Jerat Asmara Bos Muda

Jerat Asmara Bos Muda
BAB 20 •KUTUKAN bag. 1


__ADS_3


di apartemen terbaik se ibukota.


" nak ini kesempatan bagus, jika kau bisa menunjukkan kinerjamu, bukan hanya apartemen ini saja, sepertinya menggenggam kota javania bukan lagi mimpi" ucap prapto ayah cristin dan kades bojongan.


" cristin akan berusaha ayah" jawab kristin berlari ke lantai 1 menghampiri james.


di sisi lain.


kedatangan leo, tiger, dan bufon membuat hati charli sedikit tenang.


" tuan charli, anda bisa istirahat biar saya yang menjaga nona mila " tawar leo.


" baiklah, tiger ikut aku " sahut charli melangkah pergi.


mengendarai Lamborghini-nya charli dan tiger meninggalkan rumah sakit, dan berhenti di pemakaman.


"tunggu di sini tiger" perintah charli memasuki area pemakaman.


saat ini hanya kegelisahan di hati charli.


duduk sejenak di pemakaman vava, dan mengungkapkan kegelisahannya, menceritakan yang terjadi.


lagi lagi charli merasa ada yang menatapnya, semenjak terkena racun bromo charli kehilangan kekuatannya untuk mempertajam indra.


tiger berlari dan menghampiri charli.


"tuan, ada seseorang menatap anda dari arah jam 2" ucap tiger yang kemampuannya sudah pasti tidak di ragukan lagi.


" bisakah kau menyelidikinya tiger? " tanya charli penasaran.


" baik tuan, tapi tidak untuk sekarang, saya khawatir dia hanya ingin menjauhkan saya dari tuan" jelas tiger dengan sikap waspada seorang pengawal.


" baiklah, buat tim pemantau di sini, kita pancing dia" jelas charli.


mereka lekas meninggalkan pemakaman dan charli memaju lamborgininya, berhenti di depan kantor pusat SMC.


CHARLI memerintahkan tiger menggantikan james sementara, terlihat james keluar kantor dan masuk ke mobil charli.


charli melajukan mobil sambil menceritakan yang terjadi kepada james, james paham situasinya.


" tuan, ingin pergi ke gunung bad? , itu adalah langkah tepat, tetua dari suku badiu sangat mahir tentang kutukan dan magic" ucap james dengan pemikiran yang akurat.


" ya james, aku juga berpikir begitu, mereka selalu merapalkan mantra mantra aneh dalam setiap upacara, saya yakin mereka punya solusi." jawab charli mengungkapkan pemikirannya.

__ADS_1


###


sesampainya di desa suku badiu charli di sambut hangat oleh sang istri dengan wajah sangat menyejukkan, tapi ada yang aneh dengan hari itu, para tetua ikut menyambut charli.


charli di ajak ke altar ritual, dan bermandikan asap batu batu khusus, charli tidak merasakan hal aneh.


setelah itu charli di bawa masuk ke rumah simbad oleh sang istri.


" kepala suku charli, kami menantikan kedatanganmu, ada dua hal yang perlu kau ketahui" ucap simbad kepada menantunya dengan mata tertutup kain.


" yang pertama, selamat karna kau akan menjadi seorang ayah!!! " imbuh simbad.


charli tertegun sesaat dan memandang wajah inoa yang tertunduk memerah, lantas memeluknya erat erat, saat ini inoa sedang mengandung anaknya. tentu dia sangat bahagia.


tak ada lelaki yang tak bahagia mendapat kabar seperti ini.


" yang kedua, di dunia luar para tetua melihat, cahaya gemilang dalam kehidupanmu dan ada sebuah energi kutukan berada di dekatmu, para tetua menghawatirkanmu, jadi mereka melakukan upacara untuk menjauhkanmu dari kutukan itu" ucap simbad membuyarkan senyum bahagia charli dan langsung teringat dengan mila.


charli kagum dengan keahlian suku badiu, mereka bisa menebak seperti yang charli katakan, charli pun menceritakan semua yang di alaminya kepada simbad.


