
" terimakasih tuan kristover telah menolong istri saya" ucap jonatan sambil tersenyum kepada kristover
" sama sama tuan jonatan " ucap kristover yang membalas senyuman jonatan
" silahkan duduk tuan kristover , dan asisten nya" ucap jonatan mempersilahkan kristover dan willi duduk di sofa
" nama saya willi tuan " ucap willy yang memperkenalkan drinya
" oh y , asisten willy silahkan duduk" uap jonatan yang mempersilahkan willy duduk
Kristover dan willy pun duduk di sofa yang ada di ruangan jonatan , sedangkan bagas juga ikut bergabung duduk sofa di samping jonatan
" by , aku pulang ya?" ucap lilly yang merasa tidak enak kala dirinya harus ada di ruangan itu sedangkan mereka ingin membahas masalah pekerjaan
" nanti aja bareng aku sayang, kamu masuk ada di kamar itu" ucap jonatan menunjuk sebuah pintu kamar yang ada di ruangan lily
" hem baik lah"? Ucap lilly yang langsung menuju ke kamar yang ada di ruangan jonatan
kristover sedari tadi terus mencuri curi pandang ke pada lilly , samapi lilly masuk ke dalam kamar yang ada di ruangan jonatan baru lah kristover mengalihkan pandangan nya ke arah jonatan
' apa yang kau rencanakan kristover, jika kau berani menyentuh istri ku maka aku tidak ada segan segan membubarkan kelompok mafia kalian ' batin jonatan yang merasa kalau kristover mempunyai sebuah rencana yang di tunjukkan kepada lilly
' kurang ajar sekali dia, berani sekali dia mencuri curi pandang kepada buk bos, kalau sedang tidak menutupi identitas nya sudah di penggal kepalanya itu oleh bos' batin bagas yang memperhatikan kristover
' seperti nya meraka mencurigai gerak gerik bos' batin willy yang melihat ekspresi jonatan dan bagas
" hem , ada tujuan apa tuan kristover jauh jauh datang ke perusahaan saya?" tanya jonatan basa basi
" ah ya, saya hampir saja melupakan tujuan saya datang ke perusahaan andan tuan jonatan , begini, sebenar nya saya ingin mengajak kerja sama dengan perusahaan saya" ujar kristover yang mengatakan maksud nya datang ke perusahaan jonatan
Willy langsung mengeluarkan proposal pengajuan kerja sama meraka , jonatan langsung mengambil proposal itu , ia membaca dengan teliti proposal tersebut
" kalian menawarkan keuntungan enam puluh persen untuk perusahaan saya?" tanya jonatan
" ya tuan jonatan , kami memang menawarkan keuntungan enam puluh persen untuk perusahaan anda" jawab willi
" apa kalian tidak akan rugi?" tanya bagas yang merasa semakin curiga dengan kristover dan willi
__ADS_1
" tidak tuan , karena kami yakin setelah perusahaan kita bekerja sama pasti akan banyak keuntungan yang kita dapatkan bersama " jawab willy
' aku semakin curiga kalau mereka benar benar mempunyai tujuan tertentu untuk mengajak kerja sama ' batin jonatan
' semoga saja dia mau bekerja sama dengan perusahaan ku, agar aku lebih mudah untuk menghancurkan perusahan nya' batik kristover
" bagai mana menutut Anda bos?" tanya bagas kepada jonatan
" baik lah , tapi sebelum kita melakukan kerja sama , saya minta anda menanda tangani sebuah perjanjian dari perusahaan kami" ucap jonatan yang ingin mengikuti permainan meraka , namaun siapa sangka kalau jonatan telah menyiapkan sebuah kejutan untuk meraka jika meraka ingin mencari masalah dengan nya
" baik lah , kami akan menyetujui perjanjian nya" jawab kristover
