Jerat Asmara Bos Muda

Jerat Asmara Bos Muda
BAB 28 •CHARLI VS PARA PEJUANG.


__ADS_3

semua orang suku badiu yang pernah ikut melihat dan tahu tentang keberadaan harjanti meregang nyawa kecuali charli.


bandi tiba bersama rombongan terperangah melihat kondisi desa porak poranda akibat badai barusan.


semua wanita dan anak anak berkumpul di rumah inoa.


(anehnya dari seluruh bangunan yang ada hanya rumah inoa lah yang tidak tergoyah sama sekali oleh badai barusan)


suara tangis anak anak dan istri para pejuang/pemburu mengisi kepergian mereka.


bandi berjalan ke rumah para tetua, guna bertanya kepada ayahnya tentang wabah apa yang menimpa mereka.


betapa terkejutnya bandi melihat para tetua sudah dalam keadaan tak bernyawa, termasuk ayahnya simbad.


bandi bertanya tanya dalam hati diliputi kesedihan.


bandi kembali ke rumah inoa yang penuh sesak anak anak.


mencari keberadaan charli.


inoa menyadari kehadiran kakaknya, berlari memeluknya dan menangis menghawatirkan charli.


bandi tak mampu berkata kata, bahkan otak nya sampai tak bisa berfikir bagaimana jalan keluar ke depannya.


seluruh jalan berserakan puing puing rumah para penduduk.


semua rata dengan tanah berlumpur.


kepanikan dan tangis dari wanita dan anak anak menjadi isi telinga dan otak bandi.


ada yang menangis atas perginya ayah dan suami mereka.


ada yang menangisi hilangnya rumah mereka.


ada pula yang menangisi keselamatan keluarga mereka.


bandi terduduk membayangkan jika charli ikut pergi meninggalkan suku ini apa yang bisa bandi lakukan.


ARUNG!!!!


anak anak berteriak ke arah charli yang datang dari kejauhan.

__ADS_1


inoa berlari,charli juga berlari, mereka saling berpelukan,charli mencium inoa, menandakan kebahagiaan atas keselamatannya.


inoa menangis bahagia, suami yang di cintainya kini kembali dalam keadaan selamat.


anak anak berlari ke arah charli, charli melepaskan pelukan inoa dan memeluk mereka, charli merasa bahagia.


semua orang bisa tersenyum atas kembalinya charli.


carli sesaat memandang keadaan sekeliling, batin charli sangat sedih, tapi mau bagaimana lagi, mungkin inilah karma.


"bagi saudara pejuangku, yang masih bisa bergerak, bagi menjadi dua kelompok, adakan upacara pemakaman saudara kita yang telah pergi, dan yang lain kumpulkan bekas bekas rumah, bangun kembali menjadi satu ruangan untuk kita berlindung malam ini" perintah charli di sambut hangat para pejuang yang tersisa.


"hutan memilihmu saudaraku, hutan tidak pernah salah memilih, kau memberi perintah dengan tepat dan tidak perlu pertanyaan dari kami, saya bangga padamu kepala suku" ucap bandi kagum dengan ketegasan charli mengambil keputusan.


"untuk para wanita, cari bahan makanan apa saja di sekeliling hutan, segera masak, anak anak dan saudara pejuang sudah kelaparan, tidak ada masakan untuk tetua, keluarga pejuang, atau keluarga arung, semua masakan untuk kita bersama, tak ada pengecualian!" imbuh charli tegas membuat semuanya terkagum kagum oleh kharisma yang di pancarkan.


ines memandang charli, hatinya sangat senang, beberapa jam lalu charli menjanjikan, sekarang ia buat menjadi kenyataan.


timbul rasa senang ines kepada charli.


mulai pemakaman para tetua, karena altar tertutup oleh lumpur dan reruntuhan, para pejuang melakukan pemakaman tanpa upacara khas.


acara berlanjut ke pemakaman para pejuang masih di pimpin langsung oleh charli.


waktu mulai malam, dari beberapa bekas dinding dan kayu yang ada, para pejuang membuat satu ruangan dengan ukuran yang lebar.


sangat cukup untuk menampung para wanita dan anak anak.