" tenanglah anakku, kakak iparmu bandi sudah mengejar penanam kutukan itu, kita akan tahu setelah menangkapnya" pungkas simbad mempersilahkan charli keluar.


charli kembali ke rumah istrinya inoa, bercanda gurau dan terus memegang perut inoa, charli sangat bahagia, menantikan sosok yang di dambakan semua insan.


benar benar seorang istri idaman# batin charli memegang wajah lembut inoa.


siang itu, setelah lama tidak bertemu tentu pembaca sudah tahu apa yang di lakukan charli dan inoa di rumahnya sebagai sepasang suami istri yang sedang bahagia.


hari menjelang petang, charli keluar gunung, melajukan mobilnya bersama james, kembali ke rumah sakit.


###


mila di pindah ke ruang vvip rumah sakit.


di sana sudah ada maya, cristin, dan pak kades, banyak staf yang lain sengaja menjenguk mila.


mila masih tak sadarkan diri, sangat aneh, dokter spesialis sudah di datangkan pihak rumah sakit, tapi penelitian menemukan titik buntu untuk menjelaskan penyakit yang di alami mila.


charli menelpon wanda, dengan nada sedih wanda berbicara orang yang dia tuju sudah meninggal dunia.


bima beserta rombongan datang membawa dokter spesialis dari luar negri.


lagi lagi keputusan masih menemui titik buntu.


sudah tengah malam, semua pengunjung pulang, hanya tersisa beberapa pengawal rombongan james dan charli sendiri.

__ADS_1


saat tertidur di samping mila, charli mendengar sayup sayup suara dari kejauhan, charli membuka jendela melihat keluar, terlihat dari lantai 7 rumah sakit seorang berdiri di bawah pohon rindang halaman belakang rumah sakit.


charli keluar beralasan ingin ke kamar mandi kepada james.


james memberikan jam tangan andalannya, kalau kalau terjadi sesuatu.


##


saat sampai di lantai satu, charli berlari ke belakang rumah sakit, mencari sosok yang tadi berdiri di bawah pohon.


sosok itu berlari menjauh dan berhenti, berlari lagi dan berhenti, charli tau sosok itu pasti sengaja memancingnya.


charli mengejarnya sampai di gang kecil dan buntu.


charli melihat sekeliling untuk berjaga jaga, dia siap menekan tombol di jam tangannya,


" hentikan, aku tak bermaaksud mencelakaimu" suara serak entah laki laki atau perempuan charli tak bisa memastikannya.


" apa maumu mengajakku kesini" tanya charli mengurungkan niatnya menekan tombol jam.


" minumkan obat ini, dia akan selamat, tapi butuh waktu satu minggu" ucap orang misterius melemparkan sebuah bungkusan, seoerti rempah rempah.


" bagaimana aku bisa mempercayaimu? " tanya charli tak percaya.


" jika satu mjnggu kau bisa menemukan dalang peneluhan itu, nyawanya akan selamat, jika tidak.." orang misterius tidak melanjutkan kata katanya.


" beri aku alasan supaya percaya kau di pihakku" tanya charli lagi.


" aku bisa membunuhmu sekarang jika aku mau, tapi aku tidak ingin kan hal itu, bukan kah itu masuk akal? " jelas orang misterius.


" bunuh saja aku jika memang kau mau, asal kau bisa menyelamatkan anak itu " jawab charli.


orang misterius itu sedikit gemetar, dengan nada tertatih dia berbicara " aku akan membunuh orang yang menanam teluh itu sendiri, kau... lakukan saja memberi obat itu padanya" jelas orang misterius itu di barengi datangnya kabut asap yang makin lama makin tebal.


charli berupaya menangkapnya, tapi sosok misterius itu hilang bersama kabut.


charli terdiam dan kembali ke rumah sakit, memerintahkan james mengecek yang katanya obat itu.


" tuan ini memang ramuan obat tempo dulu, juga sering disebut adas pulowaras. " jelas james meyakinkan.


charli percaya kepada james , dan menyeduh ramuan itu dan memberikannya kepada mila dengan sebuah sendok.


rona wajah mila agak berubah tidak seperti sebelumnya.


dengan khawatir charli tertidur di samping mila hingga pagi.

__ADS_1


__ADS_2