Jodoh Ku Seorang Mafia

Jodoh Ku Seorang Mafia
Episode 87


__ADS_3

Lilly melihat ke arah Lina yang tampak serius dengan ucapan nya, namun ada sedikit keraguan , karena ia tau kalau lina Abraham itu adalah mantan pacar suami nya, jonatan .namun ia mencoba berfikir positif


" benarkah? " tanya Lilly memastikan


" ya tapi ada syarat nya" kata lina sambil tersenyum sinis, ia mempunyai maksud dan tujuan


" apa syarat nya? " tanya Lilly sedikit bingung, kalau mau menolong kenapa harus ada syrat nya pikir lilly, tapi lagi lagi lilly tetep berfikir positif , mungkin saja persyratan yang di ajukan lina masih dalam hal wajar


" kau harus pergi jauh dari kehidupan jonatan, maka aku akan mendonorkan darah ku untuk nya"kata lina dengan lantang nya , dengan di sertai senyuman licik nya


mata lilly langsung melotot tak percaya dengan apa yang di katakan lina , mana mungkin ia meninggalkan suami nya yang sedang sakit, sungguh tak punya hati jika ia nekat meninggalkan jonatan di saat seperti ini, apa lagi jonatan terluka karena menyelamatkan diri nya, maka sampai mati pun lilly tidak akan meninggalkan jonatan, tidak akan pernah


" tidak, aku tidak akan meninggalkan suami ku" lilly dengan tegas menolak persyratan yang lina ajukan


" keputusan ada di tangan mu, saat ini jonatan tengah membutuhkan darah secepa nya, kalau tidak jonatan pasti akan mati " kata lina yang menakut nakuti Lilly, agar lilly setuju dengan peryratan yang ia ajukan


Lilly terdiam, ia bingung harus bagai mana , jika ia tak meninggalkan jonatan, maka nyawa jonatan akan menjadi taruhan nya, namun jika ia meninggalkan jonatan maka pasti banyak dampak kepada nya


"cepatlah lilly waktu ku tidak banyak, aku harus bertemu dengan seseorang, jika kau terlalu lama maka jonatan akan semakin parah " desak lina , agar lilly mau menyetujui persyratan dari nya, dengan begitu lilly pasti akan pergi meninggalkan jonatan dan dia yang akan mengantikan lilly , menjadi istri jonatan


belum sempat lilly menjawab ucapan lina , ada seseorang yang tiba tiba datang menghampiri mereka berdua


" jangan menerima tawaran dari nya nona " kata lucky yang beru datang bersama mom irena, lucky menatap tajam ke arah lina

__ADS_1


lina terkejut saat menoleh ke sumber suara,Seketika lina langsung ketakutan , raut wajah nya seketika menjadi pucat ,ia takut karena kehadiran lucky dan tatapan tajam lucky, lina tau seberapa kejam nya lucky saat membunuh musuh musuh nya , karena ia pernah melihat dengan mata kepalanya sendiri, bagai mana lukcy menghabisi seorang lintah darat , yang sedang menagih hutang kepada nya, saat itu lucky lah yang menolong nya dari lintah darat itu


" hay wanita ****** , jangan sesekali kamu menghasut menantu ku ya" kata mam irena dengan nada sinis nya, ia sudah tau kalau lina itu adalah mantan kekasih jonatan , namun selama ini ia hanya diam , pura pura tidak tau kalau jonatan mempunyai mantan kekasih , ia tau semua itu dari bagas


Lina hanya terdiam dan menundukkan kepalanya,dan menerima cacian dari mom irena


" mom" ucap Lilly yang tak percaya kalau ada mertua nya di sini, ia langsung berjalan menghampiri nya


" hay sayang, bagai mana kabarmu? " tanya irena yang langsung memeluk lully


" baik mom,mom sendiri bagai mana? " tanya balik Lilly sambil melepaskan pelukan mereka


" baik juga sayang " ucap irena


Lina hendak pergi merarikan diri, namun tangan nya di tahan oleh lucky, lina menoleh ia melihat siapa yan menahan tangan nya , seketika saat melihat lucky yang menahan ia langsung gemeteran dan takut


" melepaskan mu? , tidak semudah itu , aku pernah meperingatkan mu, agar kau jangan mengusik kehidupan jonatan lagi , kalau kau mau hidup mu tenang , namun seperti nya kau tidak mendengakan peringatan dari ku" lucky menatap nya degan tajam, seakan akan ia ingin memakan lina hidup hidup


Ya dulu waktu di perta pernikahan tama dan nisa , lukcy juga hadir di sana untuk menjaga ke amanan jonatan dan lilly , ia menjaga mereka dari jarak yang ukup jauh agar orang orang tak curiga , di sana ia memperhatikan lina yang menatap lilly dan jonatan dengan tatapan tak suka , lucky mulai mendekat ke arah lina , ia menndengar gumaman lina yang ingin mendekati jontan lagi dan ingin menyigkirkan lilly


Lalu dengan cepat lucky bertindak , ia membawa lina ketempat yang sepi , di sana lucky mengancam lina , kalau lina sampai mengusuk jonatan atau mencari masalah dengan jonatan , maka ia tak segan segan untuk mebunuh lina


" aku tidak mengusik jonatan, jadi tolong lepaskan aku" elak lina yang ketakutan , ia takut kalau luky benar benar membunuh nya

__ADS_1


" benarkah? , lalu apa yang kau katakan kepada nona lilly tadi?"


" dia mengatakan kalau dia mau mendonorkan darah nya untuk jonatan, dengan syarat, aku harus meninggalkan jonatan " lilly yang menjawab pertanyaan lucky , bukan lina


Lina merasa kesal dengan apa yang di katakan lilly , dasar tukang mengadu pikir lina geram dengan lilly yang telah berani mengadukan kepada lucky tentang ucapan nya tadi


" hay , ****** . Berani sekali kau mengajukan persyratan itu, dasar tidak tau diri , sampah masyarakat , meski pun hanya tinggal kamu seorang yang memiliki darah yang sama dengan jonatan , maka aku tidak akan sudi anak ku menerima pendonor dari seorang ****** seperti mu" kata irena dengan kesal sambil menghina lina


" kau mau mendonorkan darah ke jonatan , setau ku , golongan darag mu itu B , bukan AB+" kata lucky sambil memicingkan matanya ke arah lina


Lina mulai geragepan , dan ketakutan ia tidak tau harus berbuat apa


" m-maafkan aku, aku mengaku bersalah , tolong lucky lepaskan aku" ucap lina dengan tatapan memohon , air mata nya mulai menetes di kedua pipi nya, ia berharap kalau lucy mau melepaskan nya, atas apa yang telah ia lakukan


" tidak semudah itu " kata lucky


" bawa saja ke markas jonatan lucky , beri dia sedikit pelajaran agar tidak mengulangi kesalahan nya " ucap irena , kepada lucy


" tdak, tidak , aku mohon, jangan apa apakan aku, aku bejanji aku tidak akan pergi jauh dari kehidupan kalian dan tidak akan muncul lagi di hadapan kalian , tapi aku mohon , lepaskan aku, biarkan aku bebas" ucap lina sambil memohon dan sampai belutu di hadapan lucky, lilly dan irena


" bagai mana nona , semua keptusan aku serahkan kepada mu, jika kau mau memaafkan dan melepaskan nya sekarang , atau mau aku beri pelajaran terlebih dahulu , agar dia tidak mengulangi kesalahan nya?" tanya lucky yang menyrahkan semua keputusan kepada lilly


.

__ADS_1


.


Jangan lupa like , komen , vote dan bitang 5 nya ya , terimakasih 🥰🙏


__ADS_2