"waktunya makan, persilahkan para anak anak untuk makan terlebih dahulu, di susul para perempuan dan yang terakhir para pejuang" ucap charli menghimbau.


"arung, biasanya pria di dahulukan di susul wanita lalu anak anak" protes salah satu pejuang.


" itu adalah aturan lama, kita harus merubahnya demi kehidupan yang lebih baik" sahut charli.


"arung!!! bukanya saya tidak sopan, tapi saat ingin mengubah aturan di desa ini harus melalui para tetua!" sahut pejuang yang lain.


"cukup saudaraku, kau boleh tidak setuju denganku, tapi aku tidak ingin berdebat denganmu" jawab charli menenangkan.


"bukan hanya berdebat, bila perlu aku siap bertarung menentang keputusanmu!!!! , kau hanya pendatang dari luar,yang kebetulan dekat dengan tetua, kau tidak bisa mengganti peraturan seenak mu sendiri!!!


jangan jangan kau memang sengaja membunuh para tetua dan ingin mengganti peraturan desa." desak pejuang yang lain.

__ADS_1


suasana mulai memanas, bandi di landa bimbang, antara ingin percaya kepada charli dan ingin percaya kepada para pejuang.


"jaga ucapan kalian dia adalah kepala suku kita" tanpa terasa bibir bandi mengucapkan kata kata guna membela charli.


charli hanya memberikan kode lewat gerakan tangannya kepada bandi, supaya bandi tenang.


"yang bisa mempertahankan suku ini hingga ribuan tahun adalah kepala suku kami yang bukan dari pendatang luar sepertimu lewat aturan aturan yang telah di buat para tetua!!" protes para pejuang lagi.


"kalian bisa menggantikan aku setelah anak anak dan wanita kenyang!! , aku tidak pernah meminta jabatan ini, ini terlalu berat bagiku, alasanku menerimanya karena tetua dan desa ini menyelamatkan teman ku!" charli mulai merubah nadanya.


"aku tidak ingin bertarung dengan kalian saudaraku!! ijinkan aku meluruskan pendapat ku ini!! " charli memandang para pejuang dengan mata mengintimidasi.


"yang pertama jelaskan padaku bagaimana aku bisa melampaui para tetua yang sangat sakti, yang ke dua jika aku menang bagaimana caraku menghabisi para pejuang yang saat itu berada bersama kalian? " charli menanti sebuah jawaban tapi para pejuang hanya diam dengan tatapan tak senang.


bandi mulai merasa charli memang berkata jujur.


"karena kalian tidak menjawab aku akan bertanya lagi, bila tidak ada para wanita yang siap melahirkan anak anak kalian, apa mungkin suku ini akan bertahan ribuan tahun? jika anak anak yang sudah ada tidak kita rawat, bagaimana masa depan suku ini bisa bertahan untuk masa depan? dan yang terakhir jika kalian yerus mendebatku kapan anak anak dan wanita akan kenyang?"


charli duduk di lantai "selesaikan makan sesuai urutan, aku yang terakhir, nanti kita lanjutkan percakapan ini!!!" kata kata vharli membuat para pejuang terdiam dan tak mampu melawan keputusan charli.


inoa menemani charli duduk di sampingnya.


wanita dan anak anak sudah selesai makan, di lanjutkan para pejuang, dan yang terakhir charli.


charli berjalan mengambil semangkuk nasi dan sayur, di berikan kepada inoa.


para pejuang tidak menyadari keberadaan inoa di samping charli yang dari tadi belum makan sama sekali.


semua melihat charli hanya menyuapi inoa, inoa pun tidak menolak suapan charli, hingga sendok terakhir charli kembali berdiri, meletakkan mangkuk dan berbalik kepada inoa.


"kenapa kau tidak makan suamiku?" tanya inoa di barengi pandangan semua mata kepada charli.


...jangan lupa dukung penulis...


...dengan cara follow author...


...like,komen, dan vote...


...selamat membaca and thank you...


apakah gerangan yang membuat charli tidak makan? apakah dia akan meninggalkan suku? apakah inoa akan dibawa ke dunia luar? simak kisah selanjutnya selamat membaca.

__ADS_1


__ADS_2