Jodoh Ku Seorang Mafia

Jodoh Ku Seorang Mafia
Episode 69


__ADS_3

lucky hanya menggelengkan kepalanya , ya jonatan hanya meminta lucky ke rumah nya atas perintah lilly tanpa memberitahu di suruh apa


Citra sedari tadi terus memperhatikan lucky , sudah lama ia tak bertemu dengan pujaan hati nya itu, terselip rasa rindu untuk lucky


" aku meminta mu untuk mengajari aku menembak" ucap lilly


" hah ,mengajari menembak?" tanya lucy tak percaya dengan permintaan istri bos nya itu


" ya , aku ingin kau mengajari aku menembak " jelas lilly


" tapi buk bos-"


" aku tidak suka kau memanggil ku dengan sebutan buk bos " potong lilly dengan kesal


"baik lah nona , kenapa harus aku yang mengajari mu menembak , sedangkan di sini sudah ada citra yang juga pandai menembak " ujar lucky yang sedikit kesal dengan permintaan istri bos nya itu


" ya aku gau, tapi aku ma kau yang mengajari aku " pungkas lilly yang tak mau di bantah


" aku banyak pekerjaan nona , citra saja yan yang mengajari mu menembak" ucap lucky yang sedikit memohon dengan lilly , karena ia banyak pekerjaan


" aku tak perduli , jika kamu tidak mau mengajari aku, maka aku akan melaporkan nya kepada jonatan" ancam lilly dengan senyum licik nya


' pandai sekali nona lilly ini , terimakasih nona , meski dia tidak melirik ku , setidak nya aku bisa melihat nya dari dekat ' batin citra yang merasa senang karena ia bisa melihat pujaan hati nya dari dekat


" baik lah baik lah nona aku akan mengajari mu ' ucap lucky yang sudah tidak bisa lagi membantah


Lily pun tersenyum puas mendengar jawaban lucky, setelah itu mereka langsung menuju ke halaman belakang tepat mereka berlatih menembak


lucky langsung menjelaskan cara cara untuk menembak dan juga menjelaskan teori teori cara menembak


citra mengamati dan memandang lucky dengan seksama , ya yang di ajari siapa yang memperhatikan siapa pikir lilly saat melihat ke arah citra


" apa kau sudah paham?" tanya lucky setelah menjelaskan teori teori cara menembak


" ya , aku mengerti , kau duduk lah di sana , aku mau mencoba menembak " ujar lilly yang menyuruh lucky duduk di kursi di samping citra


" aku di sini saja mengawasi mu" tolak lucky

__ADS_1


" duduk lah , aku jadi gugup jika kau di samping ku seperti ini" ujar lilly dengan sedikit memaksa


lucky menghembuskan nafas nya dengan kasar , lalu ia berjalan menuju ke kursi di samping citra , lucky duduk dengan tenang di sana sambil memperhatikan lilly yang


" hay , lama tak bertemu" sapa citra saat lucky duduk di samping nya


" ham " jawab lucky tanpa mengalihkan pandangan nya dari lilly yang sudah ambil ancang ancang untuk menembak


" apa kabar mu" tanya citra sambil tersenyum


lucky langsung melihat ke arah citra , ia menatap citra dengan tatapan tak suka


" kau bisa lihat kan aku baik baik saja , jadi tak usah bertanya yang sudah pasti kau tau jawaban nya" jawab lucky dengan ketus , lalu ia melihat ke arah lilly lagi


Citra menghembuskan nafas nya dengan kasar , selalu seperti ini jika lucky bertemu dengan dirinya , padahal dulu dia sangat baik padanya , namun beberapa tahun belakangan ini sikap lucky berubah menjadi dingin dan cuek pada nya


Dor...


