
Lilly pun terbangun dari tidur nya, ia membuka mata nya, lalu ia melihat ke ara perut nya, terlihat ada tangan besar yang melingkar di sana, lalu ia berbalik dan melihat seorang laki laki yang tengah tidur di samping nya
" aaaa" teriak lilly saat ia melihat jonatan tengah tidur sambil memeluknya
"ada apa sayang, kena kamu teriak? Tanya jonatan yang terbangun akibat teriakan lily, ia langsung beranjak dari tidur nya
" kenapa kamu tidur di sini?" tanya lilly yang membuka selimut sedikit
'aman ' batin nya saat melihat ia masih baju nya masih lengkap
"ini kan kamar aku sayang" ucap jonatan yang sambil merebahkan kembali tubuh nya
Lilly melihat sekeliling kamar tersebut
" kok aku ada di kamar kamu?" tanya lilly bingung
" kamu tadi tidur di mobil sayang, jadi aku angkat lah ke kamar" ujar jonatan yang ingin memejamkan matanya kembali
" kenapa kamu gak bawa aku ke kamar tamu atau kamar yang kosong gitu?" tanya lilly yang langsung turun dari atas tempat tidur
" kamu kan istri aku sayang, jadi mana mungkin aku membawa kamu ke kamar tamu" jawab jonatan degan mata terpejam , ia ingin melanjutkan tidur nya lagi
" jadi, aku nikah sama kamu bukan mimpi?" tanya lilly memastikan , ia berpikir kalau dirinya menikah dengan jonatan adalah sebuah mimpi saja
Jonatan langsung membuka matanya , dan langsung duduk , ia melihat ke arah lilly
" memang nya, kamu berharap itu cuma mimpi?" tanya balik jonatan
" ya, karena kalau kenyataan sungguh sial nya aku" ujar lilly
Mata jonatan langsung melotot tak percaya dengan apa yang di katakan istri baru nya ini
" sial kenapa?" tanya jonatan penasaran
" ya sial lah, karena pernikahan nya jauh sekali dari yang aku harapkan" ujar lilly yang berjalan menuju balkon kamar jonatan
Jonatan langsung bangkit dari atas tempat tidur, ia langsung menghampiri istri nya di balkon
" memang nya seperti apa pernikahan yang kamu ingn kan?" tanya jonatan yang langsung memeluk lilly dari belakang
" ehhh, lepas jo," ucap lilly yang ingin melepaskan tangan jonatan yang melingkar di perut lilly, namun tenaga lily kalah dengan tangan jonatan
" gak mau" tolak jonatan sambil tersenyum
__ADS_1
" lepas gak, atau kau akan menyesal" ujar lilly memperingatkan
" tidak akan aku lepaskan kalau kamu masih memanggil aku dengan sebutan nama" jonatan menolak nya
" baik lah , jangan menyesal nya" ucap lilly langsung membalik kan badan nya menghadap jonatan
" waw , aku suka seperti ini" ucap jonatan yang tersenyum saat lilly menghadap ke arah nya
Buk...
