Jerat Asmara Bos Muda

Jerat Asmara Bos Muda
BAB 29 •PERPECAHAN SUKU


__ADS_3

"istriku.. aku adalah kepala suku, aku bertanggung jawab saat para pejuang berbuat kesalahan" jawaban charli membuat semua yang ada kebingungan dan memandang satu sama lain.


"adikku kepala suku, aku adalah ketua mereka (para pejuang) akulah yang bertanggung jawab atas kesalahan mereka, tolong beri tahu aku kesalahan mereka, aku siap di hukum" bandi menyahut perkataan charli.


"jika perintah itu darimu kakakku tentu aku akan menghukum mu, perintah barusan berasal dariku, tentu aku yang bertanggung jawab lagi pula kamu juga melakukan kesalahan yang sama" sahut charli.


kata kata charli membuat para pejuang semakin kesal.


"adikku tolong beri tahu aku apa kesalahan para pejuang Dan juga diriku sehingga membuatmu menanggung kelaparan?" tanya bandi.


"kakak, aku sudah memberikan perintah urutan mereka harus makan, mereka melanggarnya, jadi sebagai hukumannya aku tidak akan makan malam ini" jawab charli membuat semua orang teringat bahwa inoa makan setelah para pejuang, para pejuang tak mampu berkata apa apa lagi termasuk bandi.


"aku kepala suku charli, aku membuat keputusan!!!, aku akan membawa suku badiu turun dan bermukim di kaki gunung bad, jika ada yang keberatan silahkan berbicara, aku mempertaruhkan jabatan ku sebagai kepala suku!!!!! ,karena sudah tidak ada tetua kalian boleh berdiskusi dan salah satu maju untuk berbicara" lagi lagi charli membuat keputusan yang membuat semua pejuang protes.


setelah saling berbisik para pejuang mengutus bandi sebagai pembicara.


"adikku maaf kami para pejuang melakukan penolakan, ini adalah tanah leluhur kami dan ini sudah ada ribuan tahun, kami bertanggung jawab menjaganya, kami tidak akan meninggalkannya"


" aku menjanjikan kehidupan yang lebih baik di dunia luar, jika kalian ingin tetap di sini maka aku akan membawa siapa saja yang mau ikut denganku, jika kalian menghalangi aku tidak keberatan melawan kalian semuanya!!" charli merubah ekspresinya.


"Sombong sekali kau orang luar, kau ingin melawan kami semua??" kata bersambung dengan tawa para pejuang memandang rendah charli.


"Hanya para tetua yang bisa mencabut hak adik charli sebagai kepala suku, kalian harus menghormati arung!!!!!" bentak bandi.


"Karena tetua sudah tiada, di manapun charli berada dia tetap kepala suku badiu!! kalian semua boleh ikut charli keluar atau tetap berada di sini!!" imbuh bandi teringat kata kata ayahnya, dia harus membela charli, dan mengikutinya saat di dunia luar. "aku akan ikut kepala suku membangun pemukiman di bawah kaki gunung bad." imbuh bandi lagi membuat para pejuang heran bandi yang dulu sangat sensitiv terhadap dunia luar, sekarang malah membela charli.


"baiklah, aku akan tetap di sini" ucap pria berbadan kekar bernama ben, dia adalah pejuang terbaik di suku badiu sekaligus anak dari mantan kepala suku sebelum simbad "aku menantang mu kepala suku, jika kau bisa menang, kedepannya aku akan tetap menganggap kamu sebagai kepala suku!!!! jika kau kalah aku akan memberikan hak kepala suku untuk anakmu di masa depan sementara kepengurusan akan dilakukan oleh kak bandi!!!" jelas ben.


bandi berusaha mencegah ben, tapi para pejuang yang lain mendukung ben dengan alasan kualitas menjaga para wanita dan anak anak di masa depan tanpa kehadiran tetua akan tetapi.


