dan haru antara anak dan orang tua itu pun berlanjut, sampai telpon itu terputus.
Karena merasa bosan ia ke dapur, terlihat beberapa pelayan ada di sana. Aira melihat persedian makanan disini, "lengkap sekali" Gumam Aira.
" Mbak saya bisa pinjem dapurnya gak? saya mau bikin kue" Para pelayan yang mendengar apa yang istrinya tuanya ini Katakan terkagum-kagum. Beda dengan kekasih tuannya dulu Elsa.
" Boleh Nona, tapi tuan berpesan ada tidak boleh mengerjakan yang berat-berat. "
__ADS_1
" Saya hanya ingin membuat kue, tidak lebih" Aira memulai mengambil bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kue, dan di bantu oleh beberapa pelayan.
Aira Sangat menikmati kegiatan nya ini, Membuat kue kukis seperti ini sangat Seru bersama bersama pelayan di rumah ini, setelah penantian mereka akhirnya kue kukis mereka pun akhirnya jadi.
" Alhamdulillah jadiii" Aira mencoba kue kukis itu. " Enakk, kali coba juga dong". mereka semua menikmati kukis buatan mereka.
" Tuan Andre " Panggil Aira melihat Andre hendak keluar rumah.
" Ada apa nona?" Tanya Andre..
" Tunggu di sini sebentar, jangan kemana-mana!!" Andre hanya menurut saja. tak berapa lama Aira pun datang membawa paper bag yang berisi kue kukis tadi yang ia bikin.
" ini buat anda" Ucap Aira.
" Apa ini nona?"
" kue, anda harus memakannya"
" Buat tuan gak ada nona?" Tanya Andre yang melihat cuma satu box yang ada di paper bag itu.
" Astaga kenapa aku bisa lupa, gimana dong, kuenya sudah habis. " ucap Aira, " ini buat kalian berdua saja, terserah anda mau bagi ke tuan Kenzo atau tidak, itu hak anda" Ucap Aira meninggalkan Andre, Andre hanya bisa menggeleng kepalanya melihat istrinya tuanya ini.
***
Lagi males mengomentari....
__ADS_1