Jangan Salahkan Cadarku

Jangan Salahkan Cadarku
45


__ADS_3

Tandai bagian yang typo guys 🙏


Aira melihat ke arah Kenzo. " Kenapa ada bayi disini?" lirik Aira, meneteskan Air mata. " Kenapa ?" teriak aira.


" Sekarang anda puas, Puas!" Teriak Aira menagis sejadi-jadinya. Kenzo memeluk istrinya dengan erat, walaupun Aira memberontak tapi tetap saja tenang Kenzo lebih besar darinya.


" Kenapa harus ada bayi disini" Hati Aira rasa senang dan sedih jadi satu, di sisi lain ia bahagia bisa di beri anugerah sebagai wanita yang seutuhnya, dan di sisi lain ia merasa sedih karena anaknya ada karena sebuah kesalahan.


" Tenanglah, aku mohon" pinta Kenzo, sampai tidak ada lagi tangisan yang terdengar. Kenzo melepas pelukannya dan ia duduk di pinggir ranjang. " Aku mohon terima dia sebagai anak kita, Jika kamu tidak menginginkannya jangan gugur kan dia, dia tidak salah yang salah aku" kata Kenzo tulus.


" Tolong terima dia!" Kenzo meneteskan air matanya, ia tidak ingin Aira menggugurkan kandungannya, anak itu tidak bersalah dan Aira juga tidak bersalah disini, dirinya lah yang salah disini.


" Aku menerimanya, tapi aku merasa bersalah " Ucap Aira menguatkan hatinya. ia tidak ingin anaknya kelak menerima apa yang telah mereka lakukan.


Kenzo kembali memeluk Aira, Aira tidak memberontak sama sekali, ia tidak membalas pelukan Kenzo, tapi sungguh pelukan Kenzo sangat nyaman, dan memberikan nya kehangatan.


" Terimakasih telah menerimanya, aku janji akan selalu menjaga kalian berdua" Kenzo melepas pelukannya.


***


Beberapa hari menginap di rumah sakit, akhirnya Aira di izinkan pulang. Tak lupa dokter Linda berpesan kepada Kenzo untuk menjaga mental sang istri, karena renta untuk mengakibatkan stres. stres tidak baik untuk kesehatan pada ibu hamil.

__ADS_1


Sesampainya di rumah, aira di sambut dengan hangat. ia tersenyum melihat nyonya Elma ada di antara orang-orang yang menyambutnya. Kenzo bener-bener mengabulkan apapun yang ia inginkan, Ya, keberadaan nyonya Elma itu adalah kemauan Aira, dan Kenzo tidak bisa menolaknya.


" Sekarang kamar kita disini!" kata Kenzo masuk membawa Aira dengan kursi roda itu.


" kita?" Tanya Aira mentap ke arah Kenzo.


" Hm, iya kita." Kata Kenzo menggaruk kepalanya yang tidak gatal. " Kamu tenang saja, aku tidak akan berbuat macam-macam denganmu" Ucap Kenzo dengan cepat. "Kalau tidak hilaf, bonus lahnya" gumam Kenzo.


" Kenapa harus sekamar?"


" Kamu dengar sendiri kan, tadi Dokter bilang apa, aku tidak akan merasa mual kalau aku berdekatan dengan ibu si bayi dan bayi, jadi kita harus sekamar"


" Tapi kan gak harus sekamar juga?"


" seranjang? "


" Bukan maksud itu tadi, itu"


" Tuan maaf mengganggu, ada pertemuan bersama klien jam sembilan ini!" Ucap Andre dari pintu, ia tidak berani masuk tanpa izin tuanya.


" Baik kita pergi sekarang !" Ucap Kenzo dengan cepat, menghindari pembicaraannya dengan Aira. Ya, beberapa hari terakhir ini, Kenzo selalu tidur di samping Aira ketika di rumah sakit, tanpa sepengetahuan Aira.

__ADS_1


" apa dia tidur di samping ku kemarin malam huu, pantas saja aku meresa ada yang menghimpit ku"kata Aira berbicara sendiri.


tok tok


" Nak, boleh mama masuk" Ucap nyonya Elma.


" Masuk aja ma" Mendengar itu nyonya elma pun masuk dan menghampiri Aira yang sedang terduduk di korsi roda itu, Rasanya ia masih enggan untuk bergerak.


" Nak, terimakasih "


" Terimakasih untuk apa ma?"


" Karena kamu, Kenzo mengizinkan mama menginjakan kaki di dalam rumah ini, kamu tahu nak, ini pertama kalinya aku menginjakkan kaki di rumah putra ku, biasanya aku hanya sampai depan pintu, tidak pernah di izin kan untuk masuk, sekali lagi terimakasih "


" Sama-sama ma, semoga tuan Kenzo cepat mengetahui apa yang sebenernya terjadi"


***


Semoga ini awalnya baik untuk kalian, Mau tahun baru lho, masak gak maaf-maafan. Wkwk canda..


Btw terimakasih untuk kalian yang komen di part sebelumnya. Yang tadinya mood saya hancur eh pas baca komen kalian mood saya kembali baik lagi hehe...

__ADS_1


Karena kalian bikin mood saya baik jadi aku kasih dua part untuk hari ini, semoga kalian suka....


__ADS_2