Jangan Salahkan Cadarku

Jangan Salahkan Cadarku
78


__ADS_3

Hari cepat berlalu, tak terasa usia kandungan Aira sudah menginjak tujuh bulan, ini tidak mudah untuk dia jalani, tapi demi sang buah hati Aira sangat menikmati masa masa hamil ini.


Kedua pasangan suami-istri itu terlihat sangat serasi ketika mengunakan pakaian yang senada, Aira memilih gaun yang senada dengan suaminya karena mereka akan menghadiri acara ulang tahun kantor Kenzo, dan Kenzo akan mempublikasikan hubungan mereka.


Nyonya Elma, Mikael, Dany dan juga Alex turut hadir nanti. Kenzo dan Aira memasuki gedung secara bergandengan, kedatangan keduanya menjadi pusat perhatian, terutama Aira yang sedang hamil besar.


Siapa wanita itu?


Apa itu Istrinya?


Mereka sangat serasi?


Banyak yang bertanya-tanya tentang siapa Aira dan apa hubungannya dengan tuan Kenzo. Aira yang merasa dirinya menjadi pusat perhatian hanya bisa tertunduk malu dan risih..


" Angkat kepalamu sayang" bisik Kenzo.


"aku malu"


" Kamu tidak perlu malu, angkat kepala mu"


Melihat Kenzo dan Aira yang berbisik bisik, para tamu undangan yang hadir di buat gemas dengan itu.


kenzo dan Aira duduk di tempat yang di sediakan, disana juga terlihat nyonya Elma dan kedua orang tua Aira..


" Kamu sangat cantik nak" Puji nyonya Elma pada Aira.


" Kalian terlihat sangat serasi, Abi dan ummi bahagia melihat kalian berdua bahagia" Ucap ummi melihat putri kesayangannya, yang sudah memiliki pendamping yang sangat menyayanginya.


" Bener kata ummimu nak, kalian sangat serasi" pungkas Sang Abi.


" Terimakasih ummi Abi, anak Abi emang sangat cantik, bukan dari luar saja tapi dia memiliki kecantikan dari dalam hatinya. "


" lihatlah wajah menantuku ini merah padam " mereka tertawa bahagia dan terharu..


" Sayang kenapa harus malu, lihat Abi Sama umi sampai menagis karena diri mu"

__ADS_1


" Mas!!"


Mereka kembali tertawa melihat Aira, Aira sangat menggemaskan.


****


Acara puncak..


" Selamat malam semuanya, saya sebagai direktur di perusahaan Wijaya group mengucapkan terimakasih banyak atas kehadiran anda semua dia acara ulang tahu Wijaya group yang ke dua puluh lima tahun ini"


" Terimakasih kepada semua staf yang terkait dalam bentuk apapun dan terimakasih kepada Andre asisten pribadi saya, yang selalu siap siaga menangani kendala yang ada di kantor ini, tampa dia saya bukan siapa-siapa" ucap Kenzo, Andre memang berhak mendapatkan apresiasi ini, karena tanpa bantuan dari Andre memungkinkan masih banyak kendala yang harus Kenzo tangani. tapi semua terlihat normal di atas pengawasan Andre.


Temu undangan memberikan tepuk tangan untuk Andre.


" Karena kerja keras yang di lakukan Andre selama ini, saya ingin memberikannya dia hadiah. Anak cabang perusahaan yang ada di xxx resmi menjadi milikmu hari ini!!" sorak para tamu terdengar di gedung ini.


sementara Andre yang mendengar itu terlihat sangat syok dan tidak menyangka sang tuan akan bertindak sejauh ini.


" Kepada Andre, boleh naik ke atas sini" Kenzo menyuruh Andre naik ke atas bersama. dengan kaki yang bergetar, wajah datar Andre naik ke atas podium.


" Tuan ini terlalu berlebihan"


" Tidak ini tidak berlebihan, kamu pantas mendapatkannya "


Andre ragu menandatangani surat tersebut, tapi karena desakan dari sang tuan akhirnya surat tersebut berhasil di tandatangani oleh Andre.


Anak perusahaan di kota xxx resmi menjadi milik Andre.


" Dan pada kesempatan ini, saya ingin memberitahu sesuatu pada anda semuanya yang hadir di gedung ini. sebelumnya saya ingin mengatakan sesuatu"


" Dibalik ini semua ada wanita hebat yang ada dibelakang saya selain mama saya, dia sosok yang baru dalam hidup saya, kurang dua tahu dia menemui saya, dan sekarang dia sedang mengandung buah hati kami,


Kenzo berjalan menuju Aira, sambil berkata.


" Maaf telah membuat mu nangis karena ulah Ku, terimakasih masih mau menerima ku menjadi suamimu" Kenzo berjongkok di dekat kursi yang di duduki Aira, di saksikan para tamu undangan dan banyak kamera yang memotret apa yang di lakukan Kenzo.

__ADS_1


" Mas, berdiri!" Aira menyuruh Kenzo berdiri.


Kenzo mengeluarkan kotak perhiasan yang berisi cincin berlian yang sangat mewah.


" Will you live with me forever "


Aira menganggukkan kepala pertanda ia setuju, dan terasa Aira matanya membasahi pipinya.


Kenzo meraih tangga Aira dan memasangkan cincin berlian itu dan setelah ikut memeluk Aira, tak terasa air mata Kenzo terjatuh kerena terharu.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.TAMAT..

__ADS_1


__ADS_2