Jangan Salahkan Cadarku

Jangan Salahkan Cadarku
72


__ADS_3

" Tapi kamu di balik semua ini, pria tua" Mikael sudah sangat kesal dengan pria tua ini, ia tidak habis pikir dengan apa yang di lakukan Kenzo padanya. " Dan aku sarankan pada mu, berhenti bergaul dengan kedua teman mu itu, agar kamu tidak gila seperti mereka "


" Aku akan memberi tahu kedua teman ku yang kamu bilang gila itu, dan selamat menikmati apa yang akan mereka lakukan pada mu."


" Pria tua yang gila!" Mikael meninggal ruang pria tua ini, jika bener pria tua itu kan mengadukannya kepada kedua temannya yang gila itu, ia harus cepat meninggalkan tanah air.


***


Sedang di sisi lain, Aira sibuk mempersiapkan bekal untuk suaminya. Aira berniat mengunjungi suaminya di kantor dan menemani suaminya untuk makan siang.


" Selesai " Aira seneng melihat kota makan itu sudah tertutup rapat. tugasnya sekarang, menelpon asisten suaminya dan bersiap pergi.


Beberapa menit kemudian.


" Nak kamu mau kemana?"

__ADS_1


" Aku pergi ke kantor mas Kenzo, aku ingin memberikannya kejutan."


" Tapi mama tidak mau kejadian dulu kembali terulang lagi nak, mama temenin ya" kata nyonya Elma, ia tidak mau kejadian yang pernah menimpa menantu kembali terjadi lagi. Semenjak kejadian itu, ini pertama kali Aira akan menginjakkan kakinya di kantor suaminya.


" Mama tidak perlu khawatir, aku sudah memberi tahu Andre, dan Andre sudah menugaskan anak buahnya untuk berjaga" awalnya Aira menolak akan apa yang di lakukan Andre, tapi Andre mengingat tentang kejadian yang pernah menimpanya, dan mau tak mau Aira menurut.


" Bagus kalau begitu nak, Tapi mama akan tetap menemani mu!"


" Tidak ma, mama baru pulang, jadi mama istirahat lah, jangan khawatir. "


" Baiklah jika itu kemauan mu, mama akan diam disini. jaga dirimu baik-baik, kalau mau beli sesuatu surah lah supir atau anak buah Andre untuk membeli, jangan turun dari mobil sebelum kamu sampai di kantor Kenzo!!"


Aira turun dari mobil dan di ikuti beberapa pengawal, dan terlihat Andre menunggu ke hadirannya disana. Aira pergi bersama Andre menuju ruangan Kenzo, sedang anak buah yang tadi mengikuti Aira kembali ke mobi masing-masing, mereka menunggu disana.


" surprise " ucap Aira membuka pintu ruangan Kenzo.

__ADS_1


" Sayang kamu disini?"


" Hehe iya, aku mau makan bersama dengan mu, jadi aku kesini"


" kenapa tidak menghubungi mas terlebih dahulu?"


" Kan aku mau kasih kejutan pada mu mas, aku tadi sudah menghubungi Andre, aku akan kesini, dan dia menugaskan anak buahnya untuk menjaga ku, kamu tidak perlu khawatir" Aira tahu, pasti suaminya ini khawatir pada dirinya.


Kenzo yang mendengar itu terdiam. mukanya datar tidak menunjukkan kesenangan.


" Mas, kamu tidak senang aku datang kesini?" Tanya Aira yang melihat wajah suaminya, tidak ada kebahagiaan disana, muka suaminya sangat datar, tidak ada ekspresi.


" Kenapa tidak mengabari ku terlebih dahulu, kenapa harus Andre yang kamu kabari, suami mu itu aku bukan Andre!!" Aira terdiam, dia melihat ke arah suaminya, terlihat sangat marah.


" Maaf aku tidak bermaksud lain, aku hanya ingin membuatmu terkejut melihat kehadiranku disini, dan membuat mu bahagia, tapi ternyata aku salah, maaf "

__ADS_1


" lain kali kabari aku terlebih dahulu, jangan jadikan aku yang kedua untuk mendapatkan kabar dari mu"


Aira mengerti suaminya ini sedang cemburu, dan terlihat jelas dari ucapan suaminya, terdengar sangat ketus. Aira menundukkan kepalanya ia tidak berani menatap suaminya, ia sang merasa bersalah.


__ADS_2