
lilly melihat wajah suami nya yang nampa sekii tengah kebingungan dan sedih, lilly tersenyum
" tidak apa bay, aku meminta mu untuk berhenti karena aku tidak mau kamu celaka sayang,tapi kalau berhenti malah membahayakan mu maka aku tidak akan meminta mu untuk berhenti " ucap lily yang mencoba untuk mengerti jonatan
" terimksih sayang" ucap jonatan yang langsung mengecup kening sang istri
" sama sama by, oy ya tadi mom mengusulkan mau buat acara empat bulanan aku sama buat sukuran atas kesembuhan kamu sama daddy, menurut kamu gimana sayang? "tanya lilly sambil bergelayut manja dengan suami nya
" em, bukan nya aku gak setuju sayang, tapi kan sekarang orang lagi pada takut sama keluarga kita sayang, takut nya nanti gak ada yang mau datang "kata jonatan yang sedikit ragu untuk menggelar acara seperti itu
" kita hanya mengundang keuarga , para anggota kamu, dan orang orang yang bekerja di rumah kita gak usah mengundang orang luar"
" ya udah kalau kaya gitu aku setuju, kira kira kapan acara nya di adakan? " tanya jonatan
" aku belum tau by, nanti aku tanya sama mom lagi kapan acara nya di adakan "
***
satu minggu kemudian acara empat bulanan lily pun di laksanakan , acara nya sangat meriah dan hanya di hadiri, keluarga , dan para pekerja dan anak buah jonatan saja, acara nya pun berjalan dengan lancar
saat ini mereka tengah makan bersama di meja makan
" wah gak kerasa ya jeng, sekarang usia kandungan lilly sudah empat bulan aja " ucap bibi fitri kepada mom irena
" ya jeng , aku juga gak nyangka kalau sekarang usia kandungan lilly sudah empat bulan aja, padahal baru kemarin rasanya tau lilly hamil " jawab mom irena
" oh ya , jeng kapan nih kira kura nisa mau menikah ?" tanya mom irena ke pada bik fitri sambil melirik nisa yang duudk di sebelah lilly dan bibik fitri
Uhuk uhuk...
Nisa dan bagas sama sama tersedak saat medengar pertanyaan mom irena , lilly langsung memberikan segelas air minum untuk nisa, sedangkan bagas di berikan air minum oleh lucky yang sedang duduk di samping nya
" ehh, kok bisa barengan begitu ya tersedak nya, mom jadi curiga nih" ucap mom irena sambil melirik ke arah bagas dan nisa bergantian
" hem , ya mereka akhir akhir ini lagi dekat , doain aja sampai peaminan " ucap bibi fitri sambil tersenyum penuh harapan,bibi fitri yang menyadari kalau akhir akhir ini mereka memang dekat dan sering jalan berdua
__ADS_1
" benar kah? " tanya lilly penuh selidik sambil melihat ke arah nisa dan bergantian melihat ke arah bagas
" kami hanya berteman saja kok, ya kan nis? " tanya bagas kepada nisa sambil melihat ke arah nisa
' maafkn aku nisa, aku bukan tak mau mengatakan nya kalau aku berharap kita sampai pelaminan, tapi kan tidak etis kalau aku mengakui semua itu, sedang aku belum mengungkapkan perasaan ku kepda mu' batin bagas yang melihat ada kekecewaan di mata
nisa langsung terkejut dengan apa yang di katakan bagas barusan, terlihat jelas kalau nisa merasa kecewa dengan apa yang di katakan bagas
' berarti selama ini dia hanya menganggap ku sebagai teman nya, bodoh kau nisa telah berharap kepada orang yang hanya menanggap mu sebagai teman ' batin nisa dengan rasa kecewa
" ah iya" jawab nisa memaksa tersenyum
" lebih dari teman juga gak papa, ya kan paman? " tanya lilly kepada paman hans
" ya, karena paman juga ingin melihat nisa bahagia dengan pasangan nya, seperti kamu" harapan paman hans
nisa langsung melihat ke arah sang yah nya dengan tatapan sedih
' maafin nisa yah, nisa belum bisa membahagiakan ayah dan ibu' batin nisa
nisa, bagas, make dan citra langsung melotot gak percya dengan apa yang di usulkan nya Make
" boleh juga itu dad, aku setuju" ucap jontan sambil tersenyum sinis kearah bagas yang terlihat tidak suka dengan usulan sang daddy
' rasakn kau bagas, salah sendiri, kau tidak mu mengakui kalau kau sudah menyukai nisa' batin jontan
' duh bagai mana ini, aku tidak Terima kalau nisa di jodohkan dengan lucky yang jelas jelas menyukai saudara sepupu nya sendiri' batin bagas yang kalang kabut kala jonatan menyetujui kalau nisa di jodohkan dengan lucky
' tidak, tidak aku mohon jangan, aku tidak sanggup kalau harus melihat nya bersama perempuan lain' batin citra yang tidak setuju klau lucky di jodohkan dengan nisa
lucky hanya diam dan sesekali melirik ke arah citra yang terlihat jelas tidak suka dengan usulan Make, lucky menahan senyum nya saat melihat raut wajah citra yang menurutnya sangat menggemaskan
" aku juga setuju, bagai mana dengan paman dan bibi apa kalian setuju? " tanya lilly kepada pman dan bibi nya
"kalau kami sih setuju setu aja, tapi bagai mana dengan nisa, apa dia mau di jodohkan dengan lucky? " tanya paman hans sambi melirik sang anak
__ADS_1
" mau aja nis, lucky itu ganteng, baik dan bertanggung jawab loh orang nya, rugi kalau kamu menolak nya"ucap mom irena
" kau mau kan lucky? " tanya jonatan kepada lucky
' jangan mau lucky aku mohon' batin citra yang melihat kearah lucky dengan tatapan sendu nya
lucky melirik ke arah citra sekilas, ia ingin melihat wajah lucu dan menggemaskan citra
'aku akan membunuh mu lucky, kalau kau menyetujui perjodohan ini' batin bagas dengan menahan emosi
" maaf aku gak bisa, ada hati seseorang yang sedang ku jaga" tolak lucky dengan halus
' ada hati yang sedang lucky jaga, apa di sudah mempunyai pacar? ' batin citra bertanya tanya
bagas merasa lega dengan penolakan lucky
" benarkah,apa ku sudah memiliki ke kasih lucky? " tanya mom irena
" lucky, kau sudah memiliki wanita pujaan hati mu? " tanya Mke yang juga penasaran
lucky hanya tersenyum tak menjawab pertanyaa mom irena dan Daddy Make
" wah kalau itu benar, cepat lah di halalkan agar nanti anak anak kita bisa berteman" ucap jontan
" ya benar tu, cepat segera di halalkan lucky, nanti di ambil orang nangis kamu" ucap mom irena
" iya lucky, hal baik jangan terlalu lama menunda nya, pamali kata orang jaman dulu" ucap bibi fitri
" ya, tante, iya bik, secepat nya aku akan segera menghalalkan nya" jawab lucky dengan tersenyum
mendengar jawaban lucky citra hanya diam sambil menahan rasa sakit di hati nya, ia juga mencoba menahan air mata nya agar tidak keluar
.
.
__ADS_1
jangan lupa like, komen dan vote nya ya terimakasih, 🥰🙏