
Tandai bagian typo guys 🙏
Hari terus berjalan, beberapa hari yang lalu Aira mengajukan surat pengunduran dirinya, ia ingin berhenti berkerja disini, lebih tepatnya ia tidak mau terikat apapun yang berhubungan dengan Kenzo.
Tapi mengundurkan diri tak semudah bayangan Aira, ia tak bisa mengundurkan diri begitu saja, sedangkan dirinya sudah terikat kontrak dengan perusahaan ini, selama satu tahu lamanya. ada beberapa masa kontrak yang di ajukan perusahaan ini ketika dirinya melamar, tapi Aira memilih untuk mengambil kontak selama satu tahun.
" Tidak bisa ya buk?" Tanya Aira lesu, padahal ia sudah berharap besar bisa mengundurkan diri dari sini. jika ia mengundurkan diri saat ini, ia harus membayar denda yang sudah di sepakati sebelum.
" Sebenernya bisa, tapi kamu harus membayar denda yang sudah di sepakati diri awal "
" Mm baiklah buk, saya permisi. " Ucap Aira, memilih untuk menjali ini semua, sampai kontrak selesai itu adalah solusi saat ini. Ia berjalan menuju ke meja kerjanya dengan pikiran kosong.
" tinggal sebelas bulan " gumam Aira lesu. di sisi lain, Kenzo sudah tahu kalau Aira mengajukan surat pengunduran diri nya, tapi ia sama sekali tidak membantu wanita itu karena ia ingin mengikat wanita itu dengan cara begini.
__ADS_1
Semenjak kejadian itu Aira memilih untuk tinggal di apartemen lamanya, tentu saja itu di tentang oleh Kenzo, rasanya harga dirinya selalu di jatuhkan oleh wanita ini. tapi walaupun begitu Kenzo membiarkan itu terjadi, dan tanpa sepengetahuan Aira, Kenzo tinggal di apartemen yang ada di samping kamarnya.
***
" Bagaimana kabar mu nak?" Tanya nyonya Elma pada Aira.
" Alhamdulillah baik ma, mama sendiri gimana?"
" Mama baik nak, bagaimana ke adaan Kenzo? di baik kan?" Tanya nyonya Elma penuh berkaca-kaca, dan sangat antusias menunggu jawaban Aira.
" Apa kalian ada masalah?" tanya nyonya Elma, dan di jawab anggukan kepala sama Aira, Aira mulai menceritakan semuanya pada nyonya Elma, dan nyonya Elma yang mendengar itu pun sangat terkejut, ia langsung memeluk Aira.
" Maafkan anak ku nak" Ucapnya mengelus punggung Aira. Aira hanya diam saja.
__ADS_1
" Jadi sekarang kamu tinggal di apartemen mu?"
" Iya ma"
" Sebaiknya selesai kan masalah kalian baik-baik, dan insyaallah kalian pasti menemukan jalan keluarnya. Jangan terburu-buru mengambil keputusan nak, pikirkan kedepannya. "
" Aira sudah tidak bisa bersama tuan Kenzo ma"
" kenapa?"
" Karena tidak ada janin di dalam perutku" batin Aira. Aira tidak menjawab pertanyaan nyonya Elma, yang di ketahui nyonya Elma ia adalah istri dari putranya, Kenzo. tapi satu yang nyonya Elma tidak ketahui kejadian satu malam yang menghancurkan hidup Aira.
Melihat Aira yang hanya diam saja nyonya Elma berkata " Mama tidak tahu apa yang sebenernya terjadi di antara kalian berdua, mama juga tidak bisa memaksakan kehendak mama untuk melihatmu bersama Kenzo, jujur saja nak, melihat mu berada di sisi Kenzo rasanya mama tenang, karena anakku bisa menerima kehadiran wanita di dalam hidupnya. " Nyonya Elma tersenyum bahagia pada Aira, kebahagiaan yang terpancar dari mata Nyonya elma tidak bisa di sembunyikan.
__ADS_1
" Tapi jika kamu ingin tidak ada lagi disisi Kenzo, mama juga tida bisa memaksa mu tetap di sisinya, itu adalah keputusan mu nak!"