" sebaik nya baca terlebih dulu perjanjian yang kami ajukan, bagas serahkan kesepakatan yang kita ajukan kepada mereka " ucap jonatan kepada bagas
bagas langsung menyerahkan map yang berisi perjanjian yang di ajukan oleh perusahaan meraka
" silahkan di baca dengan teliti tuan " ucap bagas yang menyerahkan map perjanjian dari perusahaan merak ke kristover
Keristover langsung mengambil map yang di berikan bagas kepada nya, ia langsung membaca surat perjanjian tersebut
" bagai mana tuan kristover?" tanya jonatan yang senyum puas dala hati saat melihat ekspresi keterkejutan kristover
" baik lah saya akan menyetujui nya " jawab kristover
" tuan, apa anda yakin?, pikirkan kembali tuan ,anda bisa kehilangan perusahaan anda" bisik willy kepada keristover yang hendak menandatangani surat perjanjian tersebut
" kau tenang saja , semuanya akan baik baik saja " bisik kristover kepada willi
Jonatan tersenyum puas saat keristover menndatangani surat perjanjian tersebut
' ini, sudah saya tanda tangani" ucap kristover menyerahkan map tersebut kepada jonatan
jonatan langsung mengambil map tersebut lalau membuka map tersebut , ia melihat tandatangan keristover di atas materai
" baik lah sekarang perusahaan kita telah bekerja sama , jadi mulai saat ini setiap perusahaan kita mempunyai proyek baru maka dengan otomatis perusahaan kita yang akan mengelolanya bersama " ucap jonatan yang mengajak kristover bersalaman
kristover pun menyambut jabatan tangan jonatan , tanda ia menyetujui nya
__ADS_1
" ya , mulai sekarang perusahaan kita saling terhubung" ucap kristover
Setelah melakukan kerja sama merak pun mengobrol tentang ke adaan prusahaan mereka masing masing , dan membicarakan sebuah pembangunan proyek pertama meraka
di dalam kamar lilly yang sedang rebahan sambil melamun , ia mengingat tentan kejadian tadi
" aku masih tidak percaya kalau sifat asli dari tama seperti itu " ucap lilly yang masih tak menyangka kalau tama akan berbuat senekat itu, setau dirinya tama dulu memiliki kepribadian yang sangat sopan ,lembut dan penyabar , tidak seperti sekarang ini
Tiba tiba ponsel lilly berbunyi, pertanda ada yang menelfon nya, lilly langsung melihat ke layar ponsel nya , untuk melihat siapa yang menelfon nya
" nisa" ucap nya yang membaca nama di layar ponsel nya, dengan cepat lilly langsung menganggkat panggilan dari nisa
" hallo " ucap lilly saat sambungan telfonnya sudah tersambung
" hallo lilly, kau ada di mana?" tanya nisa di seberang telfon
" au ada di perusahaan jonatan, kenapa nis?" tanya lilly
" ah tidak, aku tadi ke rumah mu, kata atr di rumah mu kau sedang shopping bersama mertua mu" ucap nisa
" ya tadi memang aku menemani mertua ku shopping " jawab lilly
" sebenar nya aku tadi ingin mengajak mu shopping tapi kau sudah pergi dengan mertua mu , ya sudah lah lain kali saja " ucap nisa
" ya lain kali saja ya , oh ya aku tadi saat di mall mengalami kejadian yang tak terduga" ucap lilly yang ingin menceritakan kejadian tadi
" kejadian apa?" tanya nisa penasaran
" tadi aku saat sedang menunggu jemputan sopir jonatan , tama tiba tiba datang ingin menusuk ku dengan sebuah pisau kecil " ucap lilly
"tama ?, dia ingin menusuk mu, terus kamu gak papa kan?" tanya nisa yang menghawatirkan lilly , ia tak menyangka kalau tama ingin mencelakai lilly , wanita yang dia cintai selama ini
.
.
Jangan lupa like, komen dan votenya ya ,terimakasih🙏🥰
__ADS_1