
" kamu mau kemana? " tanya lucky kepada citra yang hendak pergi saat lucky datang
citra dan beberapa anak buah jontan yang lain nya sedang makan siang bersama, namun saat citra melihat lucky ingin ikut bergabung makan siang bersama mereka ia memilih untuk pergi
belum sempat citra menjawab, lucky berkata lagi
" duduk, dan habiskan makan siang mu" kata lucky dengan nada dingin
" aku ingin ke toilet " ujar citra yang langsung meninggal kan meja makan itu
lucky hanya melihat citra yang pergi menuju ke toilet, sambil megelengkan kepalanya
sesampai nya di toilet cinta langsung mencuci muka sambil bercermin
" ayo citra kamu pasti bisa melupakan nya, kamu pasti bisa" gumam nya sambil melihat wajah nya di pantulan cermin
citra sengaja berlama lama di toilet agar ia berharap lucky sudah pergi dari meja makan, setelah sudah cukup lama ia di dalam toilet ia pun keluar dan berjalan ke arah meja makan kembali, namun seketika langkah nya terhenti saat masih melihat lucky seorang diri di meja makan , tampaknya lucky belum menyentuh makan siang nya
" kenapa dia masih di situ" gumam nya yang terkejut
" ya sudah lah, mungkin aku harus melewatkan makan siang ku hari ini"gumam nya lagi yang langsung berbalik badan dan ingin pergi ke tempat latihan
" citra, mau kemana kau? " suara bariton mengagetkan citra dan seketika langkah citra pun terhenti
" duduk dan habiskan makan siang mu" tegas lucky menyuruh citra untuk duduk di meja makan dan menghabiskan makanan nya
citra membalikan badan nya menghadap lucky yang sedang duduk di meja makan sambil menatap tajam ke arah citra
" em tapi aku sudah kenyang " citra berbohong padahal satu suap pun belum ia makan,ia baru saja mengambil nasi dan lauk lauk nya,belum sempat ia makan ia sudah pergi ke toilet untuk menghindari lucky
tatapan lucky semakin dalam kearah citra, tataan menyelidik
" benarkah, bukan nya ini punya mu" ucap lucky sambil menunjuk tempat makan beserta lauk lauk nya yang masih utuh belum di sentu sama sekali
__ADS_1
' mati aku, eh kenapa tempat makan ku ada di hadapan nya? ' batin vitra bertanya tanya sebab sebelum ia pergi ke toilet tempat makan nya ada di pojok, sekarang sudah berpindah di tengah
" hay ,jangan kebanyakan melamun, cepat habiskan makan siang mu atau aku akan menghukun ku" ancam lucky dengan tatapan serius
mendengar kata hukuman citra langsung berlari mendekat lucky dan langsung duduk di hadapan lucky, citra langsung memakan makanan yang yang ada di hadapan nya dengan cepat , tanpa menghiraukan keberadaan lucky
lucky tersenyum tipis saat melihat citra makan dengan lahap nya di hadapan nya
' kali ini aku tak akan melepaskan mu lagi, maaf sebelum nya kalau aku sempat menjauhi mu,dan bersika acuh pada mu, aku melakukan itu kerana aku mau menghilangkan rasa ini, aku menjauhi mu karena aku pikir kau adalah saudara sepupu kandung ku, tapi setelah aku tau kenyataan nya kalau kau anak angkat dari paman, maka aku tidak akan melepaskan mu lagi' batin lucky sambil memperhatikan citra makan
setelah menyelesaikan makan siang citra langsung bangkit dari duduk nya dan ingin segera pegi dari sana
" mau kemana? " tanya lucky tanpa melihat ke arah citra, ia masih pokus dengan makanan nya
" saya sudah selesai, saya mau kembali latihan" jawab citra yang masih berdiri
" duduk kembali, jangan pergi sebelum aku selesai makan" printah lucky
" tapi saya mau ikut latihan dengan yang lain" jawab citra beralasan
dengan terpaksa citra duduk kembali di tempat duduk nya, ia sengaja menundukkan kepalanya di hadapan lucky, agar ia tak terlihat gugup
" apa aku sangat jelek ya, sampai sampai kau enggan melihat ke arah ku"
citra sedikit terkejut dan juga bingung mendengar ucapan lucky, kenapa dengan lucky hari ini pikir citra yang langsung sepontan melihat ke arah lucky
lucky langsung tersenyum saat citra langsung melihat ke arah nya
" kamu cantik" puji lucky sambil memperlihatkan senyum manis nya yang belum pernah ia berikan kepada siapa pun
lagi lagi citra terkejut dan semakin bingung dengan sikap lucky,citra hanya bisa bengong dan bertanya tanya dalam hati nya, apa benar ini lucky yang sombong, irit bicara, pelit senyum , lucky yang kejam dan selalu bersikap dingin kepada siapa pun
" kita nikah yuk" ajak lucky yang langsung mengenggam tangan citra
__ADS_1
"hah.." belum sembuh akan terkejut dengan perubahan sikap lucky yang seratus delapan puluh derajat itu, citra di buat terkejut lagi dengan ajakan lucky menikah
"citra jawab dong, jangan bengong aja, aku udah dak dik duk ser begini, kamu nya malah bengong aja" ucap lucky yang kesal karena citra tak menjawab pertanyaan nya
"kamu beneran lucky kan? " bukan nya menjawab pertanyaan lucky, citra malah balik bertanya
' astaga ni orang, aku sudah susah payah menahan kegugupan dan jantung ku yang sedari tadi disko gak berhenti henti, dia malah dengan enteng nya bertanya hal konyol seperti itu, kalau aku gak cinta sama kau, sudah aku tembak kepala mu itu' batin lucky dengan kesal
" kamu beneran lucky kan, atau kamu hantu yang merasuki lucky? " tanya citra dengan tatapan penasaran yang melihat lucky hanya diam
lucky sangat geram dengan pertanyaan pertanyaan citra, tanpa menjawab pertanyaan dari nya, lucky langsung melompati meja yang menjadi pembatas antara dirinya dan citra
setelah sudah di hadapan citra lucky langsung mencium bibir citra dengan lembut dan menahan leher citra untuk memperdalam ciuman nya
citra yang mendapat ciuman dari lucky pun langsung melotot tak percaya, tubuh nya menjadi kaku , karena ini adalah ciuman pertama citra
setelah beberapa menit mencium citra namun tidak ada balasan dari citra, lucky langsung melepaskan ciuman nya
lucky tersenyum sambil mengelap bibir citra yang basah karena udah nya
" masih gak percaya ini aku? " tanya lucky sambil tersenyum, ia merasa gemas melihat wajah citra yang terkejut seperti itu, ingin sekali lucky mencium bibir citra yang manis itu lagi, namun ia berusaha menahan nya
citra hanya mengangguk dan lalu menggalang
" jawab citra jangan hanya mengangguk dan menggeleng aja aja , kamu mau kan menikah dengan ku" tanya lucky sekali lagi
" mau, eh" jawab citra yang langsung menutup mulut nya, ia keceplosan mengatakan mau, sungguh citra sangat malu sekali, ia takut lucky akan berpikiran kalau dirinya itu perempuan murahan
lucky tersenyum senang dengan jawaban citra, ia langung mengecup bibir citra sekilas
" ok aku akan mempersiapkan pernikahan kita segera aku pergi dulu untuk mempersiapkan semuanya" ucap lucky tersenyum dan langsung pergi begitu saja
.
__ADS_1
.
jangan lupa like komen dan vote nya ya terimakasih🥰🙏