Lilly menendang sosis kebanggaan jonatan, jonatan pun langsung meringis menahan sakit luar biasa di bagian vital nya
" AW" teriak jonatan yang langsung melepaskan pelukan nya dari lilly dan langsung memegangi sosis nya
" hahaha, emang nya enak "ujat lilly sambil tertawa puas
' aa . Sakit banget , awas kau sayang , aku kerjain kau' batin jonatan
" sssaayyang , ttoollong aaku" ucap jonatan yang langsung jatuh tak sadarkan diri
lilly yang tadi nya tertawa , seketika langsung berhenti tertawa saat melihat jonatan jatuh ke lantai dat berdaya
" jangan coba coba menipuku jo, aku tidak akan tertipu oleh mu" ujar lilly yang tak percaya kalau jonatan pingsan
' sial , dia bisa tau, tapi aku masih akan mempertahankan nya dulu, aku mau liat dia perduli atau tidak dengan ku' batin jonatan yang masih mempertahankan pura pura pingsan nya
' ini lama lama istri ku kok nambah kurang ajar ya' batin jonatan saat tubuh nya di goyang goyang menggunakan kaki istrinya
" jo, kamu beneran pingsa?" tanya lilly yang berjongkok memastikan ke adaan jonatan, ia menepuk nepuk pipi jonatan
" jo, jangan becanda ya, ini gak licu, ayo bangun" ucap lilly yang mulai panik jonatan tidak bangun bangun
' kayak nya udah mulai berhasil nih' batin jonatan yang tersenyum di dalam hati
" jo, bangun jo,kamu gak beneran pingsan kan?, jo bangun dong, maaf ya aku tadi gak sengaja , ayo lah jo bangun, bangun " ucap lily yang panik saat jonatan tak kunjung bangun
" joh , hik hik, bangun jo, maaf aku gak sengaja hik hik" lilly menangis sambil mencoba membangunkan jonatan
' eh dia nangis, duh aku harus bagai mana ini, dia sampek nagis begitu' batin jonatan yang ikut binggung
" apa kau panggil mom aja ya untuk meminta bantuan ," gumamnya yang ingin memanggil mertuanya
' duh gawat ini, kalau dia manggil mom , bisa nambah rumit ini, aku harus segera bangun' batin jonatan
Lilly hendah beranjak dari jongkok nya, namun perlahan tangan jonatan bergerak , lilly langsung mengurungkan nya, dengan perlahan jonatan membuka matanya
__ADS_1
" jo, jo kamu sudah sadar?" tanya lilly dengan senang
" memang nya aku kenapa?' tanya jonatan pura pura tidak tau
" kamu tadi pingsan , maaf ya , aku tidak sengaja " ujar lily yang mrasa bersalah
" hah , pingsan?" tanya jonatan
" iya , kamu tadi pingsan , itu karena ulah ku, maaf ya jo, aku gak bermaksud buat kamu pingsan" ujar lilly yang menangis kembali, ia menyesali perbuatan nya
Jonatan yang tak tega melihat lily menangis pun langsung memeluknya, sambil mengelus rambut lilly
" ya, aku maafin kamu, tapi jangan di ulangin lagi ya, itu sakit banget lo sayang" ujar jonatan dengan lembut
" ya , apa sekarang masih sakit?" tanya lilly yang melepaskan pelukan nya dari jonatan
" kamu liat aja sendiri keadaan nya" ujar jonatan sambil tersenyum
Lilly pun langsung langsung melihat ke arah bawah dan ingin memegang nya, namun sekerka ia tersadar
buk...
Lilly memukul sosis jonatan dengan tangan nya,ia baru sadar kalau jonatan ingin menjahilinya
" aw, kenapa di pukul lagi sayang" ucap jonatan yang merasakan sakit saat lilly memukulnya kembali
" rasain!! , emang enak, salah siapa mau ngerjain aku" ujar lilly kesal , ia langsung beranjak dari jongkok nya
" aku gak ngerjain kamu sayang, aduhh sakit sayang" ucap jonatan dengan melas
" aku gak percaya , udah ah aku mau keluar , di sini sama kamu bisa bisa hamil aku" ucap lilly yang kesal dan ingin pergi dari balkon kamar jonatan
namun pas mau keluar dari balkon , kaki lilly kesandung kaki jonatan , sehingga membuat lily hilang keseimbangan , dan ingin jatuh , jonatan yang melihat lilly mau jatuh pun langsung berancang ancang ingin membanti lilly
Buk..
Lilly jatuh di atas tubuh jonatan , karena jonatann yang tadinya ingin menolong lilly yang hendak terjatuh
kedua mata merekasaling memandang , tatapan mereka semakin dalam , samapai ttak sarat kalau wajah mereka semakin mendekat sehingga mereka hampir berciuman
" uuppss , maaf , mom akan kembali nanti, silahkan di lanjutkan " ucap irena yang tiba tiba masuk ke dalam kamar jonatan
.
.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen dan vote nya ya, terimakasih🙏🥰