Jerat Asmara Bos Muda

Jerat Asmara Bos Muda
BAB 8 •SEPERTI KERBAU DI COLOK HIDUNGNYA.


__ADS_3

"apakah tuan yakin tidak perlu perawatan di emperor club? " tanya bima


"tidak paman, di sini ada mila yang merawat saya" jawabku


"tapi untuk sementara vava harus menjalani pemulihan, jadi dia akan kembali ke emperor club, saya akan menempatkan pengamanan penuh di apartemen ini tuan" jelas bima


"yah,, karna sebelumnya aku sudah salah maka aku akan menurut saja, oh iya paman, berapa hari lagi, jadwalku masuk kantor, aku tak ingin mengecewakan ayah" tanyaku


"untuk sementara biar kantor aku yang urus tuan," jawab bima


" tidak paman, ini sudah jadi kewajibanku" jelasku


" tapi ... " bima


°aku mengangkat telapak tangan, mengisyaratkan bima untuk diam.


"aku ingin istirahat paman, maaf sudah merepotkanmu"


"baik tuan, sudah jadi tugas saya tuan, saya pamit" ucap bima seraya meninggalkan apartemen.


"james, ku serahkan tugas di sini kepadamu, kabari aku satu jam sekali" oerintah bima kepada james


"baik tuan" jawab james.


di dalam apartemen.


"mila tolong bawa aku ke balkon, badanku terasa panas" ucapku sambil mengangkat tangan kananku.


"baik tuan" jawab mila seraya meraih tanganku


°aku duduk besender di kursi balkon, , aku terus meraba sekelilingku.


"apa ada yang bisa saya bantu tuan" tanya mila


" tolong ambilkan aku minum" jawabku


tanpa sadar aku tertidur,dan terbangun karena cuaca mulai terasa dingin.


#pasti aku tertidur lama dan pasti mila sudah tidur"#batinku


°untuk keselamatan, karna aku juga belum hafal apartemen ini, aku turun ke lantai dan ingin merangkak masuk.


°baru sekali tanganku maju, aku sudah memegang sesuatu, kurasakan sangat halus, panjang dan agak besar.


° aku merabanya lagi, supaya aku tau itu benda apa,aku menggunskan kedus tanganku., seperti paha dan rok setelan yang biasa di kenakan mila di rumah, aku segera menarik tanganku.


#untung mila tidak bangun # batinku.


°aku mencoba meraih bahu mila untuk membangunkan, tapi yang kupegang malah sesuatu yang bulat dan kenyal agak padat, aku menarik lagi tanganku, aku yakin itu adalah buah dada mila.


#apa ini yang pepatah lama katakan,"di balik kesusahan di ditu ada titik ke bahagia an" hahaha# batinku tertawa dan otakku sudah berfikir kemana mana.


aku memutuskan untuk memanggilnya saja " mila, mila, oh mila bangunlah "

__ADS_1


" iii.. iya tuan.. .." sahutnya


" di sini dingin, ayo masuk ke kamar " pintaku


°dan aku pun tidur di kamar, lagi lagi aku terbangun dan meraba sekeliling, aku memegang kepala mila yang di tumpukan di kedua lenganya, tetidur pulas, dan aku tidur kembali.


° pagi itu setelah mila menyuapiku sarapan.


" tuan, james ingin berbicara kepada tuan, apakah dia di perkenankan masuk? " tanya mila.


" ya"


_"selamat pagi tuan muda, saya james saya membawa jam tangan yang mampu berbunyi sendiri jika di tekan, tombol bawah untuk membunyikan jam, dan tombol yang atas berfungsi untuk menghubungi saya, saya dan beberapa pasukam menyewa lantai 35 untuk menjaga tuan muda, jika anda membutuhkan maka saya akan segera kesini, bolehkah saya pskaikan jam ini tuan muda " ucap james


"ya" jawabku menyodorkan tangan.


" bisa anda coba tuan,, " pinta james.


°aku menekan tombol bawah "sekarang jam delapan lewat dua belas" , dan aku menekan tombol atas, "kring...ggggg" entah apa itu yang bunyi. tapi berasal dari james.


" canggih sekali james, siapa yang membuat ?" tanyaku


" saya sendiri tuan, atas perintah tuan bima" jawabnya


" pintar sekali kamu james, jika aku sudah sembuh nanti aku ingin kau membuat sesuatu untukku" pintaku


" baik tuan muda, jika saya mampu pasti akan saya usahakan" jawab james.


"saya permisi ke bawah tuan muda" imbuh james


" tidak tuan ini sudah tugas saya, dan anda tak perlu minta maaf, permisi tuan" pamit james.


" oh iya mila, letakkan makan siang saya di meja sini, ( sambil memegang sudut meja di samping dipan) pergilah kuliah, kamu harus kuliah," ucapku


" tapi tuan.." sahut mila


" ada james sementara, dia bisa menggantikanmu mengurus aku."


" baik tuan muda" jawab mila


°aku kembali tertidur.


