
Lilly terkejut saat pintu berhasil di dobrak oleh tama , ia semakin panik dan takut
" hay sayang " ucap tama yang melangkah masuk ke kamar lilly
" aku mohon tama ,jangan , ingat aku sudah menikah" ucap lilly ketakutan sambil melangkah mundur
"aku tidak perduli sayang , aku tidak perduli kau sudah menikah atau belum , yang aku mau saat ini kamu jadi milik ku" ucap tama dengan senyum penuh kemenangan yang terus berjalan maju mendekat ke arah lilly
" tidak tama , sadar lah tama " ucap lilly yang sudah menangis dan melangkah mundur menghindari tama
Grep...
Tama langsung meluk lilly dengan erat agar lilly tidak dapat kabur lagi dari nya
" aaa lepas kan aku tama bajingan" teriak lilly memberontak dari pelukan lilly
" ssssstttt diam lah sayang , aku tidak akan menyakiti mu, aku cuma mau menyenangkan mu"
" tidak , aku mohon tama lepas kan aku ... JO tolong aku" teriak lilly yang sudah ketakutan
***
Jonatan saat ini baru sampai di halaman rumah paman dan bibik lilly tepat bersamaan bibik fitri dan nisa baru pulang dari rumah sakit
" jonatan" panggil bik fitri yang melihat jonatan terburu buru
Jonatan langsung melihat ke arah bik fitri dan nisa
" bibik , kalian dari mana?, lilly mana?" tanya jonatan yang tak melihat keberadaan lilly
" kami baru pulang dari rumah sakit , nisa lambung nya kumat, lilly ada di dalam" ucap bik fitri
Jonatan langsung membuka pintu rumah , namun tidak bisa pintu di kunci dari dalam
" kenapa jo?" tanya bibi fitri yang melihat jonatan bingung
" seperti nya lilly sedang dalam bahaya , pintu nya di kunci dari dalam" ucap jonatan
" mungkin lilly yang mengunci" ujar nisa yang tidak mau berprasangka buruk
" tapi lilly tidak pernah mengunci pintu depan rumah nis" ujar bik fitri
" bibik , aku izin untuk mendobrak pintu ini" ucap jonatan yang ingin mendobrak pintu rumah
__ADS_1
" lepas , lepas kan aku , jo tolong aku" teriak lilly yang terdengar oleh jonatan, bibi fitri, dan nisa
" ya, Allah lilly " ucap bibi fitri yang menghawatirkan lilly dan juga panik
" lilly" ucap nisa yang ikut khawatir dan panik
saat mendengarkan teriakan lilly jonatan langsung mendobrak pintu rumah paman hans
Brak....
Satu kali tendangan saja pintu nya langsung terbuka , bibik fitri dan nisa pun terpelongok saat melihat jonatan hanya sekali menendang pintu langsung terbuka
jonatan langsung berlari menaiki anak tangan menuju ke kamar nya dan lilly , sampai di depan kamar nya ia melihat tama sudah ada di atas tubuh lilly di atas kasur , tama sedang berusaha ingin melecehkan lilly
Bug...
Jonatan menendang tama yang saat itu sedang di atas tubuh lilly , tama terpental ke samping saat mendapat tendangan dari jonatan
"aaa" rintihan tama yang merasa sakit saat dia kena tendangan dari jonatan
" kepa**t kau tama" ucap Jonatan dengan penuh emosi yang langsung menarik kerah baju tama
Bug...
Jonatan melempar tubuh tama ke dinding, sampai tama mengeluarkan darah dari dalam mulut nya
" bajingan kau ,dasar biadap " ucap Jonatan yang menarik kerah baju tama dan ingin melemparkan nya lagi ke dinding
" jangan , tolong jangan sakiti suami ku" nisa yang tiba tiba datang dan langsung menghampiri jonatan yang ingin membanting tama kembali
Sedangkan bibik fitri langsung berlari ke arah lilly yang sedang menangis di atas kasur, ia memeluk lilly untuk menenangkan lilly
" laki laki bejat ini , masih kau bilang suami mu, apa kau tau yang di lakukan suami mu kepada istri ku" ucap tama yang kesal dengan nisa yang telah menghalangi nya untuk membanting tama kembali
" ya aku tau , tapi aku mohon jangan jangan sakiti dia lagi, dia sudah terluka parah" ucap nisa yang memohon kepada jonatan
Bug
Jonatan langsung melepaskan cengkraman nya dari kerah baju tama , seketika tama langsung terjatuh ke lantai
" kali ini kau masih beruntung, tapi tidak untuk lain kali , jadi berterimakasih lah kepada istri mu" ucap jonatan kepada tama yang terbaring lemah tak berdaya di lantai
" mas tama" ucap nisa yang lengsung mendekati yang tengah terluka
__ADS_1
Jonatan langsung berbalik arah kearah lilly yang saat itu sedang di peluk oleh bibik fitri sambil menangis
" sayang" panggil jonatan
Lilly langsung melepaskan pelukan nya dari bibi fitri dan langsung memeluk jonatan suami nya
" tenang lah sayang , di sini ada aku, kamu sudah aman " ucap jonatan sambil mengelus kepala lilly dengan sayang
" hiks.... hiks..., aku takut jo" ucap lilly yang benar benar ketakutan
" tidak usah takut sayang , di sini sudah ada aku , aku akan melindungi kamu" ujat jonatan yang terus menenangkan lilly. Lilly terus menangis di pelukan jonatan
" sebaik nya kamu bawa aja lilly ke kamar tamu yang ada di bawah jo" suruh bik fitri yang tak tega melihat kodisi lilly yang saat ini , jujur ia sangat kecewa dengan kelakuan mantu nya terhadap keponakan nya
"baik bik" ucap jonatan yang langsung mengendong lilly dan langsung keluar dari kamar mereka yang sudah berantakan ,jonatan berjalan menuruni anak tangga menuju ke kamar tamu
.
bibik fitri langsung mendekati ke arah tama yang saat ini tak berdaya karena seluruh tubuh nya sakit semua, dia yakin saat ini tulang nya ada yang patah dan retak saat di banting oleh tama tadi
Plak...
Bibi fitri menampar pipi tama , karena ia sangat geram dengan apa yang di lakukan oleh anak menantunya itu
" ibu, kenapa ibu menampar mas tama" tanya nisa yang tidak tega melihat tama di tampar oleh ibu nya
" kau masih mau membela nya nisa, setelah apa yang dia lakukan kepada lilly?" tanya bibi fitri yang geram dengan nisa yang masih membela tama yang sudah jelas salah
" aku tau bu dia salah , tapi tolong jangan sakiti dia lagi, dia sudah terlalu sakit di banting oleh jonatan tadi " ujar nisa
" terserah kau nisa , yang penting ibu minta segera ceraikan dia, ibu tidak mau punya menantu bajingan seperti dia " ucap bibik fitri yang langsung pergi meninggalkan tama dan nisa di kamar lilly
" ayo mas aku bantu" tawar nisa yang memegang tangan tama untuk membantu tama berdiri ' namun dengan kasar tama langsung menepis tangan nisa
" pergi kau , aku tidak butuh pertolongan dari mu" ucap tama dengan ketus sambil menahan sakit di sekujur tubuh nya
" mas , aku hanya ingin membantu mu, luka mu saat ini harus di obati" ucap nisa yang mash berusaha untuk membantu tama
" aku ilang pergi dari sini, aku tidak mau di bantu oleh mu" bentak tama
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa like, komen dan vote nya ya, terimakasih🙏🥰