Jangan Salahkan Cadarku

Jangan Salahkan Cadarku
55


__ADS_3

Tandai bagian yang typo guys 🙏


Seperti kata Aira, ia ingin pergi ke taman-taman bersama Andre. Dan itu semua tak lepas dari pengawasan Kenzo.


" Jangan deket-deket istri ku!!" Perintah Kenzo pada Andre, pada kenyataannya Andre berjalan di belakang Aira dan tuanya ini.


" Mas kamu kenapa sih, tuan Andre berjalan dari tadi di belakang kita. kamu kenapa sih?" Tanya Aira, Melihat tingkah suaminya yang menurutnya terlalu berlebihan.


" Jangan panggil dia tuan, panggil dia Andre, dia bawahan aku!!"


" cih.. Aku gak habis pikir dengan sikap mu ini"


" Memangnya kenapa dengan sikap ku ini?"


" Tidak tahu" Jawab Aira cepat tidak ingin berdebat dengan suaminya ini, di tempat umum.


Aira terus berjalan, banyak sekali para orang tua bersama dengan anaknya sedang bermain di sini. Berlari kesana- kesini dengan senyum bahagia.


" Tuan bisakah Anda melakukan itu?" Tanya Aira pada Andre, ia menunjuk odong-odong itu. Andre yang melihat ke arah yang di tunjuk istri tuanya ini hanya bisa menelan ludahnya dengan kasar.


" Melakukan apa nona?"


" Naik odong-odong itu!!"

__ADS_1


" hah? itu hanya untuk anak-anak nona! Saya tidak bisa melakukannya!" Jawab Andre shock. apa ia akan di suruh naik wahana anak-anak itu, pasti orang yang melihatnya akan mentertawakan dirinya.


" Siapa bilang aku menyuruh anda untuk naik? tapi kalau anda mau boleh juga deh" mendengar itu pun Andre langsung terdiam. Apa yang ia katakan tadi di anggap saran oleh nona nya ini. sedangkan Kenzo tertawa mendengar apa yang di katakan Aira.


" Kamu kenapa tertawa?" Tanya Aira pada Kenzo.


" Aku sedang membayangkan dia naik itu, pasti dia akan di tertawakan banyak orang" ucap Kenzo tertawa.


" Tapi aku ingin melihat kamu juga yang naik itu!" kata Aira menghentikan tawa Kenzo, dan membuat Andre ingin tertawa, tapi ia juga sedih harus mengikuti keinginan istri tuanya ini. Tapi tidak masalah, kerena ia akan bersama dengan tuannya ini, seorang Kenzo Wijaya Pratama, seorang pebisnis handal akan naik odong-odong, demi keinginan sang istri.


***


Hari cepat berlalu, hubungan Kenzo dan Aira makin dekat. Mereka seperti layaknya pasangan suami-istri pada umumnya, tidak ada yang kedinginan satu sama lain.


" Sayang " ucap Kenzo Memeluk Aira dari belakang dan seperti biasa ia selalu mengelus perut istrinya yang terlihat membuncit.


" hm, mas geli" Ucap Aira ketika Kenzo mencium lehernya.


" Tapi kamu suka kan sayang"


" Mas udah deh, kamu mau ke kantor lho, nanti kamu telat!"


" Tapi aku ingin melakukan ini sayang" kenzo selalu melakukan itu setiap ia memeluk istri. pasti akan selalu meninggalkan jejak disana.

__ADS_1


" Mas!! berhenti gak!! Aku marah nih" Kata Aira dengan memasang muka marahnya.


" Iya iya aku berhenti, Kamu sih"


" aku kenapa?"


" gak ada sayang hehe " ucap Kenzo memperlihatkan gigi putihnya itu. " Udah doang jangan marah ya "


" Habis kamu sih, heran suka banget sama leher aku"


" Sayang, dimana-mana kalau laki-laki lihat leher semulus ini, pasti dia akan tergoda"


" Oo jadi kamu selalu tergoda gitu?"


" iya kan aku normal sayang, pasti tergoda lah"


" Oo gitu, jadi setiap kamu lihat wanita di luar sana yang leher mulus Kayak aku gini juga, kamu juga tergoda sama dia?" kenzo terdiam, ia menyesali perbuatannya tadi.


" Bukan begitu sayang, aku tergoda cuma sama kamu doang, sumpah!!" Ucap Kenzo, membuat jarinya menjadi V.


" Omongan laki-laki gak bisa dipercaya " Mendengar itu, Kenzo kembali melakukan apa yang ia lakukan pada leher Aira. " ah mas!!"


**

__ADS_1


Maaf Lama gak up, semoga kalian suka dengan part ini.


__ADS_2