Jerat Asmara Bos Muda

Jerat Asmara Bos Muda
BAB 10 •LAHIRNYA GARUDA SANG SULTAN


__ADS_3

05.00


°aku harus bangkit, dengan kekuatanku yang sekarang, aku belum bisa untuk membalaskan dendam vava.


°kurangnya pengalamanku di kota ini sangat menghambat ambisi ku.


°semua manusia akan mati, paling tidak aku yang masih hidup ini harus melakukan sesuatu supaya vava bisa tenang di alam sana.


#pikiranku berkecamuk, aku yang menunggu sunrise sedang terpaku menatap arah barat dengan mata terpejam di ujung balkon apartemen.


hangat...hangat sunrise menghangatkan tubuhku.


°baiklah sudah aku putuskan#batinku.


°vava tidak akan tenang jika melihatku hanya menyesal terus menerus. bagaimanapun takdir lah yang menentukan kemana angin akan membawa kapal di tengah laut,sang navigator punya caranya sendiri merubah haluan kapal.


°aku harus memiliki kapalku sendiri (sambil mengepalkan tangan,berbalik arah)


selesai mandi aku langsung berkemas bersiap siap ke kantor, harusnya 3 hari lali aku sudah di kantor, karena faktor kesehatan menghambat ku.


"kopi anda tuan," ucap mila menyodorkan kopi tak lupa sudah di siapkan sepotong roti di sampingnya.


°kulihat dia agak termenung,mungkin masih belum melupakan berita semalam.


"mila segeralah bersiap siap, aku akan mengantarmu ke kampus, aku tidak ingin ada penolakan" kataku sambil memaksakan senyuman.


"ba..ik tuan, apa itu tidak merepotkan?" jawabnya.


aku hanya menatapnya dengan senyuman,tanpa jawaban.


di depan apartemen, dua buah rolls-royce phantom, dan sebuah bentley state lemousine sudah james siapkan.


"tuan kami sudah siap" ucap james membungkuk.


"apa ini tidak berlebihan james" kataku sambil menatap mila yang terbelalak, mungkin pertama kalinya dia melihat mobil sekelas lemousine.


"dengan pertimbangan latar belakang tuan, saya rasa ini tidak berlebihan" ucap james


" pengamatan yang bagus james " timpalku memasuki mobil.


mila yang dari tadi termenung karena seluruh orang yang hadir di lingkungan apartemen javania resort tergolong orang yang berekonomi mapan dan dari keluarga yang berlatar belakang kuat, akan tetapi semua mata tak bisa menyembunyikan kekaguman mereka.


"dari keluarga mana dia, ucap pemuda yang sedang berdiri di depan mobil mercedes.


" mungkin dialah pangeran yang di bicarakan orang orang menghuni lantai 36,," jawab temanya


pemuda itu adalah putra generasi kedua dari keluarga vale, salah satu keluarga kuat di kota javania,dan temanya.


semua mata mengiring kepergian mobil james.


°sebenarnya aku agak risih dengan gaya hidup seperti ini, karna aku di besarkan dengan gaya hidup yang jauh dari kata sempurna.


°tapi jika ingin perubahan, maka aku juga harus berusaha merubah kebiasaanku dari hal yang paling kecil sekalipun.


°maka dengan agak canggung aku mencoba se rileks mungkin dengan keadaan yang sekarang yang 180° jauh berbeda dari kehidupanku yang sebelumnya.


ada 2 tombol vc di samping kiri ku, yang 1 bertuliskan pt. dan yang satu co.pt.


aku menekan tombol yang kedua, langsung di monitor terlihat wajah james dari kap depan.


sebenarnya aku, james, leo dan mila satu mobil, tapi karna desain mobil ini mengutamakan kenyamanan dan kecanggihan, jarak antara bangku sopi dan bangku penumpang tertutup rapat.


leo sebagai sopir, dan james di sampingnya.


sedangkan aku di belakang bersama mila.

__ADS_1


"ada yang bisa saya lakukan tuan muda" ucap james dari seberang.


" sebelum kita ke kantor, saya ingin ke kampus mila " tegasku.


