Jodoh Ku Seorang Mafia

Jodoh Ku Seorang Mafia
Episode 43


__ADS_3

Dengan rasa cemas lilly menuju ke rumah nya , untu memastikan kalau mbok sum baik baik saja , saat sampai di depan rumah yang terlihat sepi dan sunyi, lilly segera turun dan tak lupa membayar ongkos taksi itu


Ia melangkah masuk ke dalam rumah nya dengan tergesa gesa


" bok, bok, mbok di mana?" teriak lilly memanggil mbok sum sambil melihat ke seluruh ruangan


" hahaha, akhirnya kau datang juga nona manis" ucap seorang pria yang baru keluar dari arah dapur


Lily terkejut saat ada beberapa pria yang keluar dari arah dapur


" siapa kalian?" tanya lilly dengan lantang


" wah , ternyata wanita tuan jonatan sangat pemberani ya" ucap peria itu yang langkah mendekati lilly


'jonatan, apa mereka musuh jonatan" batin lilly bertanya tanya sambil memundurkan langkah nya


" aku tidak ada urusan dengan mu, kenapa kau mengganggu ku" tanya lilly sambil menatap tajam pria itu


" kau memang tidak ada urusan dengan ku, tapi dengan kekasih mu, jonatan , aku melihat , kalau dia sangat mencintai kamu " ucap pria itu


" kalau kau punya urusan dengan nya jangan libatkan aku, aku tak tau apa apa" jelas lilly


"kerena kau lah sumber kelemahan dari seorang jonatan" ujar pria itu yang dengn cepat menangkap tangan lilly


"aaaa , lepaskan aku" teriak lilly


" DIAM!!" bentak pria itu


Lily merasa takut saat pria itu membentak nya, namun ia masih berusaha memberontak ingin minta di lepaskan


" cepat ikat dia , jangan biarkan dia kabur" ucap pria itu menyuruh anak buah nya


" lepaskan aku, kalian ini laki laki banci yang hanya berani sama perempuan " teriak lilly sambil memberontak saat ingin di ikat di sebuah kursi


Plak...


Satu tamparan mendarat di pipi mulus lilly , sampai wajah lilly terheyung ke samping, pipinya terasa panas bekas tamparan pria itu


" diam , atau aku akan melakukan lebih dari ini" ancam pria itu yang kesal dengan lilly yang terus berteriak

__ADS_1


' jo, tolong aku, aku takut' batin lilly , lilly mengeluarkan air matanya , sambil menahan sakit di pipinya dan di tangan yang di ikat kuat di kursi


Di tempat lain jonatan baru saja selesai mengeksekusi musuh musuh nya, ia ingin segera kembali ke rumah orang tua nya, ia mengingat kalau lilly ingin pulang ke rumah nya


" lucky aku pulang dulu, kau jaga markas kita jangan sampai di serang lagi" ucap jonatan yang langsung menaiki mobil nya


" sap bos," ucap lucky


saat baru menghidupkan mesin mobil nya tiba tiba handphone mulik nya berbunyi pertanda ada yang menelfon nya, ia melihat satpam rumah orang tuanya yang menelfon nya


" hem ada apa" tanya jonatan saat sambungan telfonnya sudah tersambung


" maaf den , saya cuma meu mengabarkan kalau nona lilly kabur dari rumah den , saya dan yang lain nya telah mencari ke sekeliling rumah dan mengecek cctv, terlihat nona lilly menaiki sebuah taksi den" jelas satpam itu


" bodoh, menjaga satu perempuan saja kalian tidak becus" ucap jonatan dengan kesal yang langsung mematikan sambungan telfon nya


" ada apa bos?" tanya lucky yang masih berdiri di samping mobil jonatan


" ikut aku, kita akan mencari istri ku, aku merasa ada yang tidak beres " ucap jonatan


Dengan cepat lucky langsung memasuk ke dalam mobil jonatan , setelah lucky masuk ke dalam mobil nya melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi , meninggalkan markas nya


