
pagi hari lilly terbangun dari tidur nya, badan nya merasa sangat pegal sekali karena semalam jonatan menggempur nya sampai berkali kali hal itu membuat nya sangat kesal
" kemana dia " gumam nya yang tak melihat keberadaan jonatan di kamar
" apa dia pergi begitu saja setelah apa yang dia lakukan semalam kepada ku" gumam nya lagi dengan kesal
lilly pikir kalau jonatan langsung pergi meninggalkan nya , mata lilly langsung melihat ke arah meja rias nya, di sana sudah ada segelas susu dan sepiring nasi goreng tak lupa selembar kertas
" iis kebiasaan, selalu saja setelah dia mendapatkan apa yang ia mau pasti langsung meninggalkan aku begitu saja" gumam nya kesal sambil menatap sarapan yang ada di meja makan
ya sering kali jonatan meninggalkan lilly di pagi hari nya setelah dirinya dan lilly telah melakukan hubungan suami istri , hal itu juga membuat lilly sanga kesal
dengan malas lilly langsung menuju ke meja rias nya, ia langsung meminum susu yang telah di siap kan oleh jonatan untuk nya, setelah itu ia mengambil selembar kartas disamping susu itu
" selamat pagi sayang,maaf ya sayang, aku meninggalkan kamu lagi pagi ini, aku ada rapat dengan para pemegang saham yang tidak bisa di wakilkan sama bagas, maaf ya sayang, aku sudah menyiapkan sarapan untuk mu sayang, itu aku sendiri loh yang masak, makan yang banyak ya sayang oh ya, nanti kamu langsung ke kantor aku aja ya setelah rapat kita akan jalan jalan kemana yang kamu mau sesuai janji ku kemarin, jangan lupa kesini nya bersama citra ya sayang, aku gak mau kamu kenapa napa lagi, bay sayang aku tunggu kamu di kantor ya I Love you sayang😘" isi surat yang jonatan tulis untuk lily
lilly tersenyum setelah membaca surat dari suaminya meski ia kesal dengan suami nya tapi ia tau kalau suaminya benar benar sibuk dengan pekerjaan nya dan suaminya selalu berusaha membuatnya bahagia
setelah membaca surat dari jonatan, lilly langsung sarapan yang jonatan buat untuk nya, satu gelas susu dan sepiring nasi goreng buatan suaminya sudah cukup membuat nya kenyang pagi ini
setelah sarapan ia langsung bergegas mandi, setelah mandi ia berganti pakaian dan tak lupa ia berdandan, agar terlihat cantik di mata jonatan
setelah merasa selesai semua lilly langsung keuar dari kamar nya, ia menuruni anak tangga menuju ke lantai dasar
" citra " panggil lilly yang mengedarkan pandangan nya menyapu setiap sudut ruangan mencari ke berapaan citra
terlihat citra tengah berlari dari arah taman belakang, citra berlari ke arah lilly
" ada apa nona? " tanya citra dengan nafas tersengah sengah
" kamu bersiap lah kita akan ke kantor suami ku" kata lilly
" baik nona, anda bisa menunggu saya sebentar" ucap citra yang langsung berlari lagi menuju ke kamar nya
__ADS_1
" tidak lelah apa berlari lari seperti itu" gumam lilly yang melihat citra yang berlari ke kamar nya, lilly duduk di sofa ruang tamu menunggu citra
tak lama cita pun keuar dari kmar ny ia sudah siap mengantar istri bos nya itu
" ayo nona" ajak citra yang saat ini sudah berdiri di samping lilly
lilly langsung melihat ke arah citra dari ujung kaki sampi ujung kepalanya
" kenapa kau berpenampilan seperti ku? " tanya lilly heran
" ini sudah perintah bos nona" jawab citra
Lilly mehela nafas nya dengan kasar, ia tak habis pikir dengan suaminya itu, kenapa dia menyuruh citra untuk mengikuti semua gaya nya
" y sudah lah, ayo kita berangkat sekarang " ucap lilly yang beranjak dari dudunya
mereka pun keluar dari rumah dan masuk ke dalam mobil yang telah di siap kan oleh citra, lilly duduk di bangku penumpang di belang bersama citra yang ada di smping nya
pria itu langsung menghubungi bos nya, dia memberi informasi kalau lilly keuar rumah tanpa di dampingi jonatan
setelah melapor kepada bos mereka, pria itu langsung mengikuti mobil yang membawa lilly
di tengah perjalanan tiba tiba handphone milik lilly berbunyi pertanda ada yang menelfon nya, lilly langsung melihat ke layar ponsel nya terlihat mom irena yang menelfon nya
"halo mom" kata lilly saat sambungan telfon nya sudah tersambung
" hallo sayang, kmu sedang apa sekarang, mom kangen sama kamu" uca mom irena di seberang telfon
" lilly jug ngen sama mom, kapan mom akan main ke rumah? " tanya lilly, ya saat ini mereka tinggal terpisah karena lilly dan jonatan tinggal di rumah jonatan bukan di rumah mom irena dan daddy Make
" besok sih rencananya, apa kamu besok ada di rumah sayang? " tanya irena
" benarkah?, aku selalu ada di rumah mom, jonatan melarang ku untuk berpergian " lilly mengadu kepada sang mertua
__ADS_1
" keterlaluan sekali anak nakal itu, kamu tenag aja sayang besok mom akan beri pelajaran pada anak nakal itu" kata mom irena yang sangat kesal dengan jonatan yang telah berbuat semau nya
" ya mom " jawab lilly sambil tersenyum membayangkan suaminya di marahi oleh mertuanya
" mom tutup dulu telfon nya ya sayang , daddy sudah memanggi mom" kata mom irena
" ya mom "jawab lilly tak lam sambungan telfon nya pun terputus
lilly mulai tersenyum senyum sendiri saat mebayangkan sang suami fi marahi oleh mertuanya
" anda tidak apa apa nona? " tanya citra yang melihat lilly senyum senyum sendiri
" ah, aku tidak apa apa" jawab lilly yang terkejut saat mendapatkan pertanyaan dari citra
lilly langsung melihat ke arah luar jendela, saat tengah asik menikmati pemandangan dari jendela mobil , tiba tiba ada sebuah tembakan yang mengenai mobil mereka
dor...
" aaaaaaa" teriak lilly sambil menutup kedua telinga nya
" nona duduk di bawah " perintah citra tanpa melihat ke arah lilly, ia sibuk melihat ke arah belakang mobil
tanpa protes lilly pun menuruti apa kata citra, tubuh nya gemetaran, ia merasa takut saat mobil yang ia tumpangi di tembak oleh seseorang tak di kenal nya, lilly mulai berpikir yang tidak tidak tentang diri nya
' Tuhan tolong lah aku , aku tidak mau mati muda, aku tidak rela membiarkan jonatan menjadi duda, aku tidak rela kalau jontan menikah lagi dengan perempuan lain, aku sungguh tidak rela Tuhan ' batin lilly yang berpikir yang tidak tidak
berbeda dengan citra yang langsung menghubungi bos nya kalau mobil yang mereka tumpangi di serang
.
.
jangan lupa like, komen dan vote nya ya terimaksih🥰🙏
__ADS_1