" baik laksanakan " jawab james tegas.


james adalah orang kepercayaan bima sanjaya, sekaligus tangan kanan, apa keputusan james pada bawahan itulah keputusan bima.


latar belakang james adalah mantan intel khusus unit negara, yang sebenarnya identitasnya di rahasiakan dari publik, kecuali para penguasa yang berpengaruh bagi negara, mereka tau tentang james.


usia james sekitar 35 tahun.


untuk menghindari sesuatu seperti di depan apartemen tadi, aku menurunkan mila agak menjauh dari gerbang kampus.


mobil kami melesat ke arah kantor.


karna sudah di konfirmasi oleh bima tentang kehadiranku hari ini di kantor, para staf bersiap di depan kantor untuk melakukan sambutan kepada presiden baru mereka.


yang sebelumnya presiden di perusahaan ini adalah kakak ku.


mobil berhenti tepat di depan kantor, aku melihat dari sela tirai, ada seorang wanita yang agak tak asing, memimpin sekitar 30 orang pemimpin staf.


sedang menunggu kehadiranku.


setelah james membuka pintu aku keluar dengan penampilan yang sudah mendekati kata sempurna sebagai seorang presiden.


" selamat pagi dan selamat datang tuan vanhouten" jawab para staf serempak seraya memberi jalan kepadaku, mereka berbaris di samping kanan dan kiri.


° aku merasa sedikit gugup.


"pagi, terimakasih atas sambutannya" jawabku seraya melangkahkan kaki.


°seorang wanita mendekat, menyodorkan sejenis tanda pengenal kepada saya.


" baik direktur maya, mohon kerja samanya " jawabku.


inilah rapat pertama saya, banyak hal yang di laporkan untuk pembahasan, tentang semua hal yang terkait dengan perusahaan.


banyak pengetahuan yang saya dapat, terutama perusahaan pesaing, termasuk emperor grup, sekarang karena saya sudah menjalankan perusahaan sendiri, perusahaan kakak pun adalah oesaing dalam dunia bisnis.


°bisa saya simpulkan jika tanpa staf khusus saya tidak akan mampu mengelola perusahaan ini seorang diri, sesui jika bima memiliki begitu banyak staf khusus, apalagi emperor grup adalah 10 perusahaan terbesar di negara ini.


sesudah makan siang bersama, kami melanjutkan rapat.


°aku menghubungi james untuk menyiapkan satu tempat lagi yang ingin ku gunakan sebagai kantor rumahan.


°aku ingin mengumpulkan staf khusus dalam satu rumah,,


°aku mengundang manajer dan manajer personalia untuk makan malam sekaligus membahas sesuatu.


sesampainya di rumah baru, boleh di katakan begitu, rumah ini terletak di kawasan puncak distrik A, tergolong vila mewah, harga per meter bisa mencapai 400 juta..


di bangun di atas lahan 1 hektar dengan bangunan 25x40 dengan 2 lantai dan di isi dengan ornamen ornamen berkelas, dengan taman pribadi, cocok untuk segala keperluan dan sangat cocok untuk ku jadikan kantor.


°aku sudah berbicara kepada paman bima, bahwa james aku tarik untuk bekerja secara pribadi untukku, termasuk bawahanya, paman bima tidak keberatan.


°paman bima sangat mendukung tentang penjelasan ku yang ingin secara mandiri, tapi dia tetap tidak mau lepas tanggung jawab jadi boleh di katakan paman bima mendorong segala upayaku dari belakang, dia sudah membuat tim bayangan untuk mendorong gerakan ambisi ku, dan sekarang aku memiliki mila sebagai asissten pribadi, jams sebagai penasehat sekaligus tangan kananku, karna pengamatanya yang tajam dalam segala bidang, dan 12 anggota paman james termasuk leo sebagai sopir dan pengawal.


james dulu memimpin unit valcon 1 dengan anggota 12 orang. dan tim bayangan pemberian paman bima yang bertugas, menghubungkan segala sesuatu tentang aku dan paman bima, tim ini memiliki 10 anggota, terdiri dari pelacak 2 orang, hacker 5 orang dan 3 orang di dunia bawah tanah.


3 orang yang di sebut paman bima memiliki reputasi dan nama di dunia bawah tanah kota javania, termasuk 1 mafia distrik C dengan 200 anggota, 1 dstrik E dengan 200 anggota, dan 1 mafia distrik D dengan 600 anggota.


" setelah makan malam,kami berbincang bincang, saling menanyakan latar belakang kami, direktur maya, usia 28 tahun, terlihat cantik, dengan kaki yang jenjang,paras yang dewasa, masih lajang#wanita karir #batinku . dia terlihat agak malu2 tapi dia juga profesional.


direktur personalia bernama abi danuarta usia 40 tahun, perawakan gemuk dengan 3 orang anak.

__ADS_1


" aku mengundang mereka berdua supaya maya tidak salah paham akan niat ku.


