
Lilly mulai panik saat jonatan memeluk nya dengan serat seperti ini, hembusan nafas jonatan yang menghembus sampai ke tulang nya, jantung nya berdetak lebih cepat dari biasnya
" sayang , boleh kah aku meminta hak ku sekarang?" tanya jonatan dengan suara berat nya
mulut lilly seakan terkunci saat jonatan meminta hak nya sebagai suami
" pliss sayang , aku udah gak tahan lagi" ucap jonatan dengan memohon
Lilly berpikir, kalau dia menolak memberikan hak suaminya, ia takut nanti suami nya akan mencari pelampiasan di luar sana, pikir lilly
Lilly pun menganggukan kepalanya, sebenar nya ia belum siap untuk melakukan kewajiban nya namun , ia harus siap , ia tidak mau kejadian dulu terulang lagi kepadanya , toh , sekarang jonatan adalah suami nya, jadi apa salah nya ia memberikan hak nya
" beneran sayang?" tanya jonatan memastikan , ia tidak mau melakukan nya tapa ada persetujuan dari lilly, jika pun lilly menolak nya , ia akan berusaha menahan nya sendiri
Lilly hanya tersenyum malu sambil mengangguk kan kepala nya sambil menunduk kan kepalanya
"yes!!!! Terimakasih sayang" ucap jonatan dengan gembira, ia langsung menggendong lilly
" aaa" teriak lilly terkejut
Jonatan langsung mengarah kan lilly ke atas ranjang , dan menidurkan nya di atas ranjang
" pelan pelan jo, aku takut, ini yang pertama bagi ku" ucap lilly yang sedikit takut
" ya sayang , aku akan pelan pelan melakukan nya , ini juga yang pertama bagi ku sayang" ucap jonatan sambil membuka baju nya
" benarkah?" tanya lilly tak percaya
" ya sayang, aku tidak pernah berbohong kepada mu " ucap jonatan
" sayang , boleh aku mulai sekarang?" tanya jonatan , lilly hanya menganggukkan kepalanya
Dengan senang hati , jonatan langsung memulai aksi nya ,mereka melakukan hubungan suami istri untuk yang pertama kali dalam seumur hidup mereka , malam ini adalah malam penyatuan mereka , mereka melakukan nya sampau berjam jam dan sampa berkali kali
__ADS_1
saat ini keluarga paman hans sedang berkumpul di meja makan untuk makan malam bersama
" lilly dan jonatan mana ?" tanya paman hans yang tek melihat lilly dan jonatan di meja makan
" mungkin mereka masih di kamar, menyusun barang barang mereka "jawab bik fitri
" sayang , coba kamu panggil kan lilly dan jonatan , ajak mereka man malam bersama " ujar paman hans
" biar aku saja yang memanggil nya ya" ucap tama yang mengusulkan dirinya
" gak usah mas , biar aku aja yang memanggil lilly" ucap nisa yang tidak kalau suaminya ingin mencari kesempatan mendekati lilly
" biar aku aja nis, kamu duduk aja di sini , kamu kan sudah capek tadi membantu ibu masak makan malam untuk kita semua , ya kan yah?" tanya tama kepada mertuanya
" ya benar nis, biarkan tama saja yang memanggil lilly dan jonatan , kamu duduk saja di sini " ucap paman hans
" baik yah" jawab nisa dengan kecewa
Saat di depan kamat lilly , ia hendak mengetuk pitu kamar lilly , namun ia mendengar suara aneh dari kamar lilly, tama yang penasaran pun menampakkan telinganya ke pintu kamar lilly, suara itu terdengar dengan jelas , suara ******* lilly dan jonatan yang sedang bermadukasih
" sial , ternyata mereka sedang bercocok tanam,sialan kau jonatan , aku harus mempercepat merebut lilly, aku tidak rela kalau lilly di nikmati oleh peria sialan itu, lilly kenapa kau mau melakukan itu dengan nya, kenapa dulu saat dengan ku kau tidak pernah mau" ucap tama yang kesal , tama langsung pergi dari depan kamar itu dengan kesal , ia kembali ke meja makan dengan wajah masam
" mana lilly dan jonatan tama?" tanya paman hans saat melihat tama sendirian
" mereka , belum mau makan yah , seperti nya mereka sedang tidur" ucap tama berbohong , mana mungkin ia mengetakan kalau lilly dan jonatan sedang bercocok taman
" biarkan saja mereka sayang, mungkin mereka kelelahan abis menata barang barang mereka" ucap bibik fitri yang mengira lilly dan jonatan kelelahan
' kelelahan bercocok taman , ahhh sialan kau jo, awas kau nanti' batin tama yang semakin kesal saat mengingat suara ******* lilly tadi
" kenapa dengan mas tama, seperti nya dia terlihat menahan amarah nya' batin l\=nisa yang memperhatikan ekspresi wajah tama
" ya sudah , ayo kita mulai makan malam nya " ucap paman hans
__ADS_1
mereka pun mulai makan malam tanpa lilly dan jonatan , setelah makan malam mereka kembali ke kamr masing masing
"mas, kenapa?" tanya nisa yang melihat tama seperti gelisah
" aku sedang kesal nisa " jawab tama yang berjalan mondar mandir
" kesal kenapa?" tanya nisa heran , ia meihat suaminya sangat kesal sedarik tadi
" peria sialan itu , dia meniduri lilly, lilly juga kenapa tidak meolak nya, dulu saat aku yang mengajak ya dia selalu saja menolah " ucap tama dengan kesal
Nisa langsung melotot tak percaya , suaminya terlihat kesal sedari tadi karena megetahui kalau lilly sedang berhubungan suami istri dengan suami nya
" apa salah nya mas,lilly hanya memenuhi kewajiban nya sebagai istri " tanya nisa yang tak mengerti dengan suaminya
" salah lah, lilly itu punya ku" jawab tama dengan semakin kesal dengan pertanyaan nisa
" sadar lah mas,lilly sudah menikah ,dia itu hanya milik suaminya bukan milik mi" ujar nisa yang berharap suaminya akan sadar akan posisinya saat ini
" tidak ,aku tidak akan membiarkan lilly di miliki oleh orang lain, aku akan merebut lilly dari nya , aku akan melakukan apa pun caranya" ucap tama dengan bersungguh sungguh
" mas kamu sadar gak sih kalau kamu itu sudah ada aku, aku istri kamu mas, tega sekali kamu mengatakan di depan ku kalau kamu mau merebut perempuan yang sudah berstatus istri orang" ucap nisa sambil meneteskan air matanya, hatinya sangat sakit saat mendengar suaminya sendiri ingin merebut perempuan yang sudah jelas jelas istri orang
" hay nisa ,seharus nya kau sadar diri,aku tidak pernah mencintai kamu, aku menikahi mu hanya karena desakan dari lilly dan orang tua ku, jadi kau jangan berharap lebih dari pernikahan ini, karena kalau bukan kau yang dulu menggoda ku pasti aku sudah menikah dan hidup bahagia dengan lilly, bukan menderita menikah dengan mu" ucap tama dengan jelas di depan muka nisa
deg
sakit, sungguh sangat sakit hari nisa mendengar perkataan suaminya barusan ,ia tak menyangka kalau pernikahan nya dengan pria yang ia cintai selama ini dan ia rela memberikan apa pun yang tama minta namun sekarang apa yang ia dapatkan ,hanya sakit yang di berikan oleh tama mepadanya
.
.
jangan lupa like ,komen dan vote nya ya terimakasih🙏🥰
__ADS_1