Jodoh Ku Seorang Mafia

Jodoh Ku Seorang Mafia
Episode 38


__ADS_3

sesampainya di kediaman Alexsander, jonatan tak tega membangun kan lilly yang tengah tidur pulas,ia pun langsung menggendong lilly masuk ke dalam rumah orang tuanya


" jo, lilly kenapa?" tanya irena panik saat melihat lilly di gendong jonatan


"sssstttt , jangan berisik mom ,lilly gak papa, dia hanya tidur, aku anyar dia ke kamar dulu biar dia bisa tidur dengan nyaman" ucap jonatan dengan nada pelan


" iya maaf , ya sudah sana tidurin dia di kamar tamu aja" ujar irena yang menunjuk kamar tamu tak jauh dari ruang tamu


" biar di kamar aku aja mom" jawab jonatan yang melangkah menuju ke kamar nya


namun baru dua langkah ia ingin menuju ke kamar nya ,irena langsung menarik kerah baju jonatan


" eett, jangan mencari kesempatan dalam kesempitan ya jo, tidurkan lilly di kamar tamu" ucap irena memperingatkan


" mom biarkan aku menidurkan lilly di kamar ku dulu, nanti ada yang ingin aku jelaskan" ujar jonatan


" tidak bisa jo,kalian bukan muhrim nya, jadi lilly gak boleh tidur di kamar kamu" tegas irena


" mom, lilly sudah menjadi istri ku, dan dia sudah menjadi mahram ku" ujar jonatan yang kesal dengan mommy nya, ia langsung membawa lilly menuju ke kamar nya


Mata irena langsung melotot tak percaya saat mendengar pengakuan anak semata wayang nya


" benarkah merea sudah menikah?" gumam nya sendiri


Sesampainya di kamar jonatan langsung menidurkan lilly di atas tempat tidur nya


" selamat beristirahat sayang" ucap jonatan yang mengecup kening lilly , jonatan ingin menyelimuti lily namun terhenti saat melihat jari tangan lilly


" ya ampun, kenapa aku jadi lupa begini ya" gumam nya esal sendiri, ia langsung mengeluarkan kotak cincin yang ada di saku jas nya, kemudian ia mengambil satu cincin dan memasangkan nya ke jadi manis lilly, dan ia juga memasangkan cincin yang satu nya ke jari manis nya sendiri


Jonatan tersenyum saat melihat sepasang cincin pernikahan yang ada di jari lilly dan di jarinya


" ahh, sungguh indah sekali"ucap jonatan yang ikut rebahan di samping lilly, ia melupakan sang mommy yang di bawah menunggunya dengan rasa penasaran


Jonatan memeluk lilly , dari belakang , rasa hangat dan nyaman , sehingga membuat jonatan ikut tertidur


Di lantai dasar irena sedang menunggu jonatan untuk keluar dari kamar nya, ia berjalan mondar mandir di bawah tangga


" kemana sih jo, kok lama anget" gumam nya yang tak sabar menunggu jonatan , ia masih mondar mandir

__ADS_1


" sayang, kamu kenapa mondar mandir di sana?' tanya make yang baru keluar dari kamar nya


" aku lagi nungguin jo, dad" jawab irena yang menghentikan mondar mandir nya


" ngapain kamu nungguin jo di bawah tangga seperti itu?" tanya make yang heran dengan tingkah istri nya


" ya aku ini lagi menunggu jo keluar dari kamar nya" jawab irena lagi


" tumben, biasanya langsung gedor gedor kamar nya" ujar make


" beda dad, di kamar nya sekarang ada lilly, jadi mana mungkin aku mengedor gedor pintu nya" ujar irena


" lilly, perempuan yang jo ingin nikahi itu kan?" tanya make yang mengingat nama lilly


" ya, " jawab irena singkat


" dia ada di kamar jo?" tanya make yang langsung melotot , kala menyadari kalau lilly ada di kamar anak nya