Lilly menembak tepat di titik putih yang ada di papan hitam itu, mata lilly langsung melotot tak percaya kalau dirinya bisa menembak tepat sasaran


" wah , hebat sekali kau nona , baru pertama mencoba kau sudah tepat sasaran " puji lucky yang langsung berdiri dari duduk nya dan menghampiri lilly


" kau hebat nona , sekali saja langsung tepat pada sasaran " citra yang ikut memuji lilly


" kau coba tembak lagi nona , siapa tau tadi hanya kebetulan " ucap lucky dengan sinis


" hay , kau tadi memuji ku lalu kau sekarang seolah oleh meremehkan ku" ucap lilly kesal


" tadi aku hanya sepontan saj a memuji anda nona " ucap lucky


dengan kesal lilly langsung mengerahkan pistol nya ke arah papa hitam yang menjadi target nya


Dor..


Tembakan lilly mereset dari titik putih yang ada di papan hitam itu


" kan apa ku bilang , tadi nona hanya kebetulan " ledek lucky sambil tertawa

__ADS_1


citra yang melihat lucky tertawa pun langsung meleleh hati nya , berbeda dengan lilly , lilly melihat tawa mengejek lucky semakin kesal ia mengarahkan lagi pistol nya ke arah papan hitam itu , ia mengerahkan pistol nya ke arah titik putih di sana


Dor...


Kali ini tembakan lilly pas di titik putih yang ada di papan hitam , seketika lucky langsung menghentikan tawa nya saat melihat tembakan lilly tepat pada sasaran nya


" kau masih mau bilang kalau tembakan ku itu hanya kebetulan saja " sindir lilly pada lucky , lilly langsung menyerahkan pistol nya kepada lucky yang masih bengong , lalu ia pergi menuju ke kamar nya


" nona sudah pergi , apa kau masih mau di sini?" tanya citra


seketika lucky langsung tersadar dari lamunan nya , ia menoleh ke arah citra sekilas , setelah itu ia pergi meninggalkan citra , namun saat di depan pintu lucky mengentikan langkah nya , ia berbalik ke arah citra yang masih berdiri mematung di sana


" katakan pada nona lilly , aku ada urusan " ucap lucky setelah itu ia langsung membalikkan langkah nya dan pergi dari rumah lilly dan jonatan


citra hanya menghela nafas nya , saat melihat luck pergi menjauh


" akan kah cita ini akan terbalas , atau hanya cinta bertepuk sebelah tangan " gumam citra tersenyum getir


Di kamar lilly langsung menuju ke kamar mandi dan merendamkan diri di dalam bathtub , untuk mengurangi kesal nya dengan luky tadi , ya lilly sangat kesal dengan lucky yang suka meremehkan kemampuan orang lain


Setelah satu jam lilly berendam , dan ia merasa puas , lilly langsung menyudahi ritual mandi nya , ia keluar dengan menggunakan kimono nya , ia berjalan keluar dari kamar mandi


" baru selesai mandi sayang?" tanya jonatan yang saat ini sedang duduk di atas kasur


" kamu sudah pulang by?" tanya lilly terkejut


" ya , aku baru pulang, aku sengaja menyelesaikan pekerjaan ku dengan cepat agar kau bisa memenuhi permintaan ku" kata jonatan sambil tersenyum mesum , ia beranjak dari duduk nya dan menghampiri lilly yang masih berdiri di depan kamat mandi


" baik lah by apa permintaan mu ,aku akan mengabulkan nya tapi setelah aku memakai baju ku terlebih dahulu , aku kedinginan " ucap lilly jujur


" tidak usah memakai baju sayang percuma , nanti juga akan di lepas" kata jonatan dengan ambigu


" maksud nya?" tanya lilly tak mengerti


tanpa bertanya lagi jonatan langsung menyambar bibir seksi lilly , setelah itu ia langsung melepaskan kimono milik lilly , tangan jonatan mulai aktif mengapsen setiap inci tubuh lilly


.

__ADS_1


.jangan lupa like , komen dan vote nya ya , terimakasih🙏🥰


__ADS_2