Jangan Salahkan Cadarku

Jangan Salahkan Cadarku
64


__ADS_3

Tandai bagian yang typo guys 🙏


Kehidupan Kenzo kacau, ia tidak pernah tidur ia selalu mencari keberadaan Aira tapi tetep saja hasilnya nihil. Entah Aira ingin menghilang darinya atau Kenzo yang sangat gegabah, sampai ia tidak menemukan keberadaan istrinya.


Hari ini, Kenzo ada pertemuan dengan kliennya, pebisnis yang tak kalah terkenal seperti dirinya. dengan keadaan hancur Kenzo berusaha proposional. ia harus tampil seperti biasanya. dan topeng penyelamat nya.


" Selamat pagi taua Mikael, lama tidak bertemu" Sapa Kenzo ramah dan menjabat tangan Mikael tapi di tepis sama pemuda itu.


" Cih, sudah berapa kali aku peringatkan jangan panggil aku tuan, kamu lebih tua dari ku!!"


" Santai bro, kenapa kamu emosional seperti ini "


" Kamu selalu membuat ku kesal, dan untung saja kedua teman mu yang gila itu tidak ada di sini "


" Hati-hati kalau ngomong, kamu bisa habis nanti sama mereka. mata-mata mereka selalu ada dimana!!"


" Cih " Mikael melirik ke arah Andre yang hanya dia saja sejak tadi. " Kenapa dangan mukanya?" Tanya Mikael melihat ke arah Kenzo, dan itu berhasil membuat wajah Kenzo yang tadinya ramah, berubah menjadi dingin.


" Tidak usah di bahas, mari kita selesai ini semua. aku sedang sibuk. " ucap Kenzo, suasana tiba-tiba menjadi sangat canggung. Mikael memperhatikan penampilan Kenzo, terlihat jelas lingkaran hitam di matanya.

__ADS_1


***


Sudah lebih satu jam mereka membahas tentang proyek besar mereka. ditengah-tengah pembicara mereka, telpon Mikael berbunyi.


" Ya, hallo"


.....


" Saya akan kesana" Mikael menutup telponnya, dan izin pergi, ia menyuruh asistennya untuk melanjutkan pembahasan ini.


" Hai, kenapa kamu pergi sebelum ini selsai?" Tanya Kenzo kesal dengan anak muda yang satu ini. tapi walaupun ia kesal, ia tidak bisa melampiaskan kekesalannya..


" Astaga bocah ini " Ucap Kenzo melihat kepergian Mikael. Tapi tunggu ada yang aneh disini, urusan apa yang membuat Mikael sampai pergi seperti ini, bukan kah dia tidak ada keluarga disini?.


sedang disisi lain, Aira sudah sadarkan diri. ia merasa asing dengan tempat yang ia tempati sekarang. " apa aku di rumah sakit " Gumam Aira


" Syukur lah kamu sudah sadar" ucap Mikael, berdiri di samping Aira.


" Siapa anda, kenapa saya ada disini?" Tanya Aira melihat peria asing berdiri di samping ranjangnya.

__ADS_1


" saya Mikael, saya yang membawa kamu kesini!"


" emangnya apa yang terjadi ke pada saya?" tanya Aira ia, meraba perutnya. kenapa perutku rata?"


" Kenapa perut ku rata?" Aira berusaha duduk untuk melihat perutnya. tapi rasa sakit di tubuhnya membuat ia merasa ngilu.


" Kenapa tubuh ku sakit sekali" Tangis Aira. " Anak ku " Aira menangis sejadinya. ia tidak kuasa menerima kenyataan ini. " Anak ku, ini tidak mungkin" Aira mengamuk ia tidak bisa mengontrol emosi nya ia tidak peduli dengan rasa sakit di tubuhnya " Anakku" suara Aira melemah karena dokter langsung menyuntikkan obat penenang.


" Kasih sekali kamu" Lirik Mikael. " Apa ini akan berdampak ke mentalnya dok?" Tanya Mikael khawatir dengan keadaan Aira.


" Kemungkinannya iya tuan, tapi saya belum bisa memastikan itu. "


" Jika itu terjadi, apa itu akan membuatkan waktu yang lama untuk sembuh"


Dokter yang menangani Aira, menjelaskan apa saja dampak akan terjadi pada Aira dan berapa lama waktu penyembuhan nya. Melihat respon awal Aira, itu hal bisa terjadi ketika calon ibu mengetahui dirinya keguguran. Kadang ada yang akan berdampak ke mentalnya dan juga ada yang tidak sama sekali.


****


Semoga kalian suka 🤍 jangan lupa like vote and comments 💥 Kepala saya lagi mumet, jadi kalau kalian gak suka di part ini komen aja. ok...

__ADS_1


__ADS_2