" iya dad, jo tadi membawanya dalam ke adaan tidur, terus kata nya jo mau menidurkan nya saja, eh sampai sekarang dia belum turun juga" jelas irena


"APA!!!, mom , kita harus menghentikan mereka , sebelum mereka melewati batas" ucap make yang tergesa gesa menaiki anak tangga menuju ke kamar jonatan, irena langsung menahan tangan suami nya


" mom apaan sih jangan tahan daddy , daddy mau menghentikan perbuatan mereka yang tidak benar" ujar make yang berusaha melepaskan tangan istri nya, namun irena memegang nya dengan kuat


" dad, kata jonatan dia sudah menikahi lilly" ucap irena


make langsung melotot saat mendengar ucapan sang istri


" kamu gak bercanda kan sayang?" tanya make yang terkejut


" gak dad, itu yang di katakan jonatan , maka dari itu mom gak berani mengganggu mereka" ujar irena


" kenapa mom gak bilang dari tadi?" tanya make yang langsung mengajak istri nya duduk di sofa


" ya daddy gak tanya?" ujar irena yang duduk di sofa bersama suaminya


" ya juga ya, ah sudah lah , kamu tidak usah menunggu meraka , biarkan mereka keluar sendiri dari kamar nya,kalau kamu menunggu mereka , mom akan capek dan sakit hati sendiri " ujar make


" loh sakit hati kenapa?' tanya irena heran

__ADS_1


" ya, nama nya juga pengantin baru , ya betah nya di kamar lh mom, kaya gak pernah ngalamin nya aja" ujar make sambil tersenyum


" ah iya ya , kok aku gak kepikiran sampek kesana ya?" tanya dirinya sendiri


" sayang , kalau mereka suah menikah , kenapa mereka tidak memberi tahu kita terlebih dahulu, setidak nya kita bisa ikut hadir di pernikahan mereka?" tanya make


' aku juga gak tau dad, maka dari itu aku menunggu jonatan, aku ingin menanyakan hal itu" ujar irena


" dasar si jonatan kurang ajar, apa dia sudah tidak mengaggap kita sebaai orang tuanya " ujar make yang kesal dengan anak nya yang suka berbuat semaunya


' sudah lah dad, tidak usah marah marah, biarkan saja jo cepat menikah, bukan nya kita yang sedari dulu mendesak nya untuk menikah , sekarang dia sudah menikah daddy malah ribut' ujar irena yang kesal dengan suaminya


" bukan begitu sayang, aku kesal nya dengan jonatan, dia tidak mengajak kita saat dia menikahi lilly" ujar make


" ya sih, sebenar nya aku juga kesal dengan nya, tapi mau bagai mana lagi sudah terjadi , paling nanti kita tinggal mengadakan resepsi nya aja " ujar irena


" kalau bisa , resepsinya secepatnya sayang , aku gak mau nati mereka mendapatkan gosip miring " ujar make


" ok sayang " ujar irena sambil tersenyum


" oh ya sayang , berarti tidak lama lagi kita akan memiliki cucu yang sangat lucu" ucap make sambil tersenyum membayangkan menggendong seorang cucu


" iya ya dad, semoga saja mereka cepat memberikan kita cucu yang cantik dan ganteng' ujar irena yang ikut tersenyum membayangkan menggendong cucu


"aku berharap lily nanti hamil anak kembar , jadi kita langsung dapat dua cucu" ujar make yang menginginkan cucu nya nati kembar


" iya dad, aaa lucu sekali pasti nanti cucu kita" ujar irena yang membayangkan cucu kembar


" dad jadi gak sabar mom" ujar make


" sama ,mom juga gak sabar menunggu hal itu" ujar irena sambil tersenyum bahagia


Mereka terus menghayal tentang cucu cucu mereka


.


.


Jangan lupa like , komen ,dan vote nya ya, terimakasih🙏🥰

__ADS_1


__ADS_2