Jodoh Melisa

Jodoh Melisa
Episode 38


__ADS_3

Hari sudah siang,terdengar suara klakson mobil Danu dari luar.Rosa yang sedang berada di lantai atas langsung melangkah menuju jendela melihat siapa yang datang.


"Tumben sekali Danu pulang siang?"tanya Melisa tak mengerti.


Dengan sigap Rosa langsung membawa Melisa untuk turun ke lantai bawah.Di lihatnya para pembantu sibuk menyiapkan berbagai macam hidangan.


"Kenapa kalian memasak sebanyak ini?untuk siapa kalian menghidangkan?"tanya Rosa ke salah satu pembantu.


"Maaf buk,kami hanya menjalankan perintah dari pak Danu untuk menyiapkan makanan.Itu saja,selebihnya saya tidak tahu!"jelas pembantu.


Terdengar suara langkah kaki sambil berseteru.


"Ayo silahkan masuk!"ucap Danu pada Mirna.


Mirna hanya membalas dengan senyuman.


Rosa yang melihat itu langsung melangkah mendekati Danu yang membawa Mirna.


"Danu....kenapa kau membawa wanita ini ke rumah?"tanya Rosa.


Danu menghela nafas."Em....tidak apa-apa Ros,aku hanya membawa nya untuk makan siang disini."ujar Danu.


Rosa dan Mirna saling menatap sinis.Sepertinya Rosa sangat tidak menyukai kehadiran Mirna di rumah ini sebaliknya dengan Mirna.

__ADS_1


"Aku pikir kau belum mengenal ku,perkenalkan nama ku Mirna."ucap Mirna mengulurkan tangan nya tersenyum.


"Tidak,aku sudah tahu namamu tapi tidak dengan orang nya."bohong Rosa.


"Benarkah?em begitu,apakah kau tinggal disini?"tanya Mirna menatap Danu.


"Ah kau jangan salah paham Mirna.Kenalkan,ini Rosa teman nya Hana dulu.Semenjak kematian Hana,Rosa lah yang mengurus Melisa."jelas Danu.


"Em aku kira kau adalah pembantu di rumah ini!"kata Mirna dengan sombong.


Mendengar ucapan Mirna,raut wajah Rosa seketika berubah menjadi kesal.


"Melisa sayang,kenalkan ini namanya bibi Mirna."ujar Danu.


Melihat Melisa yang tidak mau menyapa,Mirna tersenyum sambil memuji nya.


"Anak cantik,jangan takut,bibi tidak galak kok!"sambung Mirna.


Melisa tetap saja dian tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.


"Apakah dia takut karena dia kira aku yang membunuh ibu nya?"bisik Mirna pada Danu.


"Entahlah,aku rasa begitu.Tapi jangan khawatir,semua butuh waktu."balas Danu.

__ADS_1


"Sepertinya Melisa tidak ingin berbicara dengan orang baru!"sambung Rosa.


"Baiklah kalau begitu,maklum pertemuan pertama.Em ayo kita makan siang sekarang."ajak Danu.


Mereka pun menuju ruang makan bersama.


"Rumah ini benar-benar mewah!tapi tenang sebentar lagi akan jadi milik ku!"batin Mirna.


Di ruang makan mereka makan siang bersama.Danu duduk bersebelahan dengan Mirna sementara Melisa duduk di sebelah Rosa.Dari awal,raut wajah Rosa sangat kecut ketika Danu datang bersama Mirna.Apalagi melihat Mirna yang sedang tertawa bersama Danu membuat hati nya semakin panas.Bukan tidak sengaja,Mirna sengaja membuat Rosa iri dan panas.


"Sialan,sepertinya wanita ini bencana bagiku!"batin Rosa menatap Mirna.


"Melisa makanlah.....buka kan mulut mu!"pinta Mirna ingin menyuapi Melisa.


Melisa tetap saja diam dan tidak mau membuka mulut nya.


"Argh....sudah ku bilang,Melisa belum terbiasa dengan orang baru."sambung Rosa.


Mirna yang ingin mencari perhatian di depan Danu dan Melisa pun merasa malu.


"Ah.....baiklah,jika kau tidak ingin Melisa.Masih ada hari-hari berikutnya untuk kita bertemu kembali."balas Mirna.


Rosa langsung menghembuskan nafas kasar nya.

__ADS_1


__ADS_2