
Lilly bangun dari tidur nya, ia melihat ada tangan seseorang yang melingkar di perut nya
"AAAA" teriak lilly yang langsung melepaskan tangan orang itu dari perut nya kemudian ia memukul orang itu
Buk..... Buk...
" aw sayang , stop, ini aku" ucap jonatan sambil menahan pukulan dari lilly
"jo" panggil lilly memastikan
" ya, ini aku" jawab jonatan
" maaf , aku gak tau kalau itu kamu" ucap lilly merasa bersalah
" ya gak papa , sini temani aku tidur lagi" ucap jonatan yang menarik lilly agar tidur lagi bersama nya, jonatan juga langsung memeluk lilly
" jo lepasin , aku mau bangun " ucap lilly yang meronta ronta minta di lepaskan
" gak , kamu harus temani aku tidur" ujar jonatan yang memeluk erat lilly
" Jo , aku udah gak ngantuk lagi , aku mau bangun" ucap lilly mohon agar minta di lepaskan
jonatan tak menjawab ucapan lilly ia memejamkan matanya sambil memeluk lilly dengan erat
" jo, aku lapar. Aku belom makan lo dari semalam" ucap lilly yang merasa lapar
Jonatan langsung melepaskan pelukan nya , ia elihat ke arah lilly
" ya udah ayo akita keluar " ucap jonatan yang langsung turun dari tempat tidur
" kalau kamu masih ngantuk , gak papa kamu tidur lagi, ini masih terlalu pagi buat kamu bangun" ucap lilly yang melihat jonatan yang mssih mengantuk , karena saat ini jam menunjukkan pukul lima pagi
" gak , aku udah gak ngantuk lagi, ayo aki temani kamu ke dapur" ucap jonatan yang berbohong, sebenarnya ia masih sangat mengantuk , karena semalam ia tidak bisa tidur akibat menahan emosi terhadap surya semalam , rasa anya ia ingin sekali datang ke markas nya malam ini dan langsung mencincang cincang tubuh surya , namun ia tidak tega meninggalakn lilly yang sedang tidur
Mereka berjalan menuju ke arah dapur dan melihat di saba apa ada makanan atau tidak
" jo, cuma ada telur di kulkas, sepertinya mbok sum belum belanja" ucap lilly
" bukan mbok sum tidak belanja , cuma isi kulkas habis karen ulah orang semalam" jelas jonatan
__ADS_1
" oh iya semalam ada rampok yang katanya musuh kamu dan menyekap aku dan bos mereka juga-" ucap lilly yang baru mengingat ke jadian semalam
" mereka bukan rampok, mereka rival bisnis ku, mereka sengaja mengganggu mu , karen kamu adalah salah satu sumber kelemahan ku" jelas jonatan lagi
" embok sum, embok sum bagai mana ?" tanya lilly yang khawatir dengan mbok sum
" mbok baik baik saja non, maaf untuk yang semalem ya non? Ucap mbok sum merasa bersalah, mbok sum baru datang ke arah dapur , karena mendengar suara lilly dan jonatan
" mbok, mbok gak di apa apain kan sama pria bajingan itu?" tanya lilly yang langsung memeluk mbok sum, mbok sum juga membalas pelukan lilly, tak lama kemudian pelukan nya pun terlepas
" mbok gak papa non, maaf ya non semalem mbok diancem mau di bunuh , jadi terpaksa mbok telfon non suruh pulang" ucap mbok sum sambil menangis dan merasa sangat bersalah
" ya mbok, aku ngerti bagai mana keadaan mbok saat itu, sukur lah kita semua baik baik saja " ujar lilly merasa bersyukur
Jonatan hanya tersenyum melihat mereka yang saling menyayangi seperti itu, meski sebenarnya jonatan masih gak kesal dengan mbok sum yang mau saja di suruh untuk menyuruh lilly pulang kerumah nya
" katanya laper, jadi apa gak makan nya?" tanya jonatan yang sedang duduk di kursi yang ada di dapur
"Non laper, biar bok masakin" ucap mbok sum
" boleh, tapi di kulkas cuma ada dua telur mbok" ucap lilly
" biar saya aja yang bikin mbok, mbok lanjut pekerjaan yang lain aja" ujar jonatan yang ingin membuatkan lilly sarapan
"kamu yakin?" tanya lilly tak percaya
" ya , kenapa?" tanya balik jonatan
" aku kayak kalau kamu bisa masak"ujar lilly meragukan jonatan
" aku jamin pasti enak dan kamu pasti akan ketagihan " ucap jonatan yang yakin kalau masakan nya akan enak dan membuat lilly ketagihan
" sebaik nya mbok sum aja deh yang masak ya jo, soalnya aku udah laper banget ni" ucap lilly yang masih tidak yakin dengan masakan jonatan
" aku mau masak untuk istri , dan istri aku harus mencoba masakan suaminya ucap jonatan yang masih kekeh ingin memasak untu lilly istri nya
"istri?" tanya bok sum heran karena jonatan mengatakan istri
" oh ya, kami hampir lupa memberitahu mbok , kami sudah menikah bok" ucap jonatan yang memperlihatkan cincinnya dan cincin lilly
__ADS_1
" sejak kapan cincin ini ada di sini?" tanya llilly heran saat melihat ada cincin melingkar di jari manis nya
" maaf sayang , kemari saat di kantor catatan sipil aku lupa kalau aku ada cincin buat kamu " ucap jonatan sambil tersenyum memperlihatkan gigi putih nya
" jadi kalian sudah suami istri?" tanya mbok sum meyakinkan
" ya mbok , dan resepsi nya lagi di persiapkan sama mommy ku" jawab jonatan
Mbok sum melihat kearah lilly , ia mau memastikan jawaban dari lilly
" ya mbok, aku di jebak sama dia" jaqwab lilly asal
" eh kok di jebak , gak ya , orang kamu nya jyga mau nikah sama aku" ucap jonatan tak terima saat lilly mengatakan kalau dia di jebak oleh nya
" ya tapikan kamu udah mempersiapkan semuanya tanpa aku tau" ujar lilly
" ya sih, tapikan aku udah bilang sama kamu kalau pernikahan kita mau di percepat , dan kamu mengiyakan nya" ucap jonatan
" eh sudah sudah , kok malah pada berdebat sih, sekarang yang terpenting kalian sudah menikah kan " ujcap mbok sum yang melihat perdebatan suami istri itu
" iya" jawab lilly dan jonatan
" ya udah , kalau kalian sudah menikah , tinggal menjalani nya sebagai suami istri yang baik untuk pasangan nya , dan sama sama menciptakan sebuah kebahagiaan untuk rumah tangga kalian " ucap mbok sum
" ya mbok , kami akan berusaha menciptakan kebahagiaan untuk rumah tangga kami , ya gak saynag" ucap jonatan sambil tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya ke arah lilly
" gak janji , sudah sana katanya mau masak biuat aku, aku udah laper banget ni" ucap lilly
" ok sayang , kamu tunggu sebentar ya, aku akan membuat kan nasi goreng sepesial buat istri ku tercinta " ucap jonatan
cup
Jonatan mencuim pipi lilly, lilly langsung bengong saat di cium jonatan, jonatan langsung menyiapkan bahan bahan masakan nya
mbok sum hanya tersenyum melihat jonatan mencium lilly dan langsung pergi meninggalkan mereka di dapur
.
.
__ADS_1
. Jangan lupa like, komen dan vote nya ya, terimakasih🙏🥰