Jodoh Ku Seorang Mafia

Jodoh Ku Seorang Mafia
Episode 86


__ADS_3

luky dan yang lain nya pun datang ke rumah kristover , setelah mereka menyelesaikan misi membasmi markas kristover


Saat memasuki rumah keristover , ia melihat ada kristover yang tengah di pengang oleh anak bua jonatan , lucky pun tak begitu perdulu, pikirnya jonatan telah berhasil menyelamatkan lilly


Mata nya tertuju ke arah lilly yang tengah menangis sambil memeluk jonatan , ia langsung menghampirinya


" bos, " panggil lucky


Lilly langsung melihat ke arah licky, dengan mata nya sembab


" lucky , jonatan tertembak hiks hiks" ucap lilly yang masih memeluk jonatan


" apa !!!, bagai mana bisa ?" tanya lucky yang lengsung melihat ke adaan jonatan


" dia menyelamatkan aku hiks hiks" ucap lilly yang merasa bersalah


" sudah kau jangan menangis, ayo kita bawa bos pergi dari sini, dia harus secepat nya mendapat pertolongan" kata lucky yang langsung mengangkat jonatan


Lilly pun menganguk setuju, meeka pun pergi meninggalkan rumah kristover , namun sebelum pergi anak buah jonatan telah di perintahkan oleh lucky membakar rumah tersebut


Di dalam mobil , lillly tak berhenti henti menangisi jonatan , ia merasa bersalah karena telah membuat jonatan terluka


Setelah meeka berhasil keluar dari hutan , mereka telah di tuggu oleh anak buah jonatan dengan beberapa helikopter, mereka semua pun langsung memindahkan jonatan naik helikopter


Tak lama mereka pun sampai di sebuah rumah sakit milik jonatan , di sana telah di siapkan penyambutan jontan dan yang lain nya, karena sebelum mereka keluar dari hutan lucy telah menggubungi pihak rumah sakit untuk menyiapkan semuanya


Serelah turun dari helikopter, jonatan langsung di bawa ke ruang operasi , lilly dan lucky pun selalu setia di samping jonatan


" maaf , tuan dan nona, kalian tidak boleh masuk, kami akan melakukan operasi untuk tuan jonatan " kata seorang suster


" tapi saya istri nya, saya mau mendampingi suami saya " kata lilly sambil menangis


" mohon maaf nona , tapi kami tidak bisa mengisinkan nona masuk , itu akan mengganggu kami dalam mengopresi tuan jonatan" kata suster itu dengan lembut


" sudah lah nona , kita tunggu di sini saja , aku yakin , bos pasti akan baik baik saja , hal seperti ini bukan yang pertama bagi nya" kata lucky yang menahan lilly agar tidak ikut ke dalam ruang operasi


" bukan hal pertama?" tanya lilly heran


" sus silahkan laksanakan tugas kalian" kata lucky kepada sustr itu, tanpa menjawab pertanyaan lilly

__ADS_1


" baik tuan , mari nona tuan ' kata suster itu yang langsung menutup pontu ruangan operasi


" lucy, kau belum menjawab pertanyaan ku" kata lilly dengan kesal


" ya nona , bos dan aku sudah biasa masuk ruang operasi, dan kami baik baik saja sampai sekarang" jawab lucky dengan sombong nya


" gila , masuk ruangan operasi hal biasa bagi kalian" uacap lilly sambil mengeleng gelengkan kepalanya


" ya begitu lah , sudah lah nona , ayo kita duduk saja di sini, dan tunggu operasiny selesai" kata lucky yang langsung duduk di kursi yang terletak di depan ruangan operasi


Tanpa menjawab lilly pun langsung duduk di sebelah lucky, lilly duduk di samping lucky sambil berdoa untuk keselamatan jonatan , dan keberhasilan operasi nya


Lucky melirik ke arah lilly yang tengah berdoa pun tersenyum tipis, sungguh kali ini ia merasa senang jonatan sahabat sekaligus bos nya bisa mendapatkan wanita yang baik dan tepat untuk nya