"maaf tuan vanhouten, jika boleh bertanya hal apa yang ingin anda bahas dengan kami?" tanya maya profesional.


"saat di luar kantor kalian bisa panggil aku charli saja, aku agak risih dengan panggilan tuan." jawabku


"tuan saya ada usul, bagai mana jika di luar kantor kami memanggil anda kakak charli saja, jika hanya charli bagiku masih kurang pantas," tegas abi.


" baiklah jika itu nyaman bagi kalian," jawabku.


"begini nona maya, dan paman abi, aku ingin menawarkan kalian gaji 2.5 kali lipat, jika kalian mau' " imbuhku


" tentu saja kami mau kakak charli" sahut abi


"apa persyaratan yang harus kami lakukan tu..eh.. kakak charli" tangkas maya agak malu, tapi tetap jiwa profesionalnya sangat menonjol.


"aku berniat ingin menjadikan vila ini sebagai kantor rumahan,dan bagi staf khusus di bawahku seperti kalian, wajib tinggal di sini, jadi banyak kesempatan kita mengobrol kan perkejaan, kalian boleh pulang tapi terhitung cuti 2x per pekan,malam ini aku meresmikan organisasi pendorong di belakang perusahaan sultan, serusahaan sultan adalah nama baru perusahaan kita, dan organisasi ini bernama garuda." jelasku


" kalian digaji dengan 2,5 kali lipat lebih besar, aku tidak pernah puas dengan penolakan " imbuhku dengan tegas hingga dahi mereka berkeringat.


"baiklah kami menerima dan bersumpah akan mengikuti kakak selama kakak membutuhkan kami, benarkan pak abi" jawab maya sambil memandang abi.


"tentu saja kakak" jawab abi tergesa gesa.


"well, sekarang sudah selesai, aku menantikan kalian besok, malam ini leo akan mengantar kalian pulang, aku mempercayakan perusahaan kepada kalian, kedepannya aku akan jarang masuk kantor, asistenku mila akan menerima laporan dari kalian setiap hari." ucapku seraya pergi dengan mila ke lantai atas.


di dalam perjalanan pulang.


"dik maya kamu tau gak perumahan tadi adalah vila termahal di negara kita, harga satu vila itu bisa mencapai 50 T" adi menjelaskan


"benarkah pak abi?" tanya maya


"tentu, semangatlah dik maya, dapatkan hatinya niscaya kau akan menjadi ratu di antara ratu" abi memotivasi.


" bukankah kita terlalu mahal untuk di gaji hanya untuk pindah rumah, dan di gratiskan segala perlengkapan pak abi" tanya maya


" aku yakin perusahaan kak charli lebih dari yang kita bayangkan, dan mungkin dia menaruh hati kepadamu dik" jelas abi


" benarkah pak abi,?" tanya maya dengan wajah memerah


" 8 tahun kita bekerja di perusahaan kita, belum ada pemecatan yang serius dan kapan aku berbohong kepadamu?" abi menjelaskan.


"jadi selama ini perusahaan kita hanya lah semut di antara aset kakak charli, maksud pak abi?" tanya maya memastiakan


" yah, lebih tepatnya aset keluarga vanhouten" jelas abi.


" alangkah bahagia jika aku bisa mendapat anak dari beliau, meski harus jadi istri ke 2 atau ke 5 bukanlah masalah jika kata kata pak abi benar" kata mila bersemangat.


" berusahalah dik, bentar lagi aku turun, paling tidak kesempatan satu rumah ini memberimu banyak keuntungan" tegas abi.


mereka berpisah, dan sampailah di rumah maya, sebelum pergi dia bertanya kepada leo..


" maaf, pak sopir apakah obrolan kami di belakang tadi anda mendengarnya?" tanya maya menyelidik.


"ya ,tapi itu bukan urusan saya" jawab leo.


" bisakah kamu menceritakan sedikit saja tentang keluarga presdir vanhouten?" maya memohon.


" itu kode etik yang tidak boleh di langgar, permisi" leo lekas menutup jendela dan pergi


#sepertinya sangat ketat aturan keluarga mereka# semangatlah nyonya muda vanhouten hari cerahmu sudah datang.. #batin maya bahagia


°saat akan memejamkan mata, mila teringat sesuatu, #gadis itu, siapa gadis itu dia masih muda, cantik, sebagai asisten pribadi, seberapa dekat hubungan mereka, ah nanti aku juga pasti tahu, dan tidak mungkin aku kalah saing dengan gadis muda seperti dia# gumam maya


jangan lupa komen biar updatenya lancar.

__ADS_1


__ADS_2