°aku terbangun, karena badanku terasa seperti terbakar, aku berdiri dan meraba dinding untuk ke kamar mandi..


°sudah berapa hari aku bolom mandi, mungkin inilah yang membuatku gerah.


°aku berendam mendinginkan badanku,setelah selesai aku hanya berbalut handuk dan berjala ke kamar.


#sepertinya aku sudah mulai terbiasa dengan tata letak kamarku.# batinku


°untuk memudahkanku aku hanya memakai kolor dan koas oblong,,


°3 hari berlalu aku sudah terbiasa berjalan dari kamar mandi ke kamarku..

__ADS_1


°makan pun aku sudah bisa sendiri, aku sudah agak terbiasa dengan mataku yang tertutup.


pagi ini seperti biasa, aku berendam di dalam bak mandi.


°setelah selesai aku meraba tempat handuk, tapi kosong.


°aku pun memutuskan pergi ke kamar dengan telanj∆ng,


°tapi karna kakiku yang masih basah, sesampainya di kamar aku terpeleset, tapi sepasang tangan menangkapku, dan membantuku berdiri.


"hati hati tuan" katanya


#vava#batinku, tanpa sadar aku langsung memeluknya karna bahagia.


"vava aku senang kamu baik baik saja, maafkan aku, karna kebodohanku aku hampir membunuhmu" kataku menyesali


"tuan..." ucapanya


"beberapa hari ini aku terus memikirkanmu, aku sangat menyesali kebodohanku, andai sesuatu terjadi padamu, aku tidak akan memaafkan diriku seumur hidupku" kataku


°aku merasakan tubuh vava bergetar menegang dan bergetar, aku melepas pelukanku dan memegang bahunya.


"ada apa vava, apa tubuhmu masih kurang sehat? " kataku


" tu... tuan.. se... sebaiknya anda berpakaian dahulu" jawabnya tebata bata.


°seketika kesadaranku pulih, #aku memeluknya dengan keadaan telanj∆ng# batinku, "handuk handuk dimana handukku " ucapku panik seraya menggerakkan tangan ke kanan dan ke kiri.


°vava memegang tanganku dan berkata.


"tuan, kemari aku akan mengambilkan pakaian untukmu."


°seperti kerbau di colok hidungnya, aku hanya diam dan menurut saat vava menarik tanganku.


°dia lantas memegang kaki ku, memakaikan CD, celana, dan menarikku untuk duduk di dipan, dia memakaikanku sebuah kemeja..#aku tak mampu berkata kata#


lantas menyisir rambutku, kemudian memegang tanganku memotong kuku ku satu per satu.


"aku mendengar semua cerita dari tuan bima,apa yang anda lakukan saat aku pingsan, perjuangan anda membawaku ke puncak gunung bad, termasuk menghisap racun di pahaku, hingga membuat anda tak mampu melihat seperti sekarang" suaranya terdengar bergetar.


"apa kau menangis vava" tanyaku


"bagi anggota valcon, kegagalan dalam misi harus di bayar dengan bunuh diri, tapi anda memberi pengampunan kepada saya, menyelamatkan nyawa saya lagi dan lagi, sedangkan anda sekarang tak mampu merawat diri anda sendiri, rambut anda berantakan, kuku anda panjang panjang, anda tidak perlu melakukan semua itu, saat saya bekerja di valcon, nyawa saya sudah tak ada harganya, tugas valcon adalah menjadi perisai,mati demi tuanya, sedangkan sekarang semuanya terbalik,," dia terus berkata dengan tersedu sedu.


"saya bukanlah orang yang pantas anda perlakukan seperti itu, saya akan pergi, saya akan keluar dari valkon sebagai konsekuensi kebodohan saya telah membahayakan nyawa anda, saya...


°setelah kuku terakhir di potong, aku meraba pundak dan memegang wajahnya dengan kedua tanganku.


°aku mengusap air matanya dengan ibu jari ku,vava tak lagi berbicara.


"apa kamu menangis vava?" tanyaku.


"vava, nyawa manusia tidaklah terganti, saat kita mati, tak ada tuan dan pengawal, tak ada valcon tak ada tuan vanhouten, yang ada hanya vava dan charli.., aku berjanji kepada diriku sendiri, aku akan melinduungi orang orang di dekatku, aku akan mengeluarkan kamu dari valcon, tapi aku masih butuh kamu, aku akan mempekerjakanmu langsung di bawahku sebagai asistenku, konsekuensi dari kebodohanmu kau tak boleh menolak tawaranku,,. menangislah vava, keluarkan semua isi hatimu, menangislah..." kataku memberinya semangat.

__ADS_1


°seketika dia memelukku dan terisak isak, sampai tak ada suara, hanya derasnya air mata yang membasahi bajuku, tanpa sadar pelukanya membuatku terbaring di dipan, dan dia menindihku,, darahku terasa mendidih,, ada desiran desiran aneh yang aku rasakan, menjalar dari ujung kaki hingga ke ujung rambut,.......


jangan lupa komen.


__ADS_2