
Tandai bagian yang typo guys 🙏
Kenzo bernapas lega ketika sudah masuk ke dalam mobil " Syukurlah kamu datang tepat waktu" ucapnya pada Andre.
" Memang ada apa tuan, anda seperti telah melewati sesuatu yang sulit?" tanya Andre dengan berani.
" Kamu bener Andre, ini lebih sulit dari apa pun itu, hampir saja aku ketahuan kalau aku tidur di sampingnya kemarin malam " ucap Kenzo membagi keluh kesahnya.
" Ternyata anda takut pada nona Aira" Ucap Andre, terbit senyum di bibir Andre..
" Hai siapa bilang aku takut padanya aku hanya.. ah sudahlah"
" Itu normal tuan, kebanyakan laki-laki akan takut pada istrinya karena ada beberapa hal, Dan salah satunya karena anda sangat takut nona pergi dari anda" Ucap Andre bijak.
" Kenapa kata-kata mu seperti orang yang sangat berpengalaman, Apa jangan-jangan kamu sudah berkeluarga dan menyembunyikan itu semua dari ku"
" Anda tahu semua tentang saya tuan, kita sudah sampai tuan"
" Cih... dasar laki-laki kesepian!"
Kedua pria ini berubah menjadi dingin, dan berjalan masuk ke dalam perusahaan yang sangat besar, dan menjulang tinggi itu.
" Selamat datang tuan Kenzo" sambut Bianca.
" Hoek Hoek " Kenzo muntah dan mengenai high heels Bianca,ia muntah ketika ia mencium wangi parfum Bianca yang sangat menyengat.
__ADS_1
" Tuan anda kenapa? "
" Hoek Hoek " Kenzo langsung menjauh dari Bianca.
" Maaf nona bianca, sepertinya tuan Kenzo masuk angin, Maaf atas kejadian ini" setelah mengatakan itu Andre langsung pergi meninggalkan Bianca yang sedang yang sedang kesel.
" Rencana ku gagal total, dan apa ini menjijikkan" Ucap Bianca melepas high heels nya.
***
" Antar aku pulang "
" Baik tuan " seperti tidak akan ada acara lembur lagi untuk hari ini, tuannya minta untuk pulang tepat pukul lima sore, itu artinya Andre terbebas dari namanya lembur.
" Baik tuan"
Sedangkan kan Aira yang merasa bosan di kamarnya pun keluar, pelayan semua sibuk, dan nyonya Elma satu jam yang lalu ia pamit pulang, karena sudah sore, ia tidak mau kenzo melihat dan marah ia masih di rumah ini.
Aira berjalan menuju pintu utama, tak lama pintu itu pun terbuka, menampilkan pria dengan stelan jas dan celana kain yang sangat terlihat mewah.
" apa ia menyambut ku" gumam Kenzo ke percaya diri.
" Berikan aku pelukan!!" ujar Kenzo membuka kedua tangannya bersiap menerima pelukan dari Aira.
" Hah? "Aira begitu shock mendengar apa yang Kenzo katakan, makin kesini makin ngelunjak permintaan ayah dari anaknya ini.
__ADS_1
" Iya, berikan aku pelukan, bukan kah kamu menyambut ke pulangan ku?"
" Tidak, aku tidak menyambut ke pulangan anda tuan, ini hanya kebetulan saja" Kenzo yang mendengar itu pun kecewa, harapannya tidak sesuai keinginannya.
Beberapa pengawal yang ada di sana menahan tawanya, termasuk Andre yang menyaksikan kekonyolan tuannya ini.
Kenzo langsung masuk ke dalam, ia sangat malu. tapi Kenzo menyembunyikan itu semua dengan pura-pura tidak memperdulikan itu semua, ia pemilik rumah ini tidak akan ada yang berani membicarakan tentang kejadian yang tadi.
" Maaf nona, setidaknya jangan langsung di ulti" Ucap Andre pada Aira menahan tawanya.
" Maksud anda ?"
" Apa anda tidak tahu, tuan sang mengharapkan anda menyambutnya pulang kerja, terus anda memberikan tuan, pelukan dan ciuman sebagai hadiah kerena tuan telah berkerja keras untuk hari ini, tapi anda menghancurkan harapan tuan"
" Oo iya, tapi jujur saya tidak ada niatan tadi untuk menyambut kepulangannya"
" Tidak usah merasa bersalah nona, anda bisa menggantinya, itu di kamar nanti" kata Andre memberikan saran pada Aira, entah mengapa Andre banyak bicara ketika bersama dua pasutri ini. " Dan ini tas tuan nona, jangan lupa untuk melakukan saran yang saya berikan "
" Anda sangat aneh tuan " Aira meninggalkan Andre yang masih berdiri disana, kepergian Aira membuat tawa Andre pecah, dan pengawal itu pun ikut tertawaan, mentertawakan ke kekonyolan tuannya.
" Diam kalian!!"
***
Kasian Sik Bambang, mungkin ada yang mau menyambut kepulangan Kenzo? terus memberikan pelukan dan ciuman sebagai hadiah wkwkwk
__ADS_1