Jangan Salahkan Cadarku

Jangan Salahkan Cadarku
61


__ADS_3

Tandai bagian yang typo guys..


BRAK...


aaaaaahkk


Jeritan Aira bersama supir taksi itu terdengar ketika, supir taksi itu membanting stir, ia mencoba menghindari truk yang hilang kendali.


Aaaaaahkk


BRAK....


***


Banyak orang berkumpul untuk melihat apa yang terjadi dan membantu mereka yang manjadi korban dalam kecelakaan ini. sedangkan Aira tak sadarkan diri, begitu juga dengan supir tersebut.


" Ada apa ini?"


" Ada kecelakaan, korbannya luka parah, dan beberapa pingsan"


" Tolong pak, wanita ini pingsan dan sangat membutuhkan pertolongan, ia seperti sedang hamil" ujar salah satu warga yang melihat Aira tergeletak tak sadarkan diri.

__ADS_1


" Masukin ke mobil saya saja buk, saya antar ke rumah sakit" ucap pemuda pemilik mobil.


Sesampainya di rumah sakit, Aira langsung mendapatkan pertolongan pertama. kondisi Aira sangat memperhatikan, banyak luka di bagian kaki dan tangannya.


" Keluarga pasien?" Tanya dokter yang memeriksa Aira.


" Saya dok, Bagaimana kondisi nya?" Tanya pemuda itu.


" Begini tuan, kami minta maaf sebelumnya. janin istri anda tidak bisa kami selamatkan" Jelas dok tersebut, sedang pemuda itu hanya dia tanpa merespon apa pun. " sekali lagi kami minta maaf tuan, dan kemungkinan besar istri anda koma beberapa hari" Ucap dokter itu, dia sudah berusaha semaksimal mungkin tapi dia juga tidak bisa berbuat apa-apa. Janin Aira tergolong sang lemah.


Pemuda itu melihat ke dalam ruangan melihat wanita cantik, yang sedang berbaring lemah. Perban di Kapala wanita itu, untuk menghentikan darah keluar, ternyata kondisinya lebih parah dari sebelum.


Pemuda itu terdiam, tanpa mengucap sepatah kata pun. tanpa sadar air matanya terjatuh, melihat kondisi Aira.


***


" Tuan, kita akan ada pertemuan tiga puluh menit lagi. " Ucap asisten pemuda itu.


" kita berangkat sekarang!" Ucapnya, sebelum ia benar-benar meninggalkan Aira, seperti biasa ia akan meninggalkan pesan pada Aira, walaupun pesan itu tidak dapat Aira dengar. " Cepat lah sadar, aku ingin mengatakan banyak hal, dan ingin melihat senyuman mu"


Setelah mengatakan itu pemuda itu pun langsung pergi meninggalkan ruangan Aira, ia juga mengutus anak buahnya untuk berjaga di depan pintu ruangan Aira.

__ADS_1


" Kita sudah sampai tuan" Pemuda itu melihat ke arah luar dari kaca mobilnya, ia melihat bangunan yang tinggi itu. setelah puas memperhatikan desain gedung itu ia pun turun dan masuk kedalam gedung itu.


" Selamat datang taun Mikael, taun sudah menunggu anda di dalam"


Ya, tuan Mikael, nama Pemuda yang menyelamatkan Aira. Mikael Wahyu Batara, terlahir dari keluarga yang sangat berada dan tak kalah terkenal di dunia bisnis seperti Kenzo. Pemuda yang banyak di idamkan oleh para wanita, dengan ketampanan yang ia miliki bisa mengikat siapa pun.


" Selamat pagi taua Mikael, lama tidak bertemu" Sapa Kenzo ramah dan menjabat tangan Mikael tapi di tepis sama pemuda itu.


" Cih, sudah berapa kali aku peringatkan jangan panggil aku tuan, kamu lebih tua dari ku!!"


" Santai bro, kenapa kamu emosional seperti ini "


" Kamu selalu membuat ku kesal, dan untung saja kedua teman mu yang gila itu tidak ada di sini "


" Hati-hati kalau ngomong, kamu bisa habis nanti sama mereka. mata-mata mereka selalu ada dimana!!"


" Cih " Mikael melirik ke arah Andre yang hanya dia saja sejak tadi. " Kenapa dangan mukanya?" Tanya Mikael melihat ke arah Kenzo, dan itu berhasil membuat wajah Kenzo yang tadinya ramah, berubah menjadi dingin.


" Tidak usah di bahas, mari kita selesai ini semua. aku sedang sibuk. " ucap Kenzo, suasana tiba-tiba menjadi sangat canggung.


***

__ADS_1


Terimakasih sudah mampir 🤍 jangan lupa like vote and comments 💥


Bagaimana part ini? apa kalian menyukainya? saya berharap kalian menyukainya!


__ADS_2