"aku menerima tantangan mu saudaraku, jika aku menang aku tetap akan mengangkat mu sebagai kepala suku di sini, dan di masa depan hubungan kita harus tetap baik dan terjaga, bagi mereka yang tinggal disini akan di kenal dengan suku badiu dalam, dan kami yang akan hidup di bawah kaki gunung bad akan di kenal sebagai suku badiu luar, dan untuk kawasan berburu, di sisi barat gunung bad milik suku badiu dalam, di bagian timur milik suku badiu luar, di masa depan tidak boleh ada perselisihan, jika ada maka para tetua antara suku akan mengambil jalur di tengah dan tidak memberatkan satu pihak" ucapan charli begitu lantang membuat semua orang tersadar betapa cerdas dan bijaksananya charli.


kata SETUJU membuat charli dan ben keluar ruangan dan bersiap bertarung di luar.

__ADS_1


"aku berjanji akan baik baik saja istriku, aku tidak akan mati sebelum melihat anak anakku pandai berburu" kata charli meyakinkan inoa.


bandi sebagai juri dalam pertarungan mereka. "tidak ada larangan senjata, tidak ada aturan, tidak akan ku hentikan sebelum salah satu dari kalian menyerah atau tidak mampu lagi berdiri" ucapan bandi tanda di mulainya pertarungan.


ben menggunakan pisau kukri, pisau dengan ujung melengkung hampir menyerupai huruf L.


charli tidak menggunakan senjata.


charli berusaha mengatur pernapasan, ben langsung melakukan tebasan dengan kecepatan tinggi.


secara reflek tebasan ben di tahan oleh lengan charli.


ting (suara benturan seolah baja bertemu baja)


ben mundur guna membiarkan pendarahan charli, tapi apa yang terjadi di luar harapan ben, tangan charli tidak terluka sedikitpun, charli pun merasa heran.


Sambil memandang tangannya yang tak terluka charli melihat ada luka sedikit bekas gigitan harjanti.


"Apa ini kekuatan dari Harjanti?" batin Charli kebingungan seolah tangannya bak besi.


Bukan menghindar, charli lagi lagi menangkap pisau Ben dengan dua jarinya, dan mematahkan pisau kesayangan Ben.


Ben terlihat kebingungan dan tentu saja membuat nya bertambah kesal.


belum sempat lari dari kebingungannya, Charli melayangkan pukulan ke arah dada Ben, membuat tubuh Ben terpental puluhan meter.


Brakkkkkk (suara benturan tubuh Ben)


Pemandangan ini menambah keheranan semua warga.


Ben berusaha berdiri, dengan kedua lengannya, belum sempat Ben berfikir, tinju Charli lagi lagi mengenai tepat di dada Ben.


Braaaaakkkkk Semakin jauh tubuh Ben terpelanting)

__ADS_1


Ben berusaha berdiri lagi, tapi tubuhnya sudah tidak sanggup dan tersungkur ke tanah, dengan memuntahkan darah kental.


Charli berlari dan hendak memberi pukulan kepada Ben lagi.


Charli menghentikan pukulan nya dan membantu Ben berdiri.


Ben mengakui kehebatan Charli.


dan semua pejuang juga mengakuinya.


Bandi mengumumkan kemenangan Charli, Inoa tampak senang dan berlari ke arah Charli.


Setelah malam itu, keputusan sudah di buat dan di tanda tangani semua pihak dengan tinta darah mereka.


Ada 17 pejuang dengan istri dan anaknya tinggal dan menjadi suku Badiu dalam.


sedangkan sisa 15 pejuang perjaka dan beristri termasuk Bandi, puluhan wanita dan anak anak pilih turun gunung mengikuti Charli dan berdiri sebagai suku Badiu luar.


Charli meminta waktu satu minggu untuk menyiapkan rumahnya.


Sementara Charli menitipkan mereka kepada Bandi untuk waktu yang di tentukan.


Charli pun keluar dan menemui James meninggalkan sukunya.


...jangan lupa dukung penulis...


...dengan cara follow author...


...like,komen, dan vote...


...selamat membaca and thank you...


Bagaimana kelanjutan kisahnya? apakah Charli mampu meneruskan tekad membawa sukunya? simak kelanjutan kisahnya.

__ADS_1


JANGAN LUPA BACA KARYA LAIN AUTHOR SAMBIL MENUNGGU UP, "BIBI KAULAH HIDUPKU" YAKIN PASTI BIKIN KETAGIHAN!!!!!!


__ADS_2