" nona , sebaik nya pergi lah ke ruang UGD , mengobati leher mu itu, aku tidak mau kena omelan bos ,kalau dia melihat leher mu yang terluka tanpa di obati" kata luky , yang menyuruh lilly mengobati leher nya


" tapi aku takut saat aku pergi suami ku akan mencari ku"


" operasinya lama nona , sana obati lah dulu leher mu itu"


" hem baik lah , tapi kalau ada apa apa , kau panggil aku ke UGD ya"


Lillu pun perg ke UGD untu mengobati leher nya, tak butuh waktu lama untuk mengonati nya, lilly suda kembali lagi ke depan ruangan operasi tempat jonatan di operasi, ia duduk lagi di samping luky


Setelah menunggu beberapa jam di depan ruangan operasi , pintu ruangan operasi pun terbuka , keluar seorang dokter yang baru saja mengoperasi jonatan


Lilly dan lucky yang melihat dokter keluar dari ruang operasi pun langsung berlari mendekat ke arah dokter itu


" doter bagai mana dengan suami saya?" tanya lilly dengan khawatir


" tuan jonatan saat ini tengah keritis , dia banyak mengeluarkan darah , jadi kami saat ini tengah butuh darah AB+, dan setok darah di rumah sakit ini sedang kosong, apa ada di antara kalian mempunyai darah AB+?" tanya dokter itu kepada lucky dan lilly


" saya dok, darah saya AB+" kata lilly yang mau mendonorkan darah nya untuk jonatan


" eh tidak bisa, kau sedang hamil" kata lucky melarang nya


" anda sedangg hamil nona?" tanya dokter itu kepada lilly


" ya dok saya sedang hamil, apa masih bisa saya mendonorkan darah untuk suami saya?" tanya lilly

__ADS_1


" maaf nona , jika anda sedang hamil tidak boleh mendonorkan darah nya, itu akan beresiko ke janin anda " jawab dokter itu


"nona , kau tunggu di sini, dan jangan kemana mana , aku akan mencari pendonor untuk bos" kata Lucy kepada lilly


" baik lah ," jawab lilly


" tuan , kalau bisa jangan terlalu lama , karena tuan jonatan dalam ke adaan kritis dan butuh cepat pendoor nya" kata dokter mengingat kan lucky


lucky hanya mengaguk dan langsung pergi meninggalkan lilly dan dokter itu di depan rang operasi


Tak lama ada seorang suster keluar dengan tergesa gesa dri ruang operasi


" dokter, dokter, detak jantung pasien melemah" teriak seorang suster


Dojter yang mendengar tereiakan suster pun masuk kembali ke dalam ruangan operasi , untuk menolong jonatan


" jo, betahan lah , aku mohon hiks hiks , Tuhan tolong lah suami ku" kata lilly yang terduduk lemah di depan ruang operasi


" kau lilly istrinya jonatan ya ?" tanya seseorangg yang tengah berdiri di samping lilly


Lilly yang tadinya menangis dambil terduduk pun mendongak untuk melihat siapa yang tengah bertanya dengan nya, lilly melihat seorang wanita cantik tengah berdiri di sampinya, ia mengamati wajah nya, sepertinya ia tak asing dengan wajah wanita itu


" aku lina , kau istrinya jonatan kan? , sedang apa kau di sini" tanaya Lina


Lilly langsung ingat saat mendengar nama perempuan itu, ia langsung berdiri bersejajar dengan lina


" ya aku istrinya jonatan " jawab lilly


" siapa yang sakit ?" tanya lina lagi


" suami ku, dia saat ini tengah di operasi dan kekurangan banyak darah" jawab lilly ynag mebali meneteskan air matanya


" aku siap mendonorkan darah ku untuk jonatan " kata lina yang menawarkan diri nya untuk mendonorka darah nya untuk jonatan


.


.


.jangan lupa like komen dan vote nya ya , terimakasih🥰🙏

__ADS_1


__ADS_2