Jodoh Melisa

Jodoh Melisa
Episode 18


__ADS_3

Melihat wajah Hana yang sangat mencintai diri nya,Danu menjadi tidak tega ingin memberitahukan bahwa dirinya sudah menghamili Mirna.


"Kenapa akhir-akhir ini kau sering melamun?ada apa?"tanya Hana menatap suami nya.


"Tidak apa-apa Hana,ayo makanlah!"pinta Danu gugup.


Hana mulai merasa aneh pada suami nya,namun ia selalu berpikir positif.


Malam hari nya,Danu pergi ke apartemen Mirna karena ada hal penting yang ingin dia bicarakan.Sesampai nya di apartemen,Danu melihat Mirna yang sedang merokok duduk di meja makan sambil meminum minuman alkohol.


"Mirna hentikan!"pinta Danu melepas gelas di tangan Mirna.


"Apa kau bodoh,kau sedang mengandung bagaimana mungkin kau minum alkohol.Apakah kau ingin membunuh bayi mu sendiri?"gertak Danu.


"Apakah kau peduli padaku?"tanya Mirna tertawa renyah.


Danu memejamkan mata lalu menghela nafas.Perlahan di memberikan sikap lembut dan menasehati Mirna.

__ADS_1


"Mirna,aku tahu kau kesal padaku.Tapi aku mohon,jangan seperti ini."ujar Danu.


"Lalu kapan kau akan menceraikan istri mu dan menikahi ku?"tanya Mirna.


"Maafkan aku Mirna,aku belum bisa sekarang karena kau juga pasti tahu Hana sedang hamil aku takut mental nya terganggu nanti."jelas Danu menatap Mirna.


"Maksudmu?"tanya Mirna mengerutkan dahi.


"Iya,mau tidak mau kau harus menunggu sampai Hana melahirkan.Tapi aku janji,setelah itu pasti aku akan menikahi mu."kata Danu.


"Aku mohon Mirna tunggulah sebentar,pasti nanti aku akan menikahi mu.Untuk sekarang aku akan memberikan mu rumah dan apapun yang kau mau asal kau mau menunggu sebentar saja."ucap Danu memohon.


Tujuh bulan kemudian pun berlalu,perut Hana semakin membesar.Hari ini dia berkeinginan untuk pergi membeli perlengkapan bayi.Dia meminta suami nya untuk menemani,tapi Danu berkata dia tidak bisa dan beralasan akan ada meeting padahal dia sedang berada di rumah Mirna.


Dengan supir pribadi nya yang bernama Dimas, Hana pergi tanpa Danu.Sesampai nya di mall,Hana menuju toko perlengkapan bayi dan memilih.Selang beberapa saat setelah selesai berbelanja,Hana berjalan menuju parkiran mobil.Langkah nya terhenti ketika seseorang memanggil nya.


Sejak awal pergerakan Hana selalu di ikuti atau di intai oleh seseorang pria yaitu David.David sendiri adalah pria yang menyukai dan mencintai Hana.Namun cinta nya bertepuk sebelah tangan,karena Hana lebih mencintai Danu.David bahkan sempat melamar Hana tapi Hana menolak nya secara baik-baik.

__ADS_1


Kali ini David sengaja menyapa Hana.


"Hana..."sapa David.


"David?sedang apa kau disini?sudah lama tidak bertemu."tanya Hana sedikit kaget.


"Kau sendiri sedang apa disini?"tanya David matanya melirik perut Hana yang besar.


"Aku...aku berbelanja.."jawab Hana.


"Kau sedang Hamil?"potong David."Kau mengandung anak dari bajingan itu?"tanya David tatapan nya menjadi sinis.


"Tutup mulut mu David!"pinta Hana menatap suasana sekitar."Kau tidak tahu apa-apa jadi diam saja."lontar Hana.


"Kau wanita yang cantik Hana tapi kau mau di bodohi terus.Kau kira aku tidak tahu apa-apa selama ini tentang kau dan bajingan itu?"tanya David tersenyum.


"Apa maksud mu?"tanya Hana tak paham.

__ADS_1


"Lihat saja nanti!"ucap David tersenyum lalu pergi.


Hana yang kebingungan dan belum mengerti,langsung melanjutkan langkah nya dan bergegas masuk ke dalam mobil.


__ADS_2