" lilly kabur bari rumah " jawab jonatan dengan nada marah


" kenapa dia bisa kabur dari rumah?" tanya lucky penasaran


" entah lah aku juga tidak tau, apa alasan dia kabur dari rumah, padahal aku sudah memperingatkan dia agar diam di rumah saja sampai aku kembali" ucap jonatan kesal


" sekarang kita akan mencari kemana ?" tanya lucky lagi


" kita akan menuju ke rumah nya, entah aku merasa kalau lilly dalam bahaya" ucap jonatan


Di rumah lilly pria itu duduk di ruang tengah rumah lilly


" bos , kenapa kita hanya duduk duduk saja di sini" ucap anak buah pia itu


" iya bos, bagai mana kalau kita mencicipi perempuan itu, dia kelihatan sangat manis dan seksi " ucap anak buah lain nya


Mata lilly langsung melotot saat mendengar ucapan pria itu, ia hanya bisa menggeleng geleng kan kepalanya , mulut nya sudah di tutup dengan lakban yang tebal

__ADS_1


" ya, kau benar , apa salah nya kita mencicipi wanita milik jonatan , aku yakin dia pasti akan sangat kecewa dan merasa bersalah kalau wanitanya kita nodai" ucap bos mereka yang melangkah mendekati lilly


' tidak, tidak aku mohon jangan , jo, tolong aku' teriak lilly dalam hati nya , air matanya mulai menetes lagi saat mereka mendekat ke arah nya


" uhh, pipinya sangat halus sekali bos," ucap pria itu sambil membelai pipi lilly


" kalian akan mendapatkan giliran setelah aku selesai " ucap bos pria itu


" siap bos , kami akan menunggu giliran kamu " ucap pria itu


" cepat lepaskan ikatan nya dan bawa dia ke ke kamar agar aku puas menikmati tubuh nya" ucap bos pria itu dengan tatapan mesum nya ke arah lilly


"emmm"lilly ingin teriak namun tidak bisa


" sabar sayang, jangan buang tenaga mu sekaran, hahaha" tawa bos pria itu


Setelah melepaskan ikatan tangan lilly mereka membawa paksa lilly menuju ke sebuah kamar ,dan melampirkan lilly di atas rajang , setelah itu pria yang membawa nya keluar dari kamar


Tinggal pria yang merupakan bos dari pria pria tadi yang ada di kamar bersama lilly yang sedang ketakutan


" hay sayang , apa kau sudah siap ?" tanya pria itu sambil menaiki ranjang , lilly hanaya menangis dan menggeleng, ia tak bisa apa apa, tangan dan kaki nya masih dalam keadaan terikat


" kau tenang saja , aku tidak akan menyakiti mu , malah sebalik nya aku akan membuat mu senang, jadi berhenti lah menangis " ucap pria itu sambil mengelap air mata di pipi lilly, namun lilly langsung menggelengkan kepalanya


" ah , aku sudah tidak sabar ingin menikmati tubuh mu yang indah itu" ucap bos pria itu yang langsung melepaskan seluruh pakaian nya di depan lilly


' Tuhan , tolong lah aku , dari pria biadap ini, siapa pun orang yang menolong ku maka aku akan mengabdikan hidupku untuk nya, mau itu laki laki atau perempuan , aku mohon Tuhan tolong kirimkan seseorang untuk menolong ku' batin lilly sambil memejamkan matanya , ia terus berdoa agar Tuhan mau mengirimkan seseorang untuk membantu nya


pria itu mengelus pipi Lilly kembali , dan mengecup pipi lilly , lilly merasa jijik saat pria itu mencium pipinya


'jonatan , tolong aku' jerit lilly yang ketakutan


Brak....


.


.


Jangan lupa like , komen dan vote nya ya , Terimakasih 🙏🥰

__ADS_1


__ADS_2