
lilly yang sedang duduk santai di taman belakang pun terkejut taat lucky mengatakan kalau dirinya akan menikahi citra malam ini juga, kalau jonatan tidak terkejut lagi karena lucky pernah mengatakan kalau dirinya akan mengejar cinta citra setelah tau kalau citra bukan saudara sepupu kandung nya
" kamu gak bercanda kan luck? " tanya lilly dengan terkejut nya
" ya nona, saya sudah mempersiapkan semua nya, dan malam ini saya dan citra akan menikah" jawab lucky dengan tegas
" bukan nya kamu dan citra itu sepupu? " tanya lilly
" ya nona saya dan citra memang sepupu tapi dia anak angkat paman ku, melainkan Dia anak angkat paman ku"
" ap kau sudah mempersiapkan semuanya? " tanya jonatan santai
" sudah bos, semua nya sudah aku siapkan sebelum aku melamar citra" jawab lucky
"keren, belum melamar udah mempersiapkan semuanya" ucap lilly kagum dengan lucky
jonatan merasa tidak suka saat lilly memuji lucky
" ya sudah sana pergi nanti malam kami pasti akan datang"usir jonatan kepada lucky
lucky hanya menganggikkan kepalanya lalu pergi meninggalkan rumah jonatan
" Wah aku gak sabar buat datang ke pernikahan mereka" ucap lilly dengan bahagia
" sayang, aku gak suka ya kamu muji muji pria lain di hadapa aku" ucap jonatan sambi menatap sang istri
lilly langsung menoleh ke arah jonatan dengan tatapan bingung
" aku gak muji pria lain" ucap nya bingung
" tadi kau memuji lucky di hadapan suami mu ini" ucap jonatan kesal
"oh itu, aku gak muji dia by aku cuma kagum aja dengan apa yang lucky lakukan"
" sama aja aku gak suka kamu memuji atau mengagimi pria lain di hadapan ku"
" ya, ya by, aku minta maaf deh, aku gak lagi muji muji atau mengagimi pria lain di hdapan kamu" ucap lily menenangkan jonatan yang sedang merajuk
***
di malam hari nya rumah kediaman lucky telah di dekorasi sebagus mungkin untuk acara pernikahan lucky dan citra
sebelum nya citra dibut terkejut saat ia sedang latihan bersama anak buah jonatan lain nya, tiba tiba ia di jemput oleh orang suruhan lucky, setelah ia di bawa oleh orang suruhan lucky ke suatu tempat, si sana ia di paksa menggunakan make up dan gaun pernikahan
citra sempat bertanya tanya kenapa ia di suruh memakai pakaian pengantin dan make up pengantin seperti ini, namun orang suruhan menjawab kalau dirinya akan menikah dengan lucky malam ini, citra langsung terkejut bukan main, padahal baru saja lucky melamar nya, dan malam ini ia menikah dengan lucky
acra pernikahan lucky dan citra di gelar sangat mewah di rumah lucky, semua yang hadir hanya lah keluarg dekat, teman teman mereka dan anak buah jonatan
__ADS_1
semua tamu undangan telah hadir di kediaman lucky, mereka semua di but terkejut dengan pernikahan dadakan ini, acara nya pun berjalan dengan lancar
" citra selamat ya, akhirnya impian kamu terwujud juga" ucap lilly yang memberi selamat kepada citra
" terimakasih nona, saya masih tidak percaya ini terlalu mendadak" jawab citra dengan senyum bahagia
" udah jadi istri masih gak percaya " ledek lucky sambil melorik sang istri
" ya abis nya dadakan banget" jawab citra dengan malu malu
" kan lebih seru yang dadakn seeprti ini, ya gak bos? " tanya lucky yang menatap jonatan
" ya lebih seru" jawab jonatan sambil melirik lilly
" apa ya yang seru, gak ada seru seru nya, bikin kesel ada, nikah dengan ancaman " gerutu lilly
" eh jangan gitu dong sayang, meski pun kita nikah dengan dadakan juga tapi hidup kita bahagia kn sekarang" ucap jonatan sambil merangkul pundak sang istri
" ya juga ya, semoga kalian bisa hidup bahagia sama seperti kita " ucap lilly kepada lucky dan citra
" amin" jawab lucky dan citra bersamaan
" jadi sekarang tinggal bagas nih yang masih jomblo" ucap lilly
" tapi kayak nya bentar lagi dia gak akan jomlo lagi" ucap joanatan
" nanti kmu juga tau, yuk kita makan, aku laper" ucap jonatan mengajak lilly pergi ke arah meja makanan
setelah lilly dan jonatan mengucapkan selamat kepada lucky dan citra kini giliran bagas
" selamat ya bro , wah masih gak nyangka aku , kamu menyalip ku" ucap bagas dambil memeluk lucky
" makasih, abis nya kau lama sekali, jadi ku duluan lah" ucap lucky sambil melepaskan pelukan bagas
" ya juga sih, oh ya aku pinjem acara mu sebentar ya" tanya bagas
" gak modal minjem acara orang" ledek lucky
" elah, bukan nya gak modal tapi aku memanfaatkan apa yang ada hehehe" jawab bagas sambil cengegesan
" sama aja, ya udah sono, tapi jangan lama lama"
" siap, cit, selamat ya, impian kau tercapai menjadi istri nya lucky yang kejam ini" ucap bagas sambil melirik ke arah lucky
" ya terimakasih, semoga kau cepat menyusul" jawab citra sambil tersenyum, sedangkan lucky hanya mendengus kesal
" secepat nya aku akan menyusul"ucap bagas setelah itu bagas langung menuju kearah panggung hiburan nya
__ADS_1
" mu apa dia mas? " tanya citra kepada lucky
" udah gak udah mikirin dia, ya harus kamu fikirin malam pertama kita nanti" goda lucky sambil tersenyum ke arah citra
pipi citra langsung memerah saat mendengar di goda lucky suaminya
" permisi hadirin semua, saya minta waktu nya sebentar ya" ucap bagas yang saat ini berdiri di atas pentas
Semua tamu undangan di sana bertanya tanya, mau apa dia
" mau apa dia di sana" gumam nisa yang melihat bagas di atas pentas
" ok, sebelum nya saya minta maaf telah mengagu acara malam ini,saya berdiri di sini untuk mengungkapkan perasaan saya kepada seorang perempuan yang selama ini saya cintai" ucap bagas dambil menatap ke arah nisa
" nisa, bisa naik sebentar" pinta bagas kepada nisa
nisa kebingungan saat bagas menyuruh nya naik ke atas pentas, ia menunjuj dirinya sendiri
" ya nisa, itu bagas memanggil mu, maju sana" suruh bik fitri menyuruh nisa maju
" tapi-"
" maju lah dulu nisa" ucap paman hans yang memotong ucapn nisa
dengan terpaksa nisa pun maju ke depan dan naik ke atas pentas, bagas pun tersenyum senang, sedangkan para tamu undangan pun bertepuk tangan
" mau ngapain sih " ucap nisa dengan pelanggan , namun masih bisa di dengar oleh bagas
" nisa, entah kapan perasaan ini hadir di hati ku, aku merasa sakit hati saat melihat mu dekat dengan laki laki lain, nisa aku cinta dan sayang sama kamu, mau kah kamu menikah dengan ku? " ucap bagas sambil berlutut dihadapan nisa sambil neyodorkan sebuah cincin berlian di hadapan nisa
nisa menutup mulut nya tak percaya, kalau bagas tengah melamar nya saat ini
"Terima.... Terima" teriakan para tamu undangan menyuruh nisa untuk menerima lamaran bagas
" bagai mana nisa mau lah ku menikah dengan ku? " tanya bagas mengulangi pertanyaan nya
nisa hanya mengangguk sambil menangis
" jawab nisa" pinta bagas
" ya aku mau " jawab nisa malu malu
"Yesss... " ucap bagas yang langsung memasangkan cincin berlian itu di jari manis nisa
setelah itu bagas langung memeluk nisa dengan erat, semuanya berakhir bahagia
SELESAI
__ADS_1
TERIMAKASIH SEMUA TELAH MEMBACA SAMPI HABIS, MAAF KALAU BANYAK KEKURANGAN KATA/ HURUF🥰